Apa Itu Espresso? Pengertian, Arti & Karakter Rasanya - Majalah Otten Coffee
Espresso adalah sebagai bahan utama dari setiap variasi resep racikan minuman kopi menjadikannya begitu populer di kalangan pecinta kopi maupun pebisnis kopi.

Sebenarnya, Apa Itu Kopi Espresso?
Secara sederhana, kopi espresso adalah minuman kopi pekat yang diekstraksi dengan menyemburkan air panas bertekanan tinggi menembus bubuk kopi yang digiling sangat halus. Proses cepat ini menghasilkan shot kopi dengan rasa yang sangat intens, bertekstur kental, dan memiliki lapisan buih emas di atasnya yang disebut crema.
- Definisi: Ekstrak kopi murni yang diseduh menggunakan mesin bertekanan tinggi (umumnya 9 bar).
- Karakteristik: Volume sedikit (25-30 ml), rasa sangat pekat/intens, dan wajib memiliki crema di permukaannya.
- Fungsi Utama: Diminum langsung atau menjadi “fondasi” wajib untuk minuman milk-based seperti Cafe Latte, Cappuccino, dan Macchiato.
|
|
|
|
Apa itu espresso?
Espresso adalah kopi yang dibuat dalam hitungan detik melalui proses cepat tekanan air bersuhu tinggi yang mengesktraksi bubuk kopi halus padat. Kopi espresso dibuat dengan biji kopi yang digiling halus, kemudian dipadatkan ke portafilter yang dikenal dengan proses tamping, air panas bertekanan tinggi mengekstraksi bubuk kopi secara cepat. Hasil akhir espresso nantinya berupa ekstrak kopi dengan karakter likuid kental dan bercita rasa khas dari biji kopi yang digunakan, arabika, robusta ataupun house blend. Bagi yang belum mengenal karakter espresso maka espresso akan cenderung pahit dan tidak nyaman di lidah peminumnya, padahal espresso juga memiliki profil rasa yang menarik sesuai dengan biji kopi yang digunakan untuk membuat espresso.
Sejarah Espresso
Awal mula kopi espresso dikenal sejak adanya mesin kopi pertama bertenaga tekanan uap pada tahun 1901, Luigi Bezzera sebagai pelopor mesin espresso menemukan cara lebih cepat untuk mendapatkan secangkir kopi dengan menggunakan tekanan uap air, proses pembuatan kopi cepat ini dikenal dengan istilah express. Kultur minum kopi pada masa itu pun mendukung kepopuleran kopi espresso, karena para pekerja pabrik di Italia menginginkan asupan kafein secara cepat kemudian kembali beraktivitas. Mereka mendatangi kedai kopi, memesan kopi tanpa duduk di meja hanya berdiri di depan bar, dalam hitungan detik espresso pun disajikan. Peminum akan memegang cangkir espresso dengan jari, karena cangkir espresso cenderung kecil dan dirancang untuk sekali teguk.
Expresso atau espresso
Istilah untuk kopi yang dibuat dengan tekanan uap secara cepat adalah espresso, sedangkan expresso adalah kesalahan eja dari espresso. Alasan utama mengapa kopi ini disebut espresso ada pada proses pembuatannya yang melibatkan penekanan ekstraksi dengan cepat, ‘espress‘. Dalam pelafalan espresso, orang Italia menyebutnya dengan ‘eh press oh‘ sehingga terdengar terpisah antara ‘espress‘ dan ‘oh‘. Memesan espresso di kedai kopi dengan melafalkan secara benar, akan memberikan kesan bahwa orang tersebut memiliki wawasan mendalam tentang espresso. Walaupun sangat jarang espresso dipesan untuk menjadi teman minum kopi dengan duduk berlama-lama, atau pesan espresso untuk dibawa pergi layaknya kopi take-away.
Espresso Shot
Istilah espresso shot mengacu pada sebutan kopi yang dibuat secara cepat menggunakan mesin espresso, umumnya espresso shot terbagi dua yaitu single shot 25 – 35 ml espresso dan double shot 45 – 60 ml espresso. Penyebutan espresso shot sangat membantu menjadi indikator takar untuk kreasi minuman kopi. Sekilas membuatnya, bubuk kopi halus dipadatkan ke portafilter dan alirkan air panas secara cepat. Industri kopi yang begitu berkembang, kini espresso tidak hanya dikreasikan dengan mesin espresso saja namun juga bisa didapatkan dari mesin otomatis, alat pembuat espresso manual dan espresso maker portable.
Cara Membuat Espresso
Berikut ini adalah langkah demi langkah membuat espresso menggunakan mesin espresso, semoga bisa membantu kamu mendapatkan gambaran proses espresso dibuat. Secara konsepnya sama, baik itu menggunakan mesin espresso, mesin espresso kapsul, mesin otomatis maupun alat pembuat espresso manual tanpa listrik.
- Nyalakan mesin espresso, tunggu proses pemanasan.
- Biji kopi digiling halus.
- Masukkan bubuk kopi ke portafilter.
- Ratakan dengan coffee distributor.
- Padatkan dengan tamper.
- Pasang portafilter ke group head.
- Tempatkan cangkir. Tekan tombol espresso
- Air panas mengaliri bubuk kopi secara cepat.
- Crema espresso pun tercipta di cangkir.
Cara Minum Espresso di Coffee Shop
Ingin pesan espresso di coffee shop, tapi khawatir karena belum pernah pesan espresso sebelumnya. Lakukan langkah berikut ini agar kamu bisa melakukan cara minum espresso di coffee shop layaknya sudah sering pesan.
- Pesan espresso pada barista di bar.
- Tunggu saja di depan bar, espresso akan disajikan.
- Netralkan lidah dengan air mineral.
- Pegang cangkir espresso dengan ujung jari.
- Sesap hingga espresso mengenai seluruh permukaan lidah.
- Akhiri dengan air mineral untuk menetralkan lidah.
- Opsional: tambahkan coklat atau gula merah.
Tentang Espresso

SEKILAS TENTANG TAMPING ESPRESSO
Menghasilkan espresso terbaik melibatkan banyak proses. Salah satunya proses tamping.

Harga Kopi Espresso
Harga kopi espresso sekitar Rp. 15.000 – Rp. 30.000 dalam sekali penyajiannya, harga kopi ini dipengaruhi dengan pemilihan biji kopi yang digunakan.

PERBEDAAN MANUAL BREW DENGAN ESPRESSO
Manual brew coffee melibatkan air, metode penyeduhan manual (seperti pour over, aeropress) yang beragam, suhu dan lain-lain, maka espresso melibatkan air panas pada tekanan tinggi (high pressure).

JENIS-JENIS VARIABEL SHOT ESPRESSO
Dari turunan espresso, beberapa mengistilahkan ketika memesannya sebagai berikut Espresso, Ristretto, Doppio, Red Eye, Black Eye, Dead Eye, dan lainnya.

ESPRESSO MAKER MANUAL ATAU OTOMATIS
Espresso maker manual, kurang direkomendasikan untuk penggunaan komersil karena tidak didesain untuk itu. Espresso maker otomatis, harga yang lebih tinggi dibanding manual. Mesin otomatis sudah pasti harganya tak otomatis rendah ya kan?
Espresso Glosarium
Kopi espresso terasa pahit bagi yang tidak terbiasa, bagi penikmat espresso konsentrat rasa pekat bervariasi sesuai jenis kopi.
Rasa pahit pada espresso berasal dari senyawa seperti kafein dan minyak kopi yang terekstrak intens saat tekanan tinggi digunakan. Selain itu, tingkat sangrai biji kopi juga memengaruhi kepahitan; sangrai gelap cenderung lebih pahit dibandingkan sangrai ringan.
Rasa espresso cenderung pekat dengan sentuhan manis citrus dan nuansa rasa kuat lainnya yang kompleks dan kaya.
Espresso memiliki profil rasa yang intens karena ekstraksi cepat di bawah tekanan tinggi, menonjolkan keasaman cerah seperti citrus. Selain itu, terdapat lapisan rasa pekat seperti cokelat, karamel, atau rempah yang membuatnya kaya dan beragam.
Espresso yang enak seimbang antara rasa pahit, manis, dan asam dengan tekstur pekat dan crema yang halus di atasnya.
Espresso berkualitas memiliki ekstraksi tepat sehingga menghasilkan rasa kompleks tanpa terlalu pahit atau asam berlebihan. Crema tebal dan warna cokelat keemasan menandakan kesegaran dan teknik penyeduhan yang baik.
Ciri-ciri kopi espresso meliputi rasa pekat, tekstur kental, crema cokelat keemasan, dan penyajian dalam porsi kecil.
Espresso dibuat dengan ekstraksi cepat menggunakan tekanan tinggi sehingga menghasilkan kopi yang kuat dan konsentrat. Crema di atasnya adalah busa halus dari minyak kopi yang menandakan kualitas seduhan.
Espresso umumnya aman untuk lambung jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, tapi bisa jadi kurang nyaman bagi yang sensitif.
Kandungan asam dan kafein dalam espresso dapat merangsang produksi asam lambung, sehingga berisiko memicu gangguan pencernaan pada orang dengan masalah lambung. Konsumsi moderat dan memperhatikan reaksi tubuh sangat dianjurkan.
Tertarik dengan espresso, yuk buat sendiri di rumah.
Pilih Espresso Maker Manual atau Otomatis?

