Spanish Latte: Definisi, Perbedaan dari Latte Biasa, dan Cara Membuatnya di Rumah - Majalah Otten Coffee
Spanish latte mulai sering muncul di papan menu coffee shop lokal, tapi banyak orang masih belum tahu apa sebenarnya yang membuatnya berbeda. Bedanya ada pada satu bahan kunci yang tidak ada di latte konvensional: susu kental manis. Dan perbedaan itu mengubah seluruh karakter minumannya.
- Spanish latte adalah espresso yang dicampur susu kental manis (condensed milk) dan steamed milk, menghasilkan rasa lebih manis, lebih creamy, dan body lebih tebal dari latte biasa.
- Bahan utama: 2 shot espresso, 2 sdm condensed milk, dan 150–180 ml steamed milk. Bisa disajikan panas maupun iced.
- Spanish latte bukan berasal dari Spanyol, minuman ini populer di Timur Tengah dan Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Indonesia.
Untuk menghasilkan steamed milk yang creamy dan microfoam yang stabil, kamu butuh alat yang tepat. Lihat koleksi milk frother Otten Coffee, salah satu kategori dengan impression tinggi yang masih sering terlewatkan saat belanja alat kopi.

Apa Itu Spanish Latte?
Spanish latte adalah minuman espresso-based yang menggunakan condensed milk (susu kental manis) sebagai pemanis sekaligus pengganti sebagian susu cair. Kombinasi ini menghasilkan profil rasa yang lebih kaya, lebih manis secara alami, dan bertekstur lebih tebal dibanding latte konvensional yang hanya menggunakan fresh milk.
Secara teknis, spanish latte terdiri dari tiga lapisan: espresso pekat di dasar, condensed milk sebagai pemanis, dan steamed milk atau susu dingin di atasnya. Rasio ketiganya menentukan apakah hasil akhirnya terasa seimbang atau terlalu manis.
Meski namanya mengandung kata “Spanish”, minuman ini justru lebih populer di kawasan Timur Tengah; khususnya Uni Emirat Arab; sebelum menyebar ke Asia Tenggara lewat budaya coffee shop Malaysia dan Singapura. Di Indonesia, spanish latte mulai masuk radar konsumen kopi sejak 2022.
Spanish Latte vs Latte vs Cortado: Apa Bedanya?
Tiga minuman ini sering membingungkan karena semuanya berbasis espresso dan susu. Tapi karakter masing-masing sangat berbeda dari sisi rasio, tekstur, dan intensitas rasa.
| Parameter | Spanish Latte | Latte Biasa | Cortado |
|---|---|---|---|
| Pemanis | Condensed milk | Tidak ada / syrup | Tidak ada |
| Susu | Steamed + condensed | Steamed full cream | Steamed, porsi kecil |
| Rasio espresso:susu | 1:3 – 1:4 | 1:5 – 1:6 | 1:1 – 1:2 |
| Rasa | Manis, creamy, kaya | Mild, smooth | Bold, sedikit manis |
| Body / tekstur | Tebal, velvet | Ringan | Padat |
| Kalori (per sajian) | 220–280 kkal | 120–150 kkal | 60–80 kkal |
| Popularitas di RI | Meningkat pesat | Mainstream | Niche |
Kualitas espresso base adalah faktor terbesar yang menentukan hasil akhir spanish latte. Jelajahi koleksi home espresso machine Otten Coffee, dari mesin entry level hingga semi-pro untuk menghasilkan shot yang konsisten setiap hari.

Cara Membuat Spanish Latte di Rumah
Spanish latte adalah salah satu minuman kafe yang paling mudah direplikasi di rumah. Tidak perlu keahlian latte art, yang penting rasionya tepat dan espressonya kuat.
Bahan untuk 1 gelas (250 ml)
- Espresso shot2 shot (60 ml)
- Condensed milk (susu kental manis)2 sdm (30 ml)
- Susu full cream150 ml
- Es batu (untuk versi iced)secukupnya
Langkah; Versi Hot
- Seduh 2 shot espresso. Gunakan biji kopi medium atau dark roast agar karakter kopi tidak tenggelam oleh manisnya condensed milk.
- Tuang 2 sdm condensed milk ke dasar mug. Pastikan tidak lebih dari itu, condensed milk sangat manis, dan kelebihan sedikit saja menggeser keseimbangan rasa.
- Tuang espresso ke atas condensed milk. Aduk singkat, cukup 3–4 kali putaran, agar condensed milk larut merata tanpa menghilangkan body espresso.
- Panaskan susu hingga 60–65°C, lalu froth menggunakan milk frother hingga terbentuk microfoam glossy. Suhu ini krusial, terlalu panas merusak protein susu dan menghasilkan foam kasar.
- Tuang steamed milk perlahan ke dalam mug. Sajikan segera, spanish latte terbaik diminum dalam 3–5 menit pertama setelah dibuat.
Langkah; Versi Iced
- Siapkan gelas tinggi penuh es batu. Tuang condensed milk ke dasar gelas, lalu tambahkan susu dingin 150 ml.
- Seduh espresso, biarkan sedikit dingin selama 30 detik. Tuang perlahan di atas susu menggunakan sendok terbalik agar terbentuk lapisan gradasi visual yang cantik.
- Aduk sebelum diminum. Versi iced spanish latte cocok untuk cuaca panas dan paling banyak diorder siang hari di coffee shop Indonesia.
Tips rasio: jika kamu lebih suka rasa tidak terlalu manis, kurangi condensed milk menjadi 1 sdm dan tambah 30 ml susu. Jika suka lebih bold, tambah satu shot espresso ekstra.
Spanish Latte untuk Menu Coffee Shop: Kalkulasi Bisnis
Spanish latte adalah kandidat menu ideal untuk coffee shop pemula karena bahan-bahannya mudah didapat, margin-nya sehat, dan tingkat kesulitan produksinya rendah bahkan untuk barista baru.
Biaya produksi per gelas berada di kisaran Rp 12.000–18.000, terdiri dari biaya biji kopi (Rp 6.000–10.000), condensed milk (Rp 2.000–3.000), dan susu (Rp 4.000–5.000). Dengan harga jual Rp 35.000–55.000, food cost ratio-nya ada di 25–35%, angka yang sangat sehat untuk segmen F&B.
Kunci konsistensi produksi massal ada pada standarisasi takaran. Gunakan jigger untuk mengukur condensed milk setiap saat, dan pastikan grind size espresso dikalibrasi di awal shift. Variasi sekecil 2 gram pada dosis kopi sudah cukup mengubah karakter rasa secara signifikan.
Pilihan biji kopi sangat menentukan hasil spanish latte kamu. Profil medium-dark roast dengan karakter cokelat atau karamel paling cocok karena tidak hilang oleh manisnya condensed milk. Eksplorasi coffee beans Otten Coffee untuk menemukan biji kopi single origin maupun blend yang sesuai karakter menu kamu.

Variasi Spanish Latte yang Bisa Kamu Coba
Setelah menguasai resep dasar, spanish latte bisa dijadikan platform untuk berbagai inovasi menu. Ini yang paling populer di coffee shop Indonesia saat ini.
| Variasi | Tambahan Bahan | Profil Rasa | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Classic Hot | Tanpa tambahan | Manis, creamy, bold | Semua segmen |
| Iced Spanish | Es batu | Segar, gradasi visual | Paling laris |
| Brown Sugar Spanish | Brown sugar syrup | Karamel, deep sweet | Tren kafe viral |
| Oat Milk Spanish | Oat milk (ganti susu) | Nutty, plant-based | Konsumen vegan |
| Dirty Spanish | Shot espresso extra | Bold, sedikit pahit | Pecinta kopi kuat |
| Salted Spanish | Pinch garam fleur de sel | Sweet-salty contrast | Menu premium |
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Spanish Latte
Apa bedanya spanish latte dan kopi susu biasa?
Perbedaan utama ada pada penggunaan condensed milk sebagai pemanis. Kopi susu Indonesia biasa sering menggunakan gula atau syrup, sedangkan spanish latte khusus menggunakan susu kental manis yang memberikan tekstur lebih tebal dan rasa caramel alami yang khas.
Apakah spanish latte bisa dibuat tanpa mesin espresso?
Bisa. Gunakan moka pot untuk menghasilkan kopi pekat yang mendekati espresso, atau larutkan 2 sachet kopi instan tanpa gula dalam 50 ml air panas sebagai alternatif tercepat. Hasilnya tetap memuaskan asal rasio condensed milk-nya disesuaikan.
Kenapa spanish latte lebih manis dari latte biasa?
Karena condensed milk mengandung gula sekitar 40–45% dari beratnya, jauh lebih tinggi dari fresh milk biasa. Dua sendok makan condensed milk setara dengan sekitar 15–18 gram gula, yang langsung berpadu dengan espresso tanpa perlu pemanis tambahan.
Tentang Kopi Susu Enak Ala Cafe
Powder Drink Kreasi Minuman Segar
Sirup Kopi Terbaik untuk menu cafe!

Spanish Latte: Mulai dari Satu Gelas, Tumbuh Jadi Menu Andalan
Spanish latte adalah bukti bahwa inovasi menu tidak selalu harus rumit. Satu bahan tambahan; condensed milk; mengubah latte biasa menjadi minuman dengan karakter tersendiri yang digemari luas.
Untuk memulai, pastikan tiga komponen utamamu sudah solid: espresso yang kuat dari biji kopi berkualitas, milk foam yang creamy dari milk frother yang tepat, dan mesin yang konsisten dari koleksi home espresso machine Otten Coffee.
