Cara Membuat MATCHA LATTE Enak ala Kafe Matcha di Rumah - Majalah Otten Coffee
Matcha latte yang enak tidak harus selalu dibeli di kafe. Dengan bubuk matcha yang tepat, air bersuhu pas, dan teknik mengaduk yang benar, kamu bisa membuat minuman yang creamy, wangi, dan tidak pahit berlebihan di rumah.
Artikel ini akan membahas cara membuat matcha latte panas dan iced matcha latte, termasuk versi tanpa chasen. Kamu juga akan tahu kenapa matcha perlu diayak, berapa rasio matcha dan susu yang enak, serta cara menyesuaikan rasa sesuai selera.
Apa Itu Matcha Latte?
Matcha latte adalah minuman berbasis bubuk matcha yang dilarutkan dengan sedikit air hangat, lalu dicampur dengan susu. Hasilnya lebih creamy dibanding matcha biasa, dengan rasa teh hijau yang khas, sedikit earthy, dan bisa dibuat manis atau tanpa gula.
Berbeda dari teh hijau seduh, matcha dibuat dari daun teh yang digiling halus menjadi bubuk. Karena itu, tekstur dan cara melarutkannya penting. Kalau langsung dicampur susu tanpa dilarutkan lebih dulu, matcha mudah menggumpal dan rasanya bisa kurang merata.
Untuk latte, kamu bisa memakai matcha murni atau matcha latte powder. Matcha murni memberi kontrol rasa lebih fleksibel, sedangkan matcha latte powder biasanya sudah diformulasikan agar praktis dan cocok untuk minuman susu.
Bahan Matcha Latte Rumahan
Untuk satu gelas matcha latte, siapkan bahan berikut:
- 2-3 gram bubuk matcha atau sekitar 1-2 sendok chashaku
- 30 ml air hangat
- 120-150 ml susu UHT, susu segar, oat milk, almond milk, atau soy milk
- Es batu untuk versi dingin
- Gula, madu, atau simple syrup secukupnya jika ingin lebih manis
Takaran ini bisa kamu jadikan titik awal. Kalau ingin rasa matcha lebih kuat, naikkan bubuk matcha menjadi 4 gram. Kalau ingin lebih ringan, gunakan 2 gram saja.
Alat yang Membantu Hasil Lebih Halus
Alat tradisional untuk membuat matcha adalah chasen, yaitu whisk bambu khas Jepang. Chasen membantu melarutkan matcha sekaligus membuat busa halus di permukaannya.
Namun, kamu tetap bisa membuat matcha latte tanpa chasen. Beberapa alat pengganti yang cukup praktis adalah:
- Saringan kecil atau sifter untuk mengayak bubuk matcha
- Milk frother elektrik
- Shaker minuman atau botol bertutup rapat
- Mangkuk kecil atau gelas lebar
- Timbangan digital atau sendok takar
Menggunakan saringan sangat disarankan, terutama kalau matcha sudah lama dibuka. Bubuk matcha yang halus mudah menyerap kelembapan, sehingga gumpalan kecil sering muncul.
Cara Membuat Hot Matcha Latte ala Kafe
Ikuti langkah berikut untuk membuat matcha latte panas yang lembut.
- Ayak 2-3 gram bubuk matcha ke dalam matcha bowl atau gelas lebar.
- Tuang 30 ml air hangat bersuhu sekitar 70-80°C.
- Aduk cepat memakai chasen dengan gerakan M atau W selama 15-30 detik.
- Pastikan matcha larut dan tidak ada gumpalan besar.
- Panaskan 120-150 ml susu, lalu steam atau froth jika ingin tekstur lebih creamy.
- Tuang susu perlahan ke dalam matcha.
- Tambahkan pemanis jika perlu, lalu aduk ringan.
Jangan memakai air mendidih langsung. Air yang terlalu panas bisa membuat rasa matcha terasa lebih pahit dan aromanya kurang nyaman. Kalau tidak punya termometer, diamkan air mendidih sekitar 1-2 menit sebelum digunakan.
Cara Membuat Iced Matcha Latte
Untuk versi dingin, prinsipnya sama: larutkan matcha dulu dengan sedikit air hangat, baru campurkan susu dan es.
- Ayak 2-3 gram bubuk matcha ke mangkuk atau gelas.
- Tambahkan 30 ml air hangat sekitar 70-80°C.
- Aduk dengan chasen, frother, atau shaker sampai larut.
- Isi gelas saji dengan es batu.
- Tuang 120-150 ml susu dingin.
- Tambahkan larutan matcha di atasnya.
- Aduk sebelum diminum, atau biarkan berlapis untuk tampilan ala kafe.
Kalau memakai pemanis, simple syrup lebih mudah larut untuk minuman dingin dibanding gula pasir. Kamu juga bisa memakai madu, tetapi aduk dulu bersama larutan matcha agar lebih rata.
Cara Membuat Matcha Latte Tanpa Chasen
Tidak punya chasen? Masih aman. Hasilnya mungkin tidak sehalus teknik tradisional, tetapi tetap bisa enak untuk diminum sehari-hari.
Dengan Milk Frother
Ayak matcha ke dalam gelas, tuang air hangat, lalu gunakan frother elektrik sampai bubuk larut. Pastikan kepala frother terendam agar cairan tidak muncrat. Setelah itu, campurkan susu panas atau susu dingin sesuai selera.
Dengan Shaker
Masukkan matcha yang sudah diayak dan air hangat ke shaker. Tutup rapat, lalu kocok cepat selama 10-15 detik. Cara ini praktis untuk iced matcha latte, terutama kalau kamu ingin hasil yang ringan dan cepat.
Dengan Sendok
Sendok bisa dipakai dalam keadaan darurat, tetapi hasilnya paling mudah menggumpal. Gunakan sedikit air dulu untuk membuat pasta matcha, baru tambahkan sisa air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
Rasio Matcha, Air, dan Susu yang Enak
Rasio dasar yang mudah diingat adalah 3 gram matcha, 30 ml air, dan 120-150 ml susu. Ini menghasilkan rasa matcha yang masih terasa, tetapi tetap lembut saat dicampur susu.
Untuk rasa lebih intens, gunakan 4 gram matcha dengan 30-40 ml air dan 120 ml susu. Untuk rasa lebih ringan, gunakan 2 gram matcha dengan 30 ml air dan 150 ml susu.
Jenis susu juga berpengaruh. Susu sapi memberi rasa creamy klasik. Oat milk cenderung lebih manis dan tebal. Almond milk memberi aroma kacang yang ringan, sementara soy milk bisa terasa lebih gurih.
Kenapa Matcha Perlu Diayak?
Mengayak matcha bukan langkah gaya-gayaan. Bubuk matcha sangat halus dan mudah menggumpal, terutama setelah kemasan dibuka. Kalau langsung kena air, gumpalan itu bisa sulit pecah.
Dengan diayak, bubuk menjadi lebih ringan dan mudah menyatu dengan air. Hasil akhirnya lebih halus, tidak berpasir, dan rasa matcha tersebar merata di seluruh gelas.
Langkah kecil ini sering menjadi pembeda antara matcha latte yang terasa rumahan biasa dan matcha latte yang rapi seperti buatan kafe.
Pilih Ceremonial Grade atau Culinary Grade?
Untuk diminum langsung sebagai matcha murni, ceremonial grade sering dipilih karena rasanya lebih halus, warnanya cerah, dan aromanya lembut. Namun, untuk matcha latte, culinary grade atau matcha latte powder juga bisa sangat cocok.
Alasannya sederhana: susu dan pemanis akan mengubah karakter rasa matcha. Matcha yang sedikit lebih kuat justru bisa tetap terasa setelah dicampur susu. Jadi, tidak selalu wajib memakai ceremonial grade untuk latte harian.
Yang penting, pilih matcha yang warnanya masih hijau segar, aromanya tidak apek, dan rasanya tidak terlalu getir. Simpan matcha dalam wadah tertutup rapat, jauh dari panas, cahaya, dan kelembapan.
Kesalahan yang Sering Bikin Matcha Latte Kurang Enak
Beberapa masalah matcha latte biasanya datang dari teknik dasar yang terlewat.
Pertama, air terlalu panas. Ini bisa membuat rasa pahit lebih menonjol. Kedua, matcha tidak diayak, sehingga teksturnya menggumpal. Ketiga, matcha langsung dicampur susu tanpa dilarutkan dulu dengan air.
Kesalahan lain adalah memakai terlalu banyak susu untuk matcha yang sedikit. Akibatnya, rasa matcha tenggelam dan minuman terasa seperti susu manis biasa. Mulai dari rasio dasar, lalu sesuaikan pelan-pelan sesuai selera.
FAQ
Apa bedanya matcha latte dan green tea latte?
Di banyak kafe, istilah matcha latte dan green tea latte sering dipakai bergantian. Namun secara bahan, matcha latte idealnya memakai bubuk matcha, yaitu daun teh hijau yang digiling halus. Green tea latte bisa saja memakai bubuk teh hijau lain yang bukan matcha murni.
Berapa gram matcha untuk satu gelas latte?
Umumnya 2-3 gram cukup untuk satu gelas. Jika ingin rasa lebih kuat, gunakan 4 gram. Untuk pemula atau yang tidak terlalu suka rasa pahit, mulai dari 2 gram lebih aman.
Apakah matcha latte harus pakai chasen?
Tidak harus. Chasen membantu menghasilkan tekstur paling halus dan busa yang rapi, tetapi milk frother atau shaker juga bisa dipakai di rumah. Kuncinya, ayak matcha dan larutkan dengan sedikit air hangat sebelum dicampur susu.
Apakah matcha latte bisa dibuat tanpa gula?
Bisa. Matcha latte tanpa gula cocok kalau kamu suka rasa matcha yang lebih natural. Kalau ingin lebih lembut tanpa terlalu manis, pilih susu yang punya rasa alami agak manis seperti oat milk.
Apakah matcha latte mengandung kafein?
Ya, matcha mengandung kafein alami dari daun teh. Kadarnya bisa berbeda tergantung jenis matcha dan takaran yang dipakai. Kalau sensitif terhadap kafein, mulai dari porsi kecil dan hindari minum terlalu dekat dengan waktu tidur.
Penutup
Membuat matcha latte enak di rumah sebenarnya dimulai dari tiga hal sederhana: matcha yang sesuai, air hangat yang tidak terlalu panas, dan teknik melarutkan yang rapi. Setelah itu, kamu bisa bermain dengan susu, es, dan tingkat manis sesuai selera.
Kalau ingin mulai meracik sendiri, lihat pilihan bubuk matcha, chasen, frother, dan perlengkapan minuman di Otten Coffee. Mulai dari satu resep dasar dulu, lalu eksplor sampai menemukan versi matcha latte favoritmu.
