SLOW BAR COFFEE SHOP APAKAH SEBATAS TREN BELAKA? - Majalah Otten Coffee
Belakang industri kopi kita diperkenalkan dengan konsep bisnis slow bar coffee shop. Meskipun sudah lama ada, namun makin ke sini kemunculan slow bar coffee semakin menjamur. Apakah ini sekadar tren belaka?
BEBERAPA tahun yang lalu saat istilah slow bar coffee muncul banyak orang yang belum akrab. Dan pemainnya juga bisa dihitung jari. Salah satu yang terkenal adalah Klinik Kopi di Yogyakarta yang sampai hari ini masih bertahan dengan konsep yang sama dan tetap didatangi mereka yang memang selaras dengan konsep slow bar coffee ini. Tapi semakin ke sini, makin banyak saja pebisnis kopi yang melirik slow bar coffee sebagai peruntungan. Entah untuk mencari uang beneran atau hanya mengisi ruas-ruas passion yang mungkin haus diisi karena hidup yang berjalan tanpa makna. Lalu apakah benar slow bar coffee hanyalah sebatas tren hobi-hobian belaka?

Mengenal Slow Bar Coffee
Berbeda dengan coffee shop konvensional yang umumnya membiarkan para pelanggan datang dan memesan sesukanya dan kopinya dinikmati tanpa interkasi di meja masing-masing, maka slow bar coffee adalah kebalikannya. Di sini minum kopi dirayakan dengan diskusi, interaksi dan terkadang saling berbagi informasi. Di slow bar coffee waktu serasa melambat. Kopi tak hanya dinikmati tapi juga diketahui asal usulnya. Kopi tak hanya perkara hilir tapi juga hulu dan remeh temeh di antaranya. Namanya juga slow bar coffee, umumnya para pelanggan datang di coffee bar, penyeduh bertanya soal kopi yang diinginkan atau reversensi rasa yang disuka. Lalu kemudian diseduh dan dinikmati serta tentu tak lupa dibicarakan tetek bengeknya.
Slow Bar Coffee Dari Kacamata Bisnis

Sebenarnya mengingat banyaknya bisnis kopi berkonsep slow bar coffee yang bertahan dari tahun ke tahun, tentu konsep kedai kopi ini tak bisa dipandang sebelah mata. Hanya saja harus memiliki manajemen bisnis dan arah yang jelas dan terstruktur. Juga harus memilki indentitas yang membuat pelanggan kerap mampir dan menikmati kopi. Modal slow bar coffee sebenarnya bisa disesuaikan dengan budget tapi ingat produk yang dijual juga harus berkualitas. Orang yang datang ke slow bar coffee adalah orang yang ingin produk kopi terbaik, bukan hanya sekadar cerita dongeng belaka. Tapi bisnis yang masif mungkin tidak bisa diterapkan di sini. Mengingat konsep slow bar coffee bukanlah meraup pelanggan sebanyak-banyaknya karena memang ada keterbatasan waktu dan tempat. Kuantitas orang yang datang pun tak bisa sebanyak kedai kopi dengan cabang bertaburan di mana-mana. Jadi dari kacamata bisnis slow bar coffee bisa saja menguntungkan meski tidak semeledak kedai kopi konvensional.
Kelebihan dan Kekurangan Dari Slow Bar Coffee
Kelebihannya tentu saja kamu bisa lebih dalam merayakan kopi. Ada banyak informasi yang dibagi soal kopi dan tentu pilihan kopinya bisa lebih personal dan kamu lebih ‘lekat’ dalam menikmati kopi yang diteguk. Intinya lebih dari sekadar pelepas dahaga.

Sedang kekurangannya adalah kapasitas pelanggan yang tidak bisa banyak. Karena slow bar coffee melayani secara personal dan tidak mungkin dilakukan secara keroyokan. Jadi dengan ini tentu saja pendapatannya juga tak bisa sebanyak itu.
Pertimbangan Sebelum Mulai Bisnis Slow Bar Coffee
Jika kamu adalah orang yang passionate melayani, berkomunikasi dan berdiskusi tanpa lelah dalam berinteraksi, maka slow bar coffee adalah konsep bisnis yang cocok untukmu. Tapi jika kamu adalah sebaliknya, maka bisnis slow bar coffee ini tidak cocok untukmu. Kecuali kamu adalah konseptor dan hanya orang di balik layar saja. Tapi slow bar coffee biasanya butuh ‘hero’. Sang barista yang selalu ada menyeduh dan menjadi ikon kedai kopinya.

