Cara Membuat Matcha Latte di Rumah, Mudah dan Tidak Pahit - Majalah Otten Coffee
Membuat matcha latte seenak sajian kafe favorit di rumah ternyata sangat mudah dan hemat. Rahasianya bukan sekadar resep, tapi pada pemilihan ceremonial grade, suhu air 80 derajat Celcius, dan teknik mengaduk huruf “W” menggunakan chasen agar anti gumpal. Padukan bersama foam susu oat lembut demi pengalaman minum teh hijau berkelas.
Baca juga: Untuk memahami lebih dalam tentang asal usul bubuk hijau yang kaya sejarah ini, pelajari Apa itu Matcha.
Banyak orang gagal saat pertama kali mencoba meracik resep ini di dapur sendiri. Hasilnya sering kali menggumpal, terasa terlalu pahit, atau warnanya pucat. Kunci utamanya terletak pada pemilihan bahan, suhu air, dan teknik mengaduk yang tepat.
Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Memilih Kualitas Bubuk Matcha yang Tepat
Sebelum masuk ke langkah pembuatan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah jenis bubuk yang dipakai. Kualitas bubuk sangat menentukan hasil akhir, baik dari segi warna hijau yang dihasilkan maupun kedalaman rasanya.
Di pasaran, umumnya terdapat dua jenis utama yaitu ceremonial grade dan culinary grade. Ceremonial grade adalah kualitas tertinggi yang terbuat dari daun teh termuda. Warnanya hijau terang, rasanya sangat halus, dan memiliki dominasi rasa umami alami tanpa sisa pahit yang mengganggu. Jenis ini sangat ideal untuk diseduh langsung dengan air atau dijadikan latte premium.
Sementara itu, culinary grade memiliki warna hijau yang sedikit lebih gelap atau kekuningan dengan profil rasa pahit yang lebih kuat. Jenis ini sebenarnya dirancang untuk kebutuhan memanggang kue atau campuran es krim agar rasa tehnya tetap terasa setelah bercampur banyak gula dan tepung. Walau bisa dipakai untuk minuman, ceremonial grade selalu menjadi rekomendasi utama jika ingin mengejar rasa autentik.
Baca juga: Biar tidak salah beli bahan di pasaran, kenali dulu secara detail mengenai Beda Green Tea dan Matcha.
Persiapan Alat dan Bahan
Untuk mendapatkan tekstur dan profil rasa terbaik, siapkan bahan dan alat berikut ini.
Bahan Utama:
- 2 gram (sekitar 1 sendok teh) bubuk matcha kualitas baik.
- 30 ml air panas (suhu ideal 80 derajat Celcius).
- 150 ml susu (dairy atau plant-based).
- Pemanis sesuai selera (1 sendok makan madu atau simple syrup).
- Es batu secukupnya (jika ingin variasi dingin).
Alat yang Dibutuhkan:
- Chawan (mangkuk keramik yang permukaannya cukup lebar untuk mengaduk).
- Chasen (whisk bambu khusus untuk teh Jepang).
- Saringan atau sifter ukuran kecil.
- Milk frother atau pengocok susu.
Memilih susu juga sangat krusial. Susu sapi (dairy) memberikan tekstur tebal dan gurih yang klasik. Namun, jika ingin menonjolkan aroma tehnya tanpa terlalu enek, susu oat adalah pasangan terbaik karena rasanya netral dan mampu menciptakan busa susu yang lembut. Pilihan lain seperti almond dan kedelai juga bisa dipakai, meski tekstur foam yang dihasilkan mungkin tidak setebal oat.

Langkah dan Cara Membuat Matcha Latte Anti Gumpal
Mari mulai proses pembuatannya. Urutan langkah ini sangat penting untuk memastikan tidak ada bubuk yang tertinggal dan terasa kasar di tenggorokan.
- Ayak Bubuk Matcha: Letakkan saringan di atas chawan, lalu tuang bubuk ke dalamnya. Ayak perlahan dengan bantuan sendok. Langkah ini sangat wajib dilakukan untuk memecah gumpalan bubuk yang terbentuk secara alami selama penyimpanan.
- Siapkan Air Suhu 80 Derajat Celcius: Jangan pernah menggunakan air mendidih. Air yang terlalu panas akan “membakar” daun teh yang sudah digiling halus ini, merusak nutrisinya, dan mengeluarkan ekstraksi rasa pahit yang tajam. Jika air baru mendidih, diamkan sekitar 3 sampai 5 menit di dalam kettle sebelum dituang.
- Teknik Mengaduk: Tuang 30 ml air panas ke dalam chawan berisi bubuk yang sudah diayak. Gunakan chasen untuk mengaduk dengan gerakan cepat membentuk huruf “W” atau “M”, bukan gerakan melingkar. Aduk terus selama 15 sampai 20 detik sampai cairan berubah menjadi kental, berbusa halus di permukaannya, dan sama sekali tidak ada gumpalan.
- Siapkan Susu dan Pemanis: Panaskan susu hingga suhu hangat (sekitar 60 derajat Celcius) jika ingin sajian panas. Gunakan milk frother untuk membuat foam susu yang tebal dan lembut. Campurkan simple syrup atau madu langsung ke dalam susu agar larut merata.
- Penyajian: Tuang susu yang sudah berbusa ke dalam gelas, lalu perlahan tuangkan cairan teh hijau pekat ke atasnya. Pola tuangan ini akan menciptakan gradasi warna yang estetik. Jika kamu suka meracik latte art, tekstur susu yang tepat akan mempermudah pembuatan pola di atas permukaannya.
Baca juga: Penasaran kenapa ada karakter gurih yang khas saat diminum? Temukan jawabannya di artikel Rahasia Rasa Matcha.
Variasi Penyajian dan Penyimpanan
Minuman ini sangat fleksibel. Untuk membuat matcha latte dingin (iced), kamu cukup menyiapkan gelas berisi es batu, menuangkan susu dingin bersama sirup vanilla kesukaan, lalu menuangkan teh kental di lapisan paling atas.
Satu hal yang kerap dilupakan adalah cara penyimpanan bubuk teh hijau. Teh ini sangat sensitif terhadap cahaya, kelembapan, dan suhu panas. Simpan selalu di dalam wadah kedap udara tak tembus cahaya, lalu letakkan di dalam kulkas agar warna hijaunya tetap cerah dan aroma umaminya tidak hilang terbawa waktu.
Mengenal Kafein dan Kalori
Selain rasanya yang enak, minuman ini populer karena nilai tambahnya. Kafein dalam minuman ini bekerja berbeda dibanding kopi. Kehadiran asam amino bernama L-theanine membuat penyerapan kafein ke dalam tubuh terjadi lebih lambat, memberikan energi dan fokus yang tahan lama tanpa efek gelisah. Secara kalori, segelas sajian tanpa gula dengan susu oat biasanya berada di kisaran 100 hingga 120 kalori, sangat aman dinikmati sebagai minuman harian.
Menyeduh minuman favorit di rumah memberikan kepuasan tersendiri. Dengan memperhatikan suhu air, menggunakan bantuan chasen, dan mengayak bubuk sebelum diseduh, masalah gumpalan dan rasa pahit bisa dihindari sepenuhnya. Segera siapkan alat seduh di dapur dan mulailah bereksperimen menemukan rasio susu dan pemanis yang paling cocok dengan seleramu.
Baca juga: Ingin membuat stok minuman segar ini di kulkas untuk dinikmati bersama keluarga? Pelajari takaran praktisnya dalam panduan Cara Meracik Matcha Premium Literan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apakah bisa membuat matcha latte tanpa chasen?
Bisa, kamu bisa menggunakan milk frother elektrik mini atau mengocoknya di dalam botol tertutup rapat (shaker). Namun, hasil busa dan kehalusan teksturnya tetap paling optimal jika menggunakan chasen bambu.
Kenapa matcha latte buatan saya warnanya pucat dan kecokelatan?
Hal ini biasanya disebabkan oleh penggunaan culinary grade yang kualitasnya kurang baik, atau bubuk tersebut sudah teroksidasi karena disimpan di tempat terbuka yang terkena cahaya dan suhu panas.
Apa bedanya matcha latte dan green tea latte?
Green tea latte umumnya diseduh dari daun teh hijau biasa yang direndam (steeping) lalu airnya dicampur susu. Sementara matcha adalah keseluruhan daun teh yang digiling menjadi bubuk dan larut secara utuh ke dalam minuman, sehingga rasa dan nutrisinya jauh lebih pekat.
Apakah minuman ini cocok untuk diet?
Sangat cocok apabila disajikan dengan takaran pemanis yang minim atau nol kalori, serta menggunakan susu rendah lemak atau plant-based tanpa gula tambahan.

