SEKILAS TENTANG BISNIS COLD BREW COFFEE - Majalah Otten Coffee
Dalam Third Wave Era, manusia mengeksplorasi cara minum kopi secara habis-habisan. Tak ketinggalan, kopi seduh dingin atau cold brew coffee pun kini menjamur dan jadi pilihan.
KOPI itu istimewa. Sangkin istimewanya ‘si biji dari surga’ ini tak berhenti bertransformasi dalam kreativitas di tangan para pecintanya. Mungkin itulah yang melandasi lahirnya beragam jenis minuman kopi yang terus-terusan lahir tanpa henti. Kehadiran cold brew coffee juga adalah penemuan paling manjur untuk mereka yang ingin menikmati kopi dalam kesegaran yang pantas, bukan disajikan panas.
Di Amerika Serikat dan Australia sendiri cold brew coffee adalah bisnis laris manis apalagi sepanjang musim panas. Pemburu kafein dengan bahagia menikmati kopi seduh dingin. Beragam brands muncul menghiasi dunia kopi di sana. Mereka seakan-akan berlomba-lomba menyajikan rasa terbaik dengan kemasan menarik yang membuat penikmat kopi bertepuk tangan. Brand semacam Chameleon Cold Brew, Stumptown, Grady’s Cold Brew serta Starbucks adalah sedikit nama yang mengusung maraknya dunia kopi seduh dingin.
Di Indonesia sendiri tren ini perlahan meramaikan mulai dari tahun lalu. Sedikit ketinggalan memang. Tapi lebih baik terlambat dari tidak sama sekali. Bisnis cold brew coffee tak hanya dijalankan oleh pemilik coffee shop, tapi juga para pebisnis kecil yang memasarkan kopi seduh dingin mereka di sosial media. Sebuah perkembangan yang mengesankan. Sebut saja nama-nama seperti No Sleep Coffee, Kolt Bruh, 92 Bottle Coffee dan Ais Bruh mulai meramaikan kopi seduh dingin di Indonesia.
Saya sendiri telah mencoba beberapa kopi seduh dingin yang ada di Indonesia. Beberapa cold brew coffee tersebut ada yang berupa kopi konsentrat yang diproses melalui cold dripper yaitu alat tetes kopi yang memakan waktu belasan jam. Beberapa kali saya juga mencoba cold brew coffee yang (menurut pemiliknya) dibuat melalui pour over dengan rasio air dan jumlah kopi yang telah dipikirkan. Dan terakhir saya juga mencicipi cold brew coffee aneka rasa. Mulai dari café latte, café moka, hazelnut coffee hingga yang paling anyar nuttela coffee.
Sebagai pecinta naked coffee (kopi hitam), saya tentu lebih menikmati cold brew coffee yang berupa kopi hitam dingin. Sayangnya, di Indonesia tidak semua kopi seduh dingin mampu senikmat kopi panasnya. Tapi balik lagi, itu masalah selera. Mungkin lidah saya memang sedikit kurang ajar jadi agak susah memberi nilai yang tinggi. Meskipun demikian, saya cukup bangga dan berbahagia melihat geliat maraknya bisnis kopi seduh dingin ini. Banyaknya brand yang bermunculan berarti banyak juga yang mengapresiasi. Sebuah kemajuan di ranah kopi dalam negeri.
Untuk kamu yang tertarik dengan bisnis cold brew coffee, bolehlah membaca beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis ini. Semoga membantu.
1. Pelajari cara membuat kopi seduh dingin yang baik agar menghasilkan kopi yang nikmat. Sama seperti menyeduh kopi panas, membuat kopi seduh dingin juga tak sembarangan. Pelajari caranya, dapatkan rasa yang luar biasa.
2. Jangan cepat puas dengan satu metode membuat kopi seduh dingin. Lakukan eksperimen dengan beragam alat, cara dan rasio air serta aneka biji kopi. Jika selama ini kamu menggunakan alat semacam Hario Clear Water Dripper atau Bruer Cold Drip, kenapa tak mencoba membuat cold brew dengan Oji Coffee Dripper atau Yama Cold Brew. Gunakan sebanyak-banyaknya alat untuk mencipta, lalu temukan formulamu sendiri.
3. Sebuah brand tak akan dilirik hanya karena rasanya nikmat. Pembeli itu meneguk kopimu dari “mata turun ke tegukan”. Pastikan kemasan cold brew coffee-mu menarik, berbeda dan memiliki pride tersendiri bagi pelanggannya.
4. Tak ada gunanya sebotol kopi enak dengan kemasan keren jika tak ada orang yang tahu, bukan? Pasarkan produkmu dengan tepat. Gunakan the power of social media dengan maksimal. Facebook, Twitter, Instagram adalah ‘lahan basah’ untuk memasarkan produkmu.
5. Jika dunia cold brew berinovasi dengan menghadirkan alat-alat kopi canggih seperti Dutch Lab Coffee Driper, maka kamu juga harus berinovasi dalam mengkreasikan produkmu. Jangan cepat puas dengan satu atau dua jenis produk. Lakukan inovasi demi inovasi yang membuat produk kamu selalu update dan tak ketinggalan zaman.
Ada yang tertarik berbisnis cold brew coffee? Atau ada rekomendasi cold brew coffee paling nikmat di Indonesia? Feel free to drop your comment ya.
Foto dari eater.com, goodhousekeeping.com, hautespotter.com, init4thelongrun.com




