REFERENSI CAFE DI PENANG: TEMU COFFEE - Majalah Otten Coffee
Terkadang yang dicari tak ketemu. Dan yang tak diduga-duga justru membawa bahagia. Seperti salah satu cafe di Penang yang kami temsukan dengan tak sengaja.

TERPUJILAH Georgetown, Penang, Malaysia dengan segala kedai-kedai kopi lucu yang menyajikan kopi-kopi enak. Karena kota ini sesering apapun saya kunjungi pasti memberi pengalaman ngopi yang seru dan selalu baru. Kebetulan pada kunjungan ke Penang kemarin kami memilih untuk menginap di daerah Lebuh Victoria, Georgetown. Ini berada di tengah-tengah pusat turis dan di kelilingi oleh mural-mural, kafe, restoran dan tentunya kedai kopi.

Pagi itu kami ingin mengunjungi kedai kopi di sekitar lingkungan tempat kami menginap tapi tidak ingin mengunjungi kedai kopi yang sudah pernah kami kunjungi. Berdasarkan Google Maps, ada begitu banyak pilihan dan rata-rata jaraknya tak sampai 1 kilometer.

Sambil menikmati pagi yang menyenangkan dan tidak terlalu terik ini, kami dituntun Google Maps menuju lokasi coffee shop yang ingin kami datangi. Di perjalanan ke sana banyak sekali kafe, toko roti, restoran dan bahkan kedai kopi yang menggoda untuk disinggahi. Ada satu kedai kopi yang membuat kami berhenti dan mengabaikan tujuan coffee shop awal. Dari depan seperti galeri dan terlihat estetik dan artsy.

Nama coffee shop-nya Temu. Sekilas mengingatkan saya pada coffee shop asal negeri sendiri yang menggunakan kata yang sama. Temu Coffee Penang ini berada di daerah heritage Penang. Di bangunan tua dan dilindungi UNESCO ini dibangun kedai kopi yang tak mengubah struktur bangunannya.

Saat masuk ke dalam, suasana jadul menguar sepaket dengan modernitas yang disajikan pada coffee bar yang di atasnya berjejer alat dan mesin kopi. Kami memesan Iced Americano dan Piccolo Latte dan di sini sistemnya self service dan cashless. Jadi diharapkan menyiapkan alat pembayaran yang non-tunai ya.

Kami memilih duduk di bagian kanan dekat dengan instalasi seni dan akar-akar yang menjuntai. Dindingnya sendiri dibiarkan mengelupas. Dan herannya sama sekali tidak terlihat jelek dan jadul malah terlihat lebih estetik dan artsy.

Bangku dan mejanya memilih material stainless steel yang memberi sentuhan modernitas dan futuristik di antara suasana kuno dan hangat ini. Secara keseluruhan saya suka ngopi di sini karena kagum dengan cara pengelola kedai kopi Temu Coffee ini mengalihfungsikan gedung tua menjadi ruang modern yang bisa dinikmati banyak orang.
Dan seperti namanya, Temu Coffee layak jadi tempat pertemuan yang seru dan hangat.
Temu Coffee
Lebuh Melayu, George Town,
10100 George Town, Pulau Pinang, Malaysia
Jam Operasional : 10.00 – 19.00 Waktu Setempat

