ESPRESSO MAKER MANUAL VS OTOMATIS, PILIH MANA - Majalah Otten Coffee
Bicara soal espresso maker atau mesin espresso pastilah takkan pernah habis untuk dikupas tuntas. Mulai dari yang manual hingga yang otomatis keduanya telah melekat erat di telinga pelaku industri kopi seperti kita. Lalu kamu lebih suka yang mana?
BANYAK yang bertanya pada saya dan tim Otten Coffee perihal mesin espresso atau espresso maker manualkah yang layak untuk dimiliki? Meski pertanyaan ini terdengar mudah, sejujurnya menjawabnya harus disertakan pertanyaan-pertanyaan turunan lainnya. Seperti “untuk apa espresso maker ini, komersil atau rumahan?”, “berapa budget yang kamu miliki?” dan lain-lain sebagainya.
Jadi sebaiknya apa kelebihan dan kelemahan dari kedua jenis espresso maker ini? Sebelum memutuskan mana yang layak untuk kamu miliki, sebaiknya baca dulu plus dan minum dari kedua jenis alat pembuat espresso ini. Semoga membantu!

Kelebihan Espresso Maker Manual & Otomatis
Espresso Maker Manual
- Ekonomis. Bagaimana pun faktor harga yang menyebabkan espresso maker manual seperti Rok Presso, Nomad Espresso, Flair Espresso Maker, Bellman Stove Top dan teman-temannya lebih unggul dibanding espresso maker otomatis yang harganya tinggi.
- Tak membutuhkan bantuan energi listrik. Karena semuanya manual, espresso maker jenis ini hanya menggunakan kekuatan ‘tenaga’ saja. Ehehe.
- Bisa dibawa kemana-mana. Ya, ini adalah faktor X yang membuatnya lebih unggul. Sebut saja espresso maker manual seperti Handpresso, Minipresso, Starresso, Prexo, Bialetti yang memang didesain untuk digunakan di perjalanan.
- Perawatannya mudah. Namanya juga manual jadi biasanya perawatannya lebih mudah dari yang otomatis. Semisal perkara membersihkannya. Tinggal bongkar isinya dan biasanya hanya dibersihkan dengan kain atau air saja.

Espresso Maker Otomatis
- Tangguh. Sudah diketahui bahwa mesin espresso otomatis didesain kokoh dan tangguh untuk penggunaan berkali-kali. Rata-rata mesin espresso otomatis diperuntukkan untuk penggunaan sering dan biasanya untuk komersil.
- Hasil espresso dari mesin espresso otomatis sangat memuaskan. Bukan berarti hasil yang manual tidak, hanya saja jika dibandingkan keduanya pastilah yang otomatis sangat jauh melampaui yang manual.
- Dilengkapi steamer dan froather. Jadi dalam meracik minuman espresso turunan yang menggunakan susu seperti cappuccino, caffe latte, machiato, flat white dan lain-lain lebih maksimal dan tentunya lebih mudah dibandingkan yang manual.
- Sempurna untuk kamu yang ingin membuka coffee shop. Karena kekuatan dan kecanggihannya, mesin espresso otomatis layak dipilih untuk penggunaan komersil.
Kelemahan Espresso Maker Manual & Otomatis
Espresso Maker Manual
- Kurang direkomendasikan untuk penggunaan komersil karena tidak didesain untuk itu.
- Hasil kopi kadang kurang maksimal dan kurang konsisten.
- Untuk membuat latte art biasanya kurang maksimal. Dan karena tidak otomatis biasanya membutuhkan milk froather tambahan.

Espresso Maker Otomatis
- Harga yang tinggi. Well, namanya sudah mesin otomatis sudah pasti harganya tak otomatis rendah ya kan?
- Tidak bisa dibawa kemana-mana. Dengan kata lain harus di satu tempat saja. Ukuran yang besar dan beratnya yang lumayan membuat mesin espresso tak bisa dengan mudah dipindah-pindah.
- Mengandalkan listrik atau gas. Jadi benar-benar bergantung pada energi lain. Jadi jika listrik padam atau gas habis mesin espresso otomatis tak bisa beroperasi.
Sudah tahu kelemahan dan kelebihannya, bukan? Sekarang tinggal kamu putuskan yang mana yang paling cocok untuk kebutuhan kamu.
Foto utama dari timeincapp.com
Artikel ini diperbaharui oleh Mustika T. Yuliandri pada 28 Agustus 2023
Tertarik dengan espresso, yuk buat sendiri di rumah.
Pilih Espresso Maker Manual atau Otomatis?

