CARA MERACIK HOUSE BLEND UNTUK NGOPI PERSONAL - Majalah Otten Coffee
Terlanjur mencintai sajian kopi, yuk simak cara membuat house blend untuk eksplorasi lebih mendalam petualangan kamu meracik kopi.
KOPI selalu berhasil membuat banyak orang menjadi penikmat kopi, bukan hanya sekedar meminumnya untuk kebutuhan harian saja. Sajian kopi memberikan ruang untuk pecintanya merasakan pengalaman mengekspresikan diri, dari mulai penyeduhan kopi hingga suasana minum kopi. Maka sudah menjadi hal wajar, jika penyuka kopi memiliki lebih dari satu alat kopi di rumahnya untuk membantu eksplorasi sajian kopi. Berawal dari minum kopi kini mulai menyeduh kopi sendiri, juga berangsur memahami secara bertahap bagaimana proses kopi sejak dari benih hingga sajian kopi.
Semakin mengenalnya kamu mulai memahami banyak hal tentang sajian kopi yang kamu seduh, bagaimana jika kita menapaki satu anak tangga lagi. Pernah terpikirkan untuk mencampur persediaan biji kopi di rumah, pernahkah bertanya-tanya bagaimana membuat racikan biji kopi blend yang enak. Berikut ini beberapa hal yang menjadi pertimbangan banyak orang ketika akan meracik house blend. Kopi house blend merupakan campuran biji kopi antara robusta dengan arabika, ataupun lebih dari 1 arabika dengan single origin yang berbeda. Racikan house blend pun dicampurkan dengan harapan mendapatkan karakter rasa baru sesuai preferensi.

Apa yang kamu ingin ciptakan dari hasil racikan house blend, maka baiknya mempelajari lebih mendalam karakter biji kopi yang akan kamu racik. Otten Coffee memberikan informasi terkait karakter rasa langsung dari roastery handal kami, sehingga melalui cupping notes kamu bisa mengeksplorasi lebih terarah.
Rasio membuat house blend bervariasi, namun ada 3 hal yang ingin dicapai oleh semua pecinta kopi meracik house blend sendiri. Keseimbangan rasa body dari kopi, tingkat acidity yang menarik dan kesan rasa manis juga beraroma. Dari ketiganya, sudah bisa dimulai untuk persiapannya, memilih single origin arabika atau single origin robusta mana yang akan dipadukan.
Robusta Sidikalang dan Arabika Aceh Gayo Honey


Mengambil ulasan penggemar kopi robusta sidikalang, menuliskan pengalaman meracik robusta Sidikalang dengan arabika Aceh Gayo Honey. Untuk rasionya kamu bisa bereksperimen sesuai selera, bisa di 70:30 ataupun 60:40. Mari saya ajak berkenalan dengan karakteristik keduanya, dan bagaimana bisa menjadi house blend yang enak.
Kopi robusta Sidikalang potensi kesan rasa tidak banyak namun memiliki catatan rasa body yang seimbang, sedangkan kopi arabika Aceh Gayo Honey memiliki kesa rasa yang menarik dengan acidity yang menarik juga. Maka racikan ini peran arabika melengkapi acidity yang tidak ada pada kopi robusta, sehingga menciptakan house blend yang cukup menarik untuk dicoba. Kira-kira berapa rasio yang terbaik, yuk kamu coba sendiri ya.
Robusta Aceh Gayo dan Arabika Toraja Sapan


Ada ulasan penggemar kopi robusta Aceh Gayo yang menjelaskan bagaimana pengalaman nikmatnya ketika memadukan robusta dengan arabika Toraja Sapan. Bagaimana keduanya bisa menjadi kesatuan rasa yang istimewa, mari saya ajak untuk melihat cupping notes dari robusta dan arabika.
Menariknya pada robusta Aceh Gayo kesan rasa body seimbang dengan kesan rasa sweetness malahan lebih ragam. Kemudian, arabika Toraja Sapan yang memiliki cupping notes lebih seimbang menjadikan house blend racikan keduanya begitu istimewa. Penasaran tentu bagaimana house blend ini mendukung sajian coffee milk based kamu, yuk temukan rasio favorit kamu sendiri.
Semacam kesimpulan, cupping notes bisa dijadikan referensi praktis untuk menemukan karakter apa yang bisa melengkapi racikan house blend kamu. Bagaimana dengan kamu, pernahkah membuat racikan house blend sendiri di rumah, yuk berbagi pengalaman cara membuat house blend versi kamu meracik lebih dari 1 single origin berbeda.
Pahami Cara Buat Kopi Susu, Pilih House Blend Favorit!
