APA SEBENARNYA PICCOLO LATTE? - Majalah Otten Coffee
Penikmat kopi sudah sangat familiar dengan menu piccolo latte adalah minuman yang lebih dari sekadar caffe latte dalam ukuran mini.
SAYA sendiri adalah penggemar piccolo latte ketika mendadak ingin minum kopi panas bersusu. Untuk saya yang biasa makan minum dalam ukuran kecil, kehadiran piccolo latte dirasa cocok memenuhi kebutuhan. Menu kopi yang satu ini memang hadir dalam cangkir kecil. Mungkin kira-kira menggunakan cangkir 3-4 oz atau 85-114 ml (menurut Sasa Sestic, World Barista Champion 2015). Karena ukurannya tak sebesar caffe latte dan cappuccino maka rasa kopinya juga lebih intens dan kuat. Cocok untuk mengawali hari yang terkadang tak baik-baik saja.
Sejarah Piccolo Latte
Di Italia sendiri piccolo latte sering disebut dengan baby caffe latte atau caffe latte dalam ukuran kecil. Sedangkan di Spanyol, piccolo latte bernama cortado. Keduanya adalah menu yang sama hanya bernama beda. Umumnya piccolo latte dibuat dengan menggunakan ristretto, meski beberapa ahli kopi mengatakan bahwa sah-sah saja menggunakan espresso untul piccolo latte selama hadir dalam ukuran cangkir yang kecil.

Tak Melulu Harus Ada Latte Art-nya
Karena kecil makan takaran susu yang dipanaskan juga kecil sehingga rasa kopi lebih dominan ketimbang creamy susu. Di beberapa daerah piccolo latte hadir sepaket dengan latte art sederhana. Namun banyak juga yang percaya bahwa piccolo latte tak seharusnya hadir dengan latte art mengingat ketebalan busa susunya tak memungkinkan untuk menghadirkan latte art itu. Well, semua perdebatan ini sah-sah saja selama semuanya terpatri pada satu pakem yaitu cangkir kecil ukuran 3-4 oz. Sekian!
Membuat Piccolo Latte Di Rumah
Lalu bagaimana cara membuat piccolo latte di rumah? Tentu kamu harus memiliki espresso maker. Boleh yang otomatis ataupun yang manual. Alat espresso maker manual yang terjangkau namun sudah bisa bikin espresso enak antara lain Flair Espresso Maker, Rok Presso dan juga Bellmen Stove Top. 3 alat kopi ini bahkan sering dipakai di kedai-kedai kopi kecil. Nah jadi tinggal buat espresso, lalu panaskan susu dan beri sedikit busa di atasnya. Rasio resep piccolo latte-nya sendiri bisa kamu contek di berbagai situs. Semua memiliki resep dan rasionya masing-masing dan menurut kami semuanya benar dan tak ada yang salah. Semuanya sah, semuanya boleh-boleh saja sesuai referensi masing-masing.
Rekomendasi Biji Kopi Untuk Piccolo Latte
Menurut kamu biji apapun bisa dijadikan piccolo latte karena setiap orang punya referensinya sendiri dalam menikmati kopi khususnya piccolo latte ini. Kalau kami sendiri lebih suka piccolo latte yang menggunakan house blend. Jadi biji kopi espresso blend yang terdiri dari beberapa jenis kopi. Jadi rasanya lebih kompleks dan menyenangkan. Kami juga suka cita rasa yang sedikit kuat namun tetap balance. House blend seperti Currantly in Bali, Espresso atau Crema Espresso 2.0 cukup menyenangkan untuk dijadikan piccolo latte karena ada hits buah-buahan. Tapi kadang kalau butuh yang lebih nendang, kami memilih Golden Crema dan Kopi Susu Blend yang sudah pasti lebih kuat rasanya
Sebagai penikmat piccolo latte secara personal saya suka piccolo yang notes-nya cokelat, caramel yang menyenangkan. Kalau kamu suka piccolo yang bagaimana?
Rekomendasi Kopi Terbaru Otten Coffee untuk V60, French Press, AeroPress dan metode manual brew.

