STEAM SUSU DI MESIN KOPI INI TIPSNYA - Majalah Otten Coffee
Sebagai seorang barista, steam susu mesin kopi menjadi akvitas harian dan pastinya punya metode tersendiri dalam menyajikan seduhan kopi, apakah itu manual brewing ataupun metode espresso. Lalu, bagaimana sih sebenarnya proses steaming milk.
SAJIAN kopi yang membutuhkan susu seperti cappucino, latte, dan lainnya, bukan serta hanya espresso saja yang harus diperhatikan untuk menyajikan cappucino nikmat atau latte yang enak. Memang karakter espresso menjadi hal penting untuk membuat sajian kopi ditambah susu. Tapi untuk menciptakan milk froth-buih susu juga perlu diperhatikan agar sajian cappucino ataupun latte memiliki karakter rasa yang optimal.
Otten Ottura, Mesin Espresso Rumahan, 1JUTAAN
Bundling Paket Seduh Kopi HEMAT, Mulai Dari 200Ribuan

Steaming Milk merupakan proses mengepulkan susu membentuk buih-buih susu dengan uap yang disembur dengan tekanan tinggi menggunakan steam wand di mesin espresso. Buih susu inilah yang disebut “micro foam” terbentuk dari lemak susu alami yang berkembang karena disembur uap panas. Nah hasilnya, susu akan lembut sehingga sangat sesuai untuk menjadi bahan menyajikan minuman berbasis espresso seperti cappucino dan latte. Mungkin terdengar sederhana, namun untuk menciptakan foam ini butuh gerakan yang lembut dan peka terhadap suara steam yang tersembur di susu.
Persiapan Dan Memastikan Steam Wand
Untuk pertama kamu harus mempersiapkan segalahnya, dari mulai memilih susu dan menyiapkan equipment yang tersedia, misalnya milk jug-di teko susu inilah rahasia bagaimana menciptakan milk foam untuk sajian minuman kopi. Sebelum menyemburkan steam, ada baiknya membersihkan steam wand dan menyemburkannya untuk memastikan tidak ada sisa susu dari sajian sebelumnya.

Mengisi Susu ke Milk Jug
Ternyata mengisi susu ke milk jug tidak sembarangan, ada trik yang mungkin bisa kamu terapkan. Untuk hasil steam milk yang maksimal, ada baiknya menuangkan susu tidak lebih dari lekukan milk jug yang terkesan membentuk huruf “V”, cukuplah mengisi susu mengenai lekukan tersebut tidak kurang dan tidak lebih.

Semburan Pertama
Letakkan steam wand di lekukan milk jug, di detik awal sekitar 5 detik, semburan pertama ini lebih akrab disebut milk stretching, tongkap uap tidak terlalu ditenggelamkan jauh, sekilas hanya pangkal steam wand hanya menyentuh permukaan susu. Sekiranya buih susu sudah memungkinkan dan terlihat lembut, maka lanjut ke tahap selanjutnya. Semburan pertama ini seperti mengenalkan uap bersuhu panas untuk pertama kalinya ke susu agar tidak ada rasa yang membingungkan bila langsung disteam keseluruhan.

Semburan Kedua
Pada semburan selanjut di sini beberapa barista berbeda teknik, setelah milk stretching, ada yang menenggelamkan steam wand dengan pangkal steam wand tenggelam setengahnya. Beberapa juga ada yang menenggelamkan steam wand juga sedikit melakukan gerakan memutar dengan asumsi meratakan bagian yang tidak terkena steam. Suhu steam milk lebih baik di antara 50-60° celcius, karena pada suhu tersebut biasanya susu sudah selesai di steam dan siap untuk dituangkan ke espresso.
Merapikan Buih Susu
Sebelum dituang ke espresso, steam milk perlu diistirahatkan sejenak setelah proses steaming, di sinilah kamu bisa menunggu suhu turun atau langsung menuangnya. Lakukan gerakan seperti mengayak memutar untuk menyatukan dan merapikan buih susu. Akan terlihat mengkilap seperti cat putih basah, ini maknanya milk froth siap unduk dituangkan.

Menuangkan Milk Steamed
Mulailah untuk menuangnya dari tengah, agar ekstraksi kopi pada permukaan bawah secara menyeluruh terkena susu sehingga bercampur. Di tahap inilah, beberapa barista ada yang membentuk art di atas permukaan cangkir mereka di sajian latte.
Berikutlah tips yang saya sadur dari beberapa artikel, apakah kamu punya cerita tersendiri ketika steam susu mesin kopi kamu?
Yuk kenalan dengan salah satu milk steamer terbaik!
src: latteartguide.com img: search engine
artikel ini diperbaharui pada 20 Januari 2024
