WAWANCARA: MARU MALLEE JUARA 2 WAC 2021 - Majalah Otten Coffee
Wawancara Maru Mallee yang menginspirasi, pernah mengikuti kejuaraan nasional di 2019 Dutch AeroPress Championship, tapi Maru Mallee dikalahkan dan 2021 menjadi juara 2 WAC2021.
KOMPETISI AeroPress tidak hanya melahirkan para juara, tapi juga yang kalah dan tanpa menyerah untuk terus mengasah kemampuannya. Setidaknya begitulah ringkasan profil Maru Mallee yang pernah dikalahkan di putaran nasional Kejuaraan AeroPress 2019. Namun dengan semangatnya, kini tampil kembali menjadi wakil untuk negaranya dan sekaligus menjadi pemenang juara 2 di world aeropress championship 2021. Bagaimana tips dan cara bertarungnya di WAC2021, berikut ulasannya.
Ulasan wawancara Maru Mallee ini disadur dari laman resmi aeropress.com
Siapa Pun Bisa Jadi Pemenang Dengan AeroPress !!
Resep Kopi Para Juara AeroPress Dunia

Bagaimana Kamu akhirnya terlibat dalam Kejuaraan Dunia AeroPress?
Tahun pertama saya mengikuti kejuaraan nasional negara saya di tahun 2019. Saya memiliki pengalaman bekerja sebagi barista selama kurang lebih 5 tahun. Saya merasa cukup baik tentang diri saya sendiri, dan menguji kemampuan saya di lingkungan kompetitif. Kenyataannya tidak seperti yang saya bayngkan, saya benar-benar hancur di babap pertama. Saya mencoba kopi pesain lain dan saya harus mengakui bahwa kopi saya adalah yang terburuk saat itu.
Pertama kali saya mengetahui kejuaraan AeroPress ketika saya muda dan baru saja mulai bekerja di kedai kopi Reuben Hills, head barista pada saat itu menyebutnya sepintas. Saya yang masih mudah, optimis dan naif, kejuaraan AeroPress tampak paling keren. Sebuah ajang pertemuan para pecinta kopi, di mana semua orang menguji keahliannya, dan mempertaruhkan ego mereka. Sejak saat itu, saya selalu ingin mencobanya suatu hari nanti.

Apa inspirasi dibalik kreasi resep AeroPress Kamu?
Pada sisi teknis, aturan telah berubah pada tahun 2021 dari tahun sebelumnya. Paling tampak jelas, biji kopi yang digunakan dibatasi 18g dan hasil minimum menurun menjadi 150ml. Saya menggunakan ini sebagai titik awal. Saya beruntung memiliki kesempatan untuk bekerja dengan beberapa profesional kopi yang luar biasa selama 6 tahun terakhir. Masing-masing dari mereka memiliki sudut pandang, dan pendekatan untuk mengekstraksi kopi. Bukan hanyaa memahami secara teori dan keterampilan praktis, tapi mereka juga menguasai dasar-dasarnya, bahkan saya merasakan dari kepribadian mereka yang tampak bersinar dari keahliannya. Orang-orang itu menginspirasi saya untuk tetap fokus, terus mendorong, dan menjadi barista seperti sekarang ini. Mereka menunjukkan seberapa tinggi standar yang bisa ditetapkan. Jadi, mentor dan kolega saya di masa lalu, mereka menginspirasi saya.
Apakah Kamu memiliki tips untuk orang yang baru menggunakan alat kopi AeroPress?
Ambil buku catatan dan tulis resep Anda, jelaskan bagaimana penyeduhannya, dan tambahkan catatan tentang apa yang Anda lakukan dan ubah di lain waktu untuk membuatnya lebih baik. Jika Anda melakukan hal ini, Anda akan meningkat jauh lebih cepat, daripada hanya menyeduhnya berlandaskan intuisi. Lebih penting lagi jangan merasa Anda harus mendapatkan hasil seduhan yang sempurna. Ini adalah proses, dan jika minuman hari ini tidak sesuai dengan selera Anda, anggap itu sebagai kesempatan belajar. Lakukan eksperimen. Jangan terlalu terikat pada resep orang lain, terutama jika Anda tidak menyeduhnya sendiri. Apa yang berhasil di orang lain, dengan air seduhan, gilingan, kopi dan selera yang berbeda, belum tentu berhasil untuk Anda.
Apa biji kopi favorit Kamu untuk digunakan dengan alat kopi AeroPress?
Pada hari yang sangat panas, ketika udara pun terasa gerah seakan berada di dalam oven. Saya penggemar berat flashbrew dengan menggunakan biji kopi washed kenyan. Sangat menyegarkan.
Tentang ukuran gilingan yang Kamu gunakan seperti apa?
(Menjelaskan bagi yang tidak menggunakan grinder Macap)
Jenis gilingan yang digunakan sangat mirip dengan gilingan kopi V60 pour over. Saya mencoba resep menggunakan grinder comandante di 23 klik.
Resep AeroPress ala Juara 2 WAC2021
Persiapan
- Metode AeroPress: Inverted
- 1 Paper Filter dibilas
- Bubuk kopi 18g
- Third Wave Water: jenis Classic 75%, Distilled 25%
- Gilingan 6.7 dengan Macap Labo 70D
- Suhu Air: 93°C
Penyeduhan
- Memasukkan bubuk kopi ke AeroPress metode inverted
- 00.00-00.12 menuangkan air 150ml suhu 93C
- 00.12-00.25 mengaduknya 20x dengan kuat
- 00.25-00.30 pasang penutup AeroPress, keluarkan udara yang terperangkap, tempatkan coffee server di atasnya
- 01.50 balikkan AeroPress sekaligus coffee server, guncang 3x dan ketuk AeroPress pada coffee server.
- 01.55-02.15 mulai penekanan, tidak perlu dipaksa gunakan skala penekanan ringan
- 02.15 angkat AeroPress dan pastikan ekstraksi terakhir menetes ke coffee server dengan mengguncangnya sedikit
- Tambahkan 36ml air bersuhu normal
- Guncang membentuk pusaran selama 1 menit setelahnya sajikan
Lihat juga selengkapnya resep AeroPress para juara WAC

