Roast Date VS Coffee Date, Apakah Artinya Sama? - Majalah Otten Coffee
Roast Date mengacu pada kesegaran biji kopi, sementara coffee date tentang aktivitas sosial ketika minum kopi.
Kapan sebaiknya kopi diminum setelah disangrai, pertanyaan ini selalu saja muncul pada diskusi-diskusi ringan para penggemar kopi. Namun setidaknya, sebelum masuk ke pembahasan tentang tanggal sangrai, mari mengenal singkat tentang istilah yang bermunculan.
Rekomendasi Kopi Terbaru Otten Coffee untuk V60, French Press, AeroPress dan metode manual brew.
Roast Date VS Coffee Date
Dalam dunia kopi, istilah “roast date” dan “coffee date” sering kali muncul, namun keduanya memiliki makna yang sangat berbeda. Sementara “roast date” merujuk pada tanggal pemanggangan biji kopi yang menentukan kesegarannya, “coffee date” adalah momen sosial di mana satu orang atau dua orang menikmati kopi.
Roast Date Artinya
Roast Date adalah tanggal biji kopi disangrai / diroasting, umumnya digunakan sebagai acuan penggemar kopi untuk menentukan masa resting maupun menganalisa puncak kenikmatan ekstraksi rasa. Tiap single origin memiliki interval perubahan rasa yang berbeda, namun umumnya perubahan rasa terjadi sejak 4 hari hingga 90 hari setelah tanggal sangrai.
Berapa hari biji kopi sebaiknya diseduh agar cita rasa terekstraksi optimal setelah tanggal sangrai?
Tiap biji kopi memiliki respon berbeda setelah disangrai, namun secara general rentang optimal itu ada pada 14 hari – 1 bulan. Alasannya kadar karbon dioksida yang terperangkap selama proses sangrai sudah mulai terlepas perlahan, ekstraksi akan lebih optimal dan jeda blooming tidak mengganggu ekstraksi.

Seiring waktu, biji kopi mengalami perubahan rasa yang meningkat kemudian stabil beberapa minggu dan menurun. Namun perlu eksplorasi lebih mendalam dan temukan preferensi personal, kapan waktu yang tepat untuk resting dan waktu yang cocok untuk diseduh.
Bukan berarti kopi yang sudah lama atau lebih umum dikenal kopi basi tidak bisa dinikmati lagi. Dengan rasio yang tepat dan menyeduhnya pada metode tertentu, seperti cold brew atau cold drip, single origin yang sudah di luar interval nikmat setelah tanggal sangrai, masih bisa dinikmati.
Walaupun kondisi tersebut tidak mungkin terjadi karena faktanya, roaster profesional sangat paham atas permintaan biji kopi yang akan disangrai sehingga tidak mungkin biji kopi lama tidak terjual. Bahkan, biji kopi arabika 200 gram untuk pengopi rumahan selang waktu 1 bulan atau 2 bulan pasti akan habis. Apalagi jika untuk kebutuhan bisnis, biji kopi arabika dalam kurun waktu kurang 1 bulan sudah habis dan perlu distok kembali.
Coffee Date Artinya
Coffee Date adalah tren di jejaring media sosial yang mengacu pada aktivitas sosial pada minum kopi, bisa dilakukan sendiri, maupun berdua layaknya kencan. Aktivitas minum kopi itu juga bervariasi, bisa saja menikmati pemandangan alam sambil menyeduh kopi dan menikmati secangkir kopi di coffee shop lokal terdekat.

Coffee date yang dilakukan sendiri biasanya untuk menikmati pengalaman minum kopi yang lebih hikmat dan bisa juga menikmati eksplorasi seduhan kopi itu sendiri. Coffee date yang dilakukan berdua menjadikan kopi sebagai media untuk mengobrol lebih akrab, memilih coffee shop untuk dikunjungi dan menikmati ragam menu kopi yang tersedia.
Roast date dan coffee date sangat berbeda dari segi makna, sampai sini kamu pasti paham perbedaan keduanya. Mari mulai mendalami pembahasan tentang roast date yang sering didiskusikan para pecinta kopi.
Kapan Kopi Paling Nikmat Setelah Disangrai
Roast date mengacu pada tanggal biji kopi disangrai dan juga pada interval waktu tertentu berhubungan pada tingkat kesegaran. Tapi kenyataannya, kopi paling nikmat bukanlah pada interval waktu terdekat dari tanggal sangrai.

Setelah Sangrai Tidak Bisa Langsung Diseduh
Dalam proses roasting, kopi akan menghasilkan karbon dioksida, dan semakin gelap profil sangrai maka tekanan karbon dioksida semakin besar. Hal inilah yang memicu aroma kopi sangat harum, kopi yang baru saja disangrai aromanya sangat kuat. Asumsi yang tercipta, semakin kuat aroma maka tingkat kesegaran pun tinggi, namun ketika diseduh belum tentu nikmat.
Biji kopi pada interval waktu terlalu dekat dengan roast date, malahan membutuhkan waktu blooming yang lebih panjang. Cita rasa yang hadir cenderung kering, karena kopi yang terlalu segar masih terlapisi karbon dioksida, ketika diseduh lapisan bubuk kopi mengembang cepat karena dorongan karbon dioksida yang masih tinggi.

Kesegaran Kopi Bisa Terjaga Hingga Lebih 1 Tahun
Kopi paling segar bisa dipastikan kurang nikmat, karena cita rasa yang terekstraksi masih terlapisi karbon dioksida. Namun jangan heran jika biji kopi kamu setiap minggunya akan memiliki cita rasa yang berbeda, karena tingkat karbon dioksida mulai terlepas.
Beberapa biji kopi memerlukan waktu degassing lebih lama, terutama proses non-wash; terlebih lagi proses eksperimental dan kopi dengan densitas tinggi. Degassing itu sendiri merupakan mekanisme biji kopi setelah disangrai, secara alami akan melepaskan karbon dioksida pada kurun 3 minggu hingga 3 bulan. Malahan, jika disimpan pada wadah kedap / dengan nitrogen flush, kesegaran bisa terjaga hingga lebih 1 tahun.
Nah, yang jadi pertanyaan, apakah kopi kurang segar adalah kopi basi dan tidak bisa dinikmati. Layaknya kerupuk yang masuk angin, kamu tetap bisa makan kerupuk walau nikmatnya berkurang.

Di Ethiopia, Biji Kopi Diproses, Disangrai, Diseduh, Disajikan dalam Satu Waktu
Pada tradisi jamuan minum kopi di Ethiopia, uniknya kopi diproses hingga disajikan dalam satu waktu perjamuan. Biji kopi mentah digosok bersama air di dalam panci untuk membuat kulit biji kopi, kemudian dipanggang di atas tungku arang. Biji kopi yang dipanggang ini mengeluarkan aroma kopi berasap.
Baru saja selesai dipanggang, biji kopi langsung digiling menggunakan lumpang dan alu terbuat dari kayu. Sambil menggiling, ‘jebena‘ teko tradisional terbuat dari tanah liat memanaskan air. Setelah biji kopi menjadi bubuk, bubuk kopi ini dimasukkan ke jebena, didiamkan sebentar dan kopi pun disajikan.

Kopi Paling Segar Diseduh Untuk Quality Control
Fresh Roast mengacu pada kopi yang baru disangrai pada kurun waktu 8 jam – 24 jam. Kopi fresh roast yang diseduh oleh para trader atau cupper, dilakukan bukan untuk cicip merasakan kualitas cita rasa terbaik, melainkan untuk menyamakan protokol yang ada.
Jenis cupping kopi fresh roast bertujuan untuk merasakan apakah ada biji kopi yang cacat atau proses sangrai yang diluar prosedur. Hasil informasi tersebut diperlukan segera, untuk mengambil keputusan dalam proses jual beli green bean ataupun produksi kopi.
Artikel telah dikurasi oleh tim roaster Otten Coffee.


