YOHANNES JUNARTO: JUARA 2 IAC 2022, RESEPNYA GAMPANG - Majalah Otten Coffee
Kecintaan akan kopi karena tuntutan pekerjaan, dan Aeropress adalah alat pertama yang dikenalnya, Yohannes Junarto asal kota Semarang menjadi wakil regional Bandung di kompetisi nasional IAC2022
CONGRATULATIONS, berhasil memenangkan juara 2 kompetisi nasional kejuaraan Aeropress 2022 yang telah selesai bergulir. Saya masih ingat betul, di ujung pesan singkat wawancara kita tentang pengalaman mengikuti IAC2022 regional Bandung. Kamu sempat ganti resep kopi karena menang tipis di babak sebelum final, namun pada akhirnya keluar sebagai perwakilan Bandung untuk kompetisi Nasional. Dengan resep Aeropress yang sederhana bahkan mudah untuk digunakan oleh siapa saja, kamu berhasil menang juara 2 Indonesia Aeropress Championship 2022.
Baca selengkapnya: Wawancara Ketika Yohannes Memenangkan Regional Bandung IAC2022
Dari semua cabang kompetisi kopi, mengapa pilih Aeropress Championship?
Aeropress adalah alat kopi pertama yang saya kenal, selain pour over dan lainnya. Saya merasa tertarik dan cara seduhnya unik juga, setelah ada kesempatan untuk kompetisi, dan ikutlah sebagai peserta IAC2022.
Berapa lama untuk eksplorasi biji kopi hingga yakin, bahwa resep kopi tersebut yang Yohannes gunakan?
Sekitar kurang lebih seminggu persiapan di regional Bandung, karena sampel biji kopi kompetisi baru datang sekitar H-4 atau H-5. Untuk persiapan kompetisi nasional pakai sampel biji kopi regional, karena pastinya berbeda roast date pasti sedikit banyak berpengaruh pada rasa.

Resep Aeropress IAC22 Regional Bandung dan Nasional
- Cara Seduh : Inverted
- Kopi : 18gram
- Suhu Air : 95°C
- Gilingan : Medium to Coarse dengan Mini Hand Grinder
- Penyaring : –
- Durasi Seduh : 2.30
Langkah demi langkah di reg Bandung
- 00.00 Timer aktif, tuang air 105ml suhu 95°C
- Kemudian tuang bubuk kopi, aduk 7x
- 02.00 – 02.30 Tutup dan balik Aeropress, mulai penekanan
- Bypass suhu ruang 70ml, dan 20ml air suhu 95°C. Sajikan!
(Babak sebelum final regional Bandung, bypass seluruhnya air suhu ruang dan hasilnya draw)
Langkah demi langkah di kompetisi nasional
- 00.00 Timer aktif, tuang air 105ml suhu 95°C
- Kemudian tuang bubuk kopi, aduk 7x
- 02.00 – 02.30 Tutup dan balik Aeropress, mulai penekanan
- Bypass suhu ruang 50ml, sisanya tuang air panas 95°C total sajian 156ml. Sajikan!
Sebagai penutup, apa nih pesan untuk teman-teman yang ingin dan akan berkompetisi di kejuaraan kopi apa pun.
Aeropress gak kalah bergengsi dengan kompetisi WBC dan lainnya, jangan tunggu-tunggu mulailah ulik dengan beberapa biji kopi untuk melihat perbedaan karakternya.

