TIPS BISNIS KOPI DENGAN CARA B2B - Majalah Otten Coffee
Bisnis kopi B2B atau dikenal dengan strategi pemasaran business to business memang dilirik sebagai peluang untuk mempercepat naiknya penjualan.
PEMASARAN B22 atau business to business dalam industri kopi bukanlah sesuatu yang baru. Banyak pelaku di industri kopi baik nusantara maupun mancanegara melakukan teknik pemasaran ini untuk mendapatkan keuntungan dan penjualan yang lebih banyak. Berbeda dengan teknik pemasaran business to costumers, di mana perusahaan kopi menjual langsung ke konsumen, teknik B2B merujuk pada penjualan dan kemitraan kepada sesama pebisnis lain yang menggunakan kopi sebagai salah satu produk jualnya.
Umumnya B2B dalam dunia kopi ini dilakukan oleh para roastery atau rumah sangrai. Jika hanya mengharapkan menjual biji kopi atau bubuk kopi kepada konsumen peminum kopi rumahan saja, maka keuntungan akan mudah diraih dan target penjualan sulit tercapai. Oleh karena itu diperlukan strategi penjualan business to business. Untuk kamu yang mungkin bisnisnya sedang bergerak ke teknik B2B ada beberapa al yang bisa diperhatikan antara lain seperti di bawah ini:

Mengistimewakan Para Calon Mitra
Untuk menjalankan bisnis B2B diperlulkan adanya membangun banyak mitra. Kamu bisa melakukan teknik jemput bola atau pemasaran dari pintu ke pintu. Para calon mitra ini mungkin bisa menjadi target dan klien jangka panjangmu asal kamu memberi keistimewaan yang valuable untuk mereka. Misalnya dengan memberikan harga istimewa jika mereka bersedia berlangganan kopi dengan sistem kontrak 6 hingga 12 bulan dengan kuota kopi tertentu setiap bulannya. Atau membantu publikasi pemasaran mereka secara digital. Kamu bisa mengunggah kedai kopi mereka di akun media sosial bisnismu agar mereka mendapatkan awareness juga.

Menjalin Ikatan Kuat Sesama Pelaku Industri
Memang sekilas dilihat teknik pemasaran business to business berorientasi pada bisnis dan keuntungan semata. Padahal tidak juga karena untuk mempertahankan bisnis dengan cara ini kamu bisa melakukan ikatan yang kuat atau bonding antar pelaku bisnis. Tak ada salahnya kamu melakukan follow up atau bertanya bagaimana dengan biji-biji kopi yang mereka jual. Cari tahu mana biji kopi yang paling laku atau turut serta membantu berdiskusi mencari solusi agar menaikkan penjualan. Perlakukan mitra selayaknya teman. Bukan sekadar rekan bisnis semata.
Eksklusivitas
Poin ini bisa kamu jalankan dengan memberi kesan ekslusif bagi para mitra yang berlangganan kopi denganmu. Caranya bisa dengan memberi kebebasan pada mereka untuk membuat house blend atau espresso blend mereka sendiri dan hanya bisa dinikmati di kedai kopi mereka saja. Pun kamu bisa memberikan peminjaman mesin kopi gratis untuk mereka yang terikat kontrak panjang dengan target pembelian kopi dalam jumlah tertentu setiap bulannya.

