VOLTAIRE, GRINDER BARU DENGAN WIFI - Majalah Otten Coffee
Kini alat penggiling kopi pun sudah semakin pintar.
SEBELUMNYA alat penggiling yang menggunakan wifi untuk membantu pekerjaannya sudah pernah ada, namun yang khusus untuk menggiling kopi saja—sepanjang yang saya tahu, koreksi jika salah—penemuan ini adalah yang pertama di bidangnya.
Sebuah perusahaan baru dari Kickstarter bernama Get It Right, baru-baru ini mengenalkan produk temuan mereka ke publik pecinta kopi: sebuah grinder pintar yang menurut Samantha Rose, CEO-nya, memiliki otak seperti manusia. Grinder pintar ini diberi nama Voltaire—barangkali para para kreatornya menganggapnya sama pintar seperti philosopher terkenal asal Perancis itu. Nah kalau selama ini mesin-mesin kopi dengan wifi biasanya “hanya” berfungsi untuk memfasilitasi mereka yang mager alias males gerak karena bisa memerintah mesin kopi dengan memencet satu app di ponsel, maka wifi pada grinder ini fungsinya lebih canggih lagi: ia bisa mendeteksi apakah biji kopi yang akan digiling itu masih segar atau tidak.
Seperti yang sering dijelaskan dalam artikel-artikel tentang kopi, ada banyak faktor yang menyebabkan biji kopi menjadi ‘apek’ dan tidak segar. Difusi karbon dioksida, oksidasi lipid dan hilangnya aroma karena ada beberapa senyawa yang menguap adalah beberapa penyebabnya. Sensor pintar yang ada pada grinder ini, menurut penciptanya, bisa mendeteksi suhu, kelembaban, masa biji kopi, volume, “konsentrasi gas” dan seberapa banyak senyawa yang mudah menguap telah dikeluarkan pada kopi.
Dua fitur utama yang sekaligus merupakan andalannya, yaitu IoT (internet of things) connected sensing platform dan aplikasi di ponsel pintar yang membuat penggunanya bisa mengukur tingkat kesegaran dari biji kopi. Dan sekiranya sensing platform itu pun masih dirasa kurang cukup, ada sebuah alarm tambahan lagi yang akan memberi tahu apabila penggunanya harus mengganti biji kopi baru yang lebih segar. Oke, grinder yang kayak gini baru kali ini saya lihat.

Grinder yang memiliki wifi memang ide yang menarik, tapi Voltaire ini tampaknya tidak berhenti sampai di situ saja. Ia juga memiliki baterai LiFePO4 yang katanya memiliki performa tinggi. Sekiranya kita sedang menggiling kopi dan tiba-tiba listrik padam, maka grinder ini akan terus bekerja karena daya listrik dari baterai yang dimilikinya. Cocoklah untuk beberapa wilayah Indonesia yang masih demen mati listrik. Lol. Kalau kita mengisi baterainya dalam waktu sekian, maka grinder ini pun menjadi portabel. Bisa dibawa kemana saja bahkan kalau mau camping di alam yang tidak ada listrik sama sekali.



Secara keseluruhan, grinder Voltaire ini memang tampak menggiurkan sekali. Namun sayangnya, belum ada kabar kapan grinder ini akan diproduksi ke pasaran, atau dijual ke Indonesia. Yah, kita tunggu saja.

