STUDI: PENGARUH KOPI TERHADAP JANTUNG PADA 100 PARTISIPAN - Majalah Otten Coffee
Kafein kopi pada kadar tertentu bisa mempengaruhi kinerja jantung secara positif, namun di sisi lain minum kopi berlebihan memicu risiko detak jantung tidak teratur.
PENELITIAN baru ini mempelajari perubahan kondisi tubuh yang terjadi selama seseorang minum kopi. Ditemukan bahwa minum kopi berkafein tidak secara signifikan mempengaruhi jantung berdetak secara tiba-tiba sehingga seperti ritme detak jantung yang tidak teratur. Namun mereka yang minum kopi lebih dari 1 cangkir per hari ditemukan memicu jenis detak jantung lainnya yang mana berisiko skala kecil memicu ritme jantung tidak teratur. Kecenderungan mereka yang minum kopi ditemukan lebih banyak beraktivitas seperti berjalan kaki dan kurang tidur.
Kopi Minuman Favorit Di Dunia
Bisa dipastikan bahwa kopi menjadi salah satu minuman favorit di hampir banyak negara, dan total peminum kopi setiap tahunnya akan bertambah sejalan dengan pergerakan industri kopi yang begitu dinamis. Kopi yang mengandung kafein adalah senyawa yang bersifat stimulan, dan secara umum diketahui bersama bahwa rekomendasi terbaik untuk orang dewasa sehat mengonsumsinya sekitar 400 miligram per hari.
Banyak studi dilakukan pada minuman kopi mempelajari perilaku para peminumnya, dan dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan hingga risiko penyebab masalah kesehatan. Kalangan medis profesional memperingatkan untuk tidak mengonsumsi kafein, jika ingin pun harus sesuadi batas harian penerimaan tubuh. Sementara itu respon tubuh terhadap kafein kopi setiap orang berbeda-beda.

Teknis Penelitian Mempelajari Irama Jantung Setelah Minum Kopi
Melibatkan 100 relawan dalam kondisi sehat dan diberikan perangkat gadget untuk memantau fungsi jantung, langkah harian, pola tidur dan gula darah. Para relawan ini sebagian besar berusia di bawah 40 tahun, dan dikirimi pesan teks setiap hari selama 2 minggu untuk menginstruksikan mereka minum kopi ataupun menghindari kopi pada hari-hari tertentu. Dan hasil penelitian ini diterbitkan pada maret tanggal 23 tahun 2023 di laman daring New England Journal of Medicine.
Temuan Studi
Mempelajari kondisi detak jantung dari 100 orang, menemukan bahwa mereka yang minum kopi berkafein tidak banyak yang mengalami kontraksi atrium prematur. Kondisi detak jantung yang biasa terjadi dan biasanya tidak menimbulkan masalah. Peneliti juga mendapatkan penemuan yang tidak banyak adanya kondisi detak jantung tidak teratur yang berasal dari bilik jantung bagian bawah, istilah medisnya kontraksi ventrikel prematur. Dari keseluruhan data, peneliti mendapatkan hasil proyeksi bahwa kondisi jantung berpotensi berisiko bahaya yang disebut fibrilasi atrium.
- kontraksi atrium prematur: detak jantung ekstra yang dimulai di serambi atas jantung.
- kontraksi ventrikel prematur: kondisi yang ditandai dengan irama jantung tambahan yang berasal dari ventrikel (bilik jantung).
- fibrilasi atrium: detak jantung tidak teratur dan sering kali cepat yang umumnya menyebabkan aliran darah tidak lancar. Bilik atas jantung (atrium) tidak bekerja sama dengan bilik bawah (ventrikel).
Temuan penelitian pada kondisi jantung ini lebih banyak ditemukan pada orang yang minum kopi 2 cangkir atau lebih per harinya.

Selanjutya, para peneliti melihat ada sekitar 1.000 langkah lebih banyak per hari pada hari di mana mereka minum kopi dan mereka tidur sekitar 36 menit lebih sedikit. Namun pun demikian, ada satu hal yang menarik perhatian para peneliti, orang-orang dengan varian genetik yang membuat mereka memecah kafein lebih cepat mengalami lebih sedikit kekurangan waktu tidur, dan mereka yang memetabolisme kafein lebih lambat kehilangan lebih banyak waktu tidur.
Disimpulkan
Perlu penelitian lebih lanjut, karena data 100 relawan belum bisa mewakili hasil penelitian untuk populasi umum di seluruh dunia. Penelitian ini sejalan dengan penelitian lain yang memberikan hasil bahwa kopi aman dan menawarkan evaluasi efek kafein terkontrol. Pengaruh minum kopi dapat berbeda-beda pada setiap orang, dianjurkan untuk bereksperimen sendiri melihat bagaimana kafein mempengaruhi kondisi tubuh mereka.

Disadur dari apnews.com – What to know about new research on coffee and heart risks
