ANATOMI DARI BUAH KOPI - Majalah Otten Coffee
Kopi tak hanya tentang biji hitam yang digiling dan diseduh untuk kamu nikmati. Kopi juga tentang ceri kopi tempat kopi berawal mula.

MENIKMATI secangkir kopi memiliki kenikmatan tersendiri, dari secangkir kopi membuat kamu lebih bersemangat menjalani aktivitas harian. Walaupun banyak orang paham kopi adalah minuman, perlu kamu pahami kalau kopi adalah buah yang berasal dari tanaman kopi itu sendiri.
Selain memberikan energi dan semangat, secangkir kopi juga mengandung cerita menarik yang tidak banyak diketahui orang. Meskipun kopi sering dianggap sekadar minuman penyegar, asal usulnya ternyata sangat kompleks dan menarik.
Bagi kamu yang belum tahu apa sebenarnya yang ada pada sebuah ceri kopi. Kami ingin berbagi tentang anatomi dari ceri kopi itu sendiri. Buah kopi atau biasa disebut ceri kopi ternyata tak hanya terdiri dari satu lapisan saja, melainkan banyak lapisan yang masing-masing memiliki fungsi penting dalam terciptanya kualitas terbaik dari kopi yang kamu teguk. Berikut anatominya.

Kulit Ceri
Kulit pada ceri kopi adalah lapisan terluar dari buah ceri kopi. Kulit ceri kopi ini berwarna hijau di saat belum matang dan menjelma merah jika buah telah matang dan siap dipanen. Rasa dari kulit ceri kopi ini biasanya pahit dan permukaannya lumayan tebal. Hal ini berfungsi agar ceri terlindung dari serangan hama serangga dan penyakit yang biasanya menyerang tanaman kopi.
Baca Juga: Cascara, Minuman yang Menggunakan Kulit Ceri Pada Kopi
Lapisan Lendir
Lapisan ini adalah lapisan yang lengket dan melekat pada kulit ceri bagian dalam. Lapisan ini memiliki rasa yang biasanya sangat manis dan teksturnya terkadang menyerupai tekstur yang ada pada buah anggur. Bagian ini biasanya berfungsi sebagai penyubur pada buah ceri yang sedang berkembang sebelum matang.
Lapisan Perkamen
Lapisan ini adalah bagian yang melindungi biji kopi secara menyeluruh pada kedua buah biji tersebut. Bisa dibilang lapisan ini hampir mirip dengan lapisan yang ada pada kacang. Lapisan perkamen ini juga berfungsi sebagai ‘payung’ yang melindungi biji kopi dari sinar matahari langsung. Biasanya lapisan ini hilang saat proses pengelupasan dan pemisahan biji dan kulitnya.
Lapisan Perak (silverskin)
Lapisan paling tipis dan paling dekat letaknya dengan biji kopi hijau. Lapisan ini biasanya hancur pada saat proses sangrai karena begitu tipis dan tidak tahan pada suhu yang tinggi.
Biji Hijau (Green bean)
Bagian paling inti dari ceri kopi. Biasanya satu buah ceri kopi terdiri dari dua biji hijau meski kadang-kadang ada yang berupa satu biji saja. Biji kopi inilah yang kemudian diolah menjadi minuman kopi yang bisa kamu nikmati dalam tegukan.
Baca Juga: Jenis Proses Pengolahan Green Bean Menjadi Kopi
Artikel disunting dari buku Real Fresh Coffee ; Foto utama dari xowiinews.files.wordpress.com
Rekomendasi Kopi Terbaru Otten Coffee untuk V60, French Press, AeroPress dan metode manual brew.
|
|
|
|
|
