
Bagi pecinta kopi yang sensitif terhadap tingkat keasaman, cold brew adalah jawaban yang sempurna. Berbeda dengan es kopi biasa (iced coffee) yang diseduh panas lalu diberi es, cold brew dibuat melalui proses perendaman bubuk kopi kasar dalam air suhu ruang atau air dingin selama 12 hingga 24 jam.
Proses ekstraksi lambat ini mencegah senyawa asam pahit keluar secara berlebih, sehingga menghasilkan profil rasa yang unik: lebih manis secara alami, sangat rendah asam, dan memiliki body yang tebal.
Di Otten Coffee, kami menghadirkan ekosistem kopi seduh dingin yang lengkap. Kami memahami kebutuhan penikmat kopi yang dinamis, oleh karena itu kami menyediakan varian kopi siap minum (Ready to Drink) bagi Anda yang sibuk, serta koleksi alat kopi khusus bagi Anda yang ingin bereksperimen menyeduh sendiri di rumah.
Membuat cold brew berkualitas kafe di rumah sangatlah mudah dengan perangkat yang tepat dari brand ternama seperti Hario, Toddy, dan Mizudashi. Berikut adalah tips dari barista kami:
Selain menyegarkan, cold brew memiliki keunggulan medis. Menurut riset yang dipublikasikan oleh Harvard School of Public Health, kopi kaya akan antioksidan yang baik untuk jantung. Metode seduh dingin secara spesifik menghasilkan tingkat keasaman sekitar 60% lebih rendah dibanding seduh panas, sehingga jauh lebih aman bagi penderita maag atau asam lambung (GERD).
Cold brew sangat fleksibel untuk kreasi minuman modern:
1. Apa perbedaan utama Cold Brew dengan Iced Coffee?
Iced coffee diseduh panas lalu didinginkan (cepat teroksidasi), sedangkan Cold Brew diseduh dingin sejak awal dalam waktu lama (minim oksidasi), menghasilkan rasa yang lebih smooth dan tidak pahit.
2. Berapa lama Cold Brew bisa bertahan di kulkas?
Kopi siap minum bertahan 3-5 hari. Jika berbentuk konsentrat dalam botol kedap udara, bisa bertahan hingga 2 minggu di dalam lemari es.
3. Jenis biji kopi apa yang paling cocok untuk Cold Brew?
Profil sangrai Medium to Dark Roast sangat disarankan karena menonjolkan rasa cokelat, kacang-kacangan, dan karamel yang stabil saat ekstraksi dingin.
4. Apakah kandungan kafeinnya lebih tinggi?
Ya, karena rasio penggunaan bubuk kopi yang lebih tinggi dan waktu kontak air yang lama, cold brew umumnya mengandung kafein lebih banyak dibanding kopi biasa.