TRIK AEROPRESS: PROSES PENEKANAN TANPA BUNYI HISS - Majalah Otten Coffee
Trik AeroPress Tanpa Hiss adalah salah satu teknik, dan teknik menyeduh kopi Aeropress tidak berhenti sampai di sini, masih banyak lagi variasi dan inovasi cara membuat kopi menggunakan Aeropress.
PALING khas dari proses penyeduhan dengan Aeropress adalah menekan plunger untuk memaksa perlahan air seduhan melalui bubuk kopi. Baik menggunakan cara normal maupun cara inverted, proses penekanan ini penting untuk membentuk karakter rasa yang diinginkan.
Beberapa pecinta seduhan kopi Aeropress akan memiliki preferensi masing-masing, apakah menekannya secara cepat, lambat ataupun kecepatan penekanan normal. Semakin halus bubuk kopi, maka penekanan Aeropress akan terasa berat, sedangkan bubuk kopi yang lebih kasar penekanannya tidak terlalu berat. Menurut kamu penekanan seperti apa yang menjadi andalan untuk membuat sajian kopi Aeropress bercita rasa sedap.

Bunyi “Hiss” Sebagai Penanda Penekanan
Banyak yang jatuh cinta dengan alat kopi praktis ini karena sensasi bunyi “hiss” ketika proses penekanan Aeropress. Seperti menghibur sesaat dan antusias dengan karakter rasa akhirnya, bunyi “hiss” begitu lembut terdengar. Secara penerapannya, ketika penekanan dilakukan hingga akhir, maka minyak kopi dipaksa keluar menuju cangkir, dan tentu ini menciptakan karakter rasa yang tebal. Namun, kamulah yang paling paham kapan untuk menghentikan penekanan Aeropress.
Siapa Pun Bisa Jadi Pemenang Dengan AeroPress !!
Resep Kopi Para Juara AeroPress Dunia

Variasi Penekanan Menggunakan Batas Numerik
Numerik 1 2 3 4 pada sisi silinder Aeropress ternyata begitu efektif, malahan banyak yang memanfaatkannya sebagai indikator selama proses penyeduhan Aeropress. Menjadikannya sebagai penanda kapasitas air yang dituang sudah biasa, tapi bagaimana jika dijadikan sebagai penanda penekanan. Beberapa pecinta alat kopi ini menghentikan penekanannya pada numerik terakhir, dan ada juga yang melakukan jeda pada numerik tertentu kemudian melanjutkan penekannya lagi.

Berhenti Tepat Ketika Bunyi “Hiss”
Beberapa barista Aeropress percaya bahwa keseimbangan seduhan alat kopi ini terletak pada penekanan yang ditandai dengan bunyi “hiss”. Tidak perlu hingga terdengar bunyi udara, hampir mendekati indikator bunyi ini saja sudah bisa dikatakan sajian kopi yang seimbang.
Melanjutkan Penekanan Setelah Bunyi “Hiss”
Tidak ada masalah, hal ini tentang selera, jika menginginkan karakter cita rasa yang tebal maka lanjutkan penekanan beberapa detik setelah bunyi “hiss”. Dipercaya hasil akhirnya akan mirip dengan karakter rasa kopi french press, tebal dan nikmat.
Berhenti Pada Penanda Numerik 1
Paling umum yang sering diterapkan, menghentikan penekanan ketika karet silikon sejajar pada numerik 1. Beberapa barista percaya bahwa teknik ini menjaga karakter rasa Aeropress akan tetap lembut, penekanan setelah numerik 1 akan membuat sajian kopi lebih berat bahkan hampir pahir untuk beberapa jenis biji kopi.
Untuk penerapannya, tidak luput dari praktik dan evaluasi, dan kamulah yang paling memahami keterkaitannya dengan rasio yang digunakan dan level gilingan yang kamu terapkan.
Baca juga selengkapnya 18 teknik aeropress sebagai bahan referensi.

Disadur: web aeropress
