SUKHUMVIT STREET COFFEE, PRIMADONA KOPI DI BANGKOK - Majalah Otten Coffee
Bangkok memang tidak pernah mengenal kata habis kalau sudah bicara tentang kopi. Budaya mengopi di sini mengakar kuat. Kedai kopi, baik tradisional maupun modern bisa ditemukan di setiap area.

Kali ini saya mencoba mencicipi kopi di daerah Sukhumvit, salah satu surga bagi pencinta kopi di Bangkok. Sukhumvit, selain dikenal sebagai salah satu jalan terpanjang di Thailand, juga merupakan lokasi ngopi yang oke banget. Ada satu yang menarik perhatian saya, Sukhumvit Coffee. Tipe kedai kopi ini adalah street coffee. Meski demikian, kedai kopi ini tidak bisa dianggap sepele.
Saya mencoba salah satu signature menu mereka, yaitu Double Dose. Pertimbangannya adalah karena racikan kopi ini menggunakan sirup homemade O-lieng. O-lieng merupakan kopi tradisional Thailand yang berasal dari China. Dan benar saja, segelas Double Dose ini begitu menyegarkan, bukan karena cuaca Bangkok yang tengah menyengat, tapi memang kopinya smooth and rich. Segelas Double Dose ini harganya THB 85.
Tiba- tiba terbersit untuk memesan minuman latte based yang panas. Langsung saja saya menghampiri barista kita yang ramah dan memesan satu gelas cokelat panas. Saya pun mendapat kejutan manis.
Awalnya saya tidak berekspektasi banyak karena tidak semua barista mengukir gambar pada minuman berbasis susu ini. Kalau ada pun biasanya gambar hati. Namun cokelat panas saya tersaji dengan gambar kepala seekor kambing. Rapi pula. Sungguh membuat saya sayang untuk meminumnya. Satu- satunya cara agar tidak masuk kerongkongan dengan sia- sia adalah dengan mengabadikannya dalam bentuk foto dan video.
Lebih menggembirakannya, lokasi Sukhumvit Coffee ini sangat strategis dan mudah dijangkau membuat saya semakin yakin untuk datang ke sini. Letaknya persis di bawah stasiun BTS On Nut. Teman- teman bisa turun di On Nut, kemudian keluar di exit yang mengarah ke Lotus.
Saat menulis postingan ini, saya masih bisa tersenyum sambil membayangkan masa saya membeli kopi dan cokelat kala itu. Sebuah pengalaman yang berbeda untuk ukuran kopi pinggir jalan. Tidak sia- sia saya mengejar BTS di hari terakhir saya di Bangkok. Pasalnya, mereka hanya buka hingga pukul dua siang.
Sedikit tambahan informasi, setelah pulang dan tiba di hotel, saya kepo dan baru tahu kalau kedai kopi ini ada cabang lain juga yang berbentuk toko. Dan ternyata barista ini baru saja menang dari kejuaraan latte art di Jepang dan belakangan mereka juga membuka kelas latte art di Bangkok. Tertarik untuk mencoba kelasnya atau barangkali sekadar menyicip rasa dari kopi racikan mereka? Kedai kopi yang satu ini bisa jadi pilihan bagi kalian yang tengah berada di Bangkok. Pastikan singgah ya!
Sukhumvit Street Coffee
Sukhumvit Street (Turun di BTS On Nut)
Penulis: Erta Salim
