KOPI ANATOMI, VARIETAS DAN JENIS BIJI KOPI INDONESIA
Kopi menjadi sangat tersohor seperti sekarang ini, penikmat kopi terus bertambah dan kedai kopi pun kian lama kian tidak terhitung jumlahnya.
KOPI adalah minuman dari bubuk kopi yang diseduh dan memiliki macam macam jenis sajian kopi dari metode penyeduhannya seperti espresso, kopi hitam, kopi susu, dan es kopi. Jenis kopi Indonesia populer seperti arabika, robusta dan liberika memiliki pecintanya masing-masing, jenis kopi house blend paling cuan untuk bisnis.
Tentang kopi ini sendiri memiliki nama latin coffea sedangkan jenisnya, kopi arabika nama latinnya coffea arabica, kopi robusta nama latinnya coffea canephora/coffea robusta, dan kopi liberika nama latinnya coffea liberica. Kopi sebagai komoditas telah memiliki sejarah yang panjang, hingga saat ini tanaman kopi tersebar di banyak negara dunia. Jenis tanaman kopi di tiap negara yang tumbuh dan diproses menjadi biji kopi memiliki perbedaan, mulai dari varietas tanaman, letak geografis lahan tanam, hingga proses pascapanen.
Rekomendasi Kopi Terbaru Otten Coffee untuk V60, French Press, AeroPress dan metode manual brew.
|
|
|
|
|

EKSISTENSI KOPI TIDAK LUPUT DARI SEJARAHNYA
Sejarah kopi memiliki kisahnya tersendiri di tiap daerah, konon bermula dari penggembala kambing bernama Kaldi yang menemukan kambingnya bertingkah aktif setelah memakan buah ceri kopi. Literatur sejarah kopi lain menjelaskan sajian kopi bermula dari orang Arab, dan bahkan orang Turki memiliki ritual minum kopi tersendiri. Eksistensi kopi dari dulu hingga sekarang telah banyak menuliskan kisah penuh makna yang melahirkan sejarah dari mulut ke mulut.
Terlepas dari sejarah kopi yang begitu agung, sajian kopi nikmat beraroma dengan rasa yang istimewa ini, tidak hanya tercipta selama proses penyeduhan melainkan berawal dari tanaman kopi. Ketika kopi masih berupa buah ceri kopi, pada masa inilah senyawa pembentuk rasa berproses dari nutrisi yang ada di sekitarnya. Banyak faktor selama masa tanam pun berkontribusi ketika tanaman kopi dirawat dengan baik hingga menjadi kopi single origin bercita rasa khas.

KARAKTERISTIK TANAMAN KOPI
Pohon kopi cenderung menyukai lahan tanam yang subur dengan suhu sekitar yang sejuk, cukup curah hujan dan sinar matahari yang teduh. Jangan heran jika tanaman kopi yang ditanam di negara yang dilalui garis khatulistiwa lebih dikenal dengan bean belt. Termasuklah negara Indonesia berada pada jalur bean belt, Indonesia hampir bertahun-tahun menjadi 5 besar produksi kopi untuk kebutuhan biji kopi dunia.
Jenis varietas tanaman kopi yang tersebar di seluruh dunia sekitar 25 hingga 100 spesies, dan yang paling rutin mendukung siklus industri kopi adalah kopi arabika dan kopi robusta. Secara umum, tanaman kopi arabika dikenal lebih rentan hama dan hanya bertahan tumbuh subur pada lahan tanam yang tinggi (sekitar 800-1900 mdpl) dengan suhu yang sejuk. Sedangkan tanaman kopi robusta dikenal lebih tahan hama dan bisa tumbuh di level ketinggian mana saja.
Baca Juga: Perbedaan antara Kopi Arabika dan Robusta

SUSUNAN LAPISAN BUAH KOPI
Buah kopi berbentuk layaknya buah ceri sebelum menjadi biji kopi yang disangrai, ceri hijau belum bisa dipetik dan akan berwarna merah ketika matang untuk siap dipanen. Anatomi buah kopi disusun dari bagian terluarnya mulai dari kulit ceri (pulp), lapisan lendir (mucilage), lapisan perkamen (parchment), lapisan kulit tipis (silver skin) dan biji kopi mentah (green bean). Setelah buah ceri matang dipeting teliti, kemudian melalui tahapan proses pascapanen dari mulai pengupasan, penjemuran, penyortiran, fermentasi, pencucian dan lainnya.
Proses pascapanen ini sendiri memiliki urutan berbeda-beda dan penerapannya juga berbeda tergantung metode proses pascapanen apa yang digunakan. Proses pascapanen membantu lebih banyak lagi potensi senyawa rasa yang terkandung pada ceri kopi hingga menjadi green bean. Lapisan ceri kopi tadi sangat berperan selama proses pascapanen diterapkan, seperti lapisan lendir mucilage sangat membantu optimalkan proses fermentasi, lapisan perkamen melindungi green bean secara menyeluruh selama proses pengelupasan, dan lapisan tipis akan tetap berada pada green bean kemudian terkelupas ketika disangrai.
Baca Juga: Anatomi Dari Buah Kopi
VARIASI SAJIAN KOPI
Kopi hitam merupakan salah satu sajian kopi yang sederhana, melibatkan proses ekstraksi antara bubuk kopi dan air panas untuk penyeduhannya. Secara konsep, metode seduh kopi hitam memiliki variasi, kopi long black, kopi americano bahkan sajian kopi tradisional seperti kopi tubruk termasuk sajian kopi hitam.
Sajian Long Black prosesnya menuangkan espresso ke cangkir berisi air mineral.
Sajian Americano prosesnya menuangkan air mineral ke cangkir berisi espresso.
Sajian Kopi Tubruk prosesnya menuangkan air panas ke cangkir berisi bubuk kopi, dan membiarkannya beberapa detik untuk ekstraksi.
Baca Juga: Sajian Kopi Tanpa Ampas yang Harus Kamu Ketahui
Rekomendasi mesin kopi rumahan
Disc. hingga 1JT* Mesin Kopi Breville

