RAHASIA BARISTA YANG BELUM KAMU KETAHUI - Majalah Otten Coffee
Satu hal yang kamu tentang barista adalah mereka membuat kopi yang enak. Atau menciptakan latte art menakjubkan yang bisa diunduh ke Instagram. Tapi percayalah, mereka melakukan hal-hal yang lebih dari itu.
Selain mesin espresso dan kopi itu sendiri, barista adalah ‘jiwa’ dari sebuah coffee shop. Mereka adalah faktor penting yang menjadi ‘wajah’ bagi sebuah kedai kopi. Mereka adalah orang-orang yang terlihat keren di balik mesin espresso, mengenakan apron dan kalau beruntung memiliki penampilan good looking yang membuat para kostumernya bahagia bahkan sebelum cangkir kopi mendarat di bibir. Tapi tahukah kamu bahwa barista bagaimana pun adalah manusia yang secara ajaib melakukan hal-hal yang mungkin tak kamu ketahui sebelumnya.
Barista Tak Melulu Membuat Kopi
Namanya memang barista, tapi tahukah kamu di awal karirnya barista harus melewati fase ‘berat’ seperti mencuci bercangkir-cangkir kopi, membersihkan meja dan kursi serta menyapu penjuru lantai. Yes, darling. Barista did all those things. Mereka yang baru bekerja di coffee shop mungkin berawal bukan dari menyentuh espresso machine, tapi cangkir kotor dan sapu.
Barista Tahu Mana Kostumer ‘Newbie’ atau Tidak
Barista yang memiliki jam terbang tentu tahu mengenali kostumernya. Di balik senyum ramah mereka di balik coffee bar, mereka tahu kostumer yang datang itu peminum kopi atau baru menjadi peminum kopi. Salah satu cara mengenali kostumer baru adalah cara mereka menyebutkan espresso menjadi ‘expresso’.
Barista Punya Toleransi yang Besar
Bahkan besar sekali untuk para kostumer yang datang ke coffee shop lima menit sebelum coffee shop itu ditutup. Atau sesaat setelah coffee shop tersebut buka padahal mereka belum selesai bersih-bersih. Barista bagaimana pun akan menerima pesanan kopi walaupun sudah di luar jam kerja mereka. Karena buat mereka kepuasan dari peminum kopi adalah prestasi yang tak ternilai harganya.
Barista Mencicipi Kopi Mereka Sebelum Mulai Bekerja
Tak banyak yang tahu bahwa para barista sering datang ke coffee shop sedikit lebih cepat dari shift mereka. Alasannya sederhana, mereka membuat kopi dan mencicipi agar rasa kopinya sama dan seragam di sepanjang hari. Jadi takkan ada rasa kopi berbeda antara cangkir pertama yang kau teguk dengan cangkir-cangkir selanjutnya. Mereka memulai membuat kopi untuk mereka sendiri dan menyeimbangkan rasanya sebelum menemui para kostumer yang akan mencicipi kopi mereka.
Barista Itu Mengedukasi
Kamu yang sering ngopi ke coffee shop pasti tahu benar kalau barista gemar memberi pengetahuan tentang kopi. Barista yang baik akan menjelaskan dengan sabar segala hal yang kostumernya tanyakan. Walaupun sering juga kostumer menyela dengan mengatakan “bikinin aja kopi yang paling” enak.
Barista (Juga) Selalu Sabar
Karena percaya atau tidak akan selalu ada kostumer coffee snob yang siap sedia menguji pengetahuan seorang barista. Jadi jika kamu tak tahu barista adalah orang-orang yang harus berpengetahuan karena mereka tak pernah tahu siapa yang datang ke coffee bar dan menguji mereka.
Setiap Barista adalah ‘Seniman’
Setidaknya para barista pernah menyajikan karya seni di atas kopi atau lebih sering dikenal dengan latte art. Hasil karya mereka ini sangat disukai banyak orang dan di pamerkan di ‘galeri media sosial’. Melukis di atas kopi adalah seni tersendiri dan para barista ini tahu benar menciptakan ‘seni’ dalam cangkir kopi.
Inilah beberapa hal tentang barista yang mungkin belum diketahui banyak orang. Selain beberapa poin di atas ada lagi tidak yang mungkin belum diketahui tentang barista? Ditunggu komentarnya ya.
Disunting dari buzzfeed.com
Foto dari mycafesupplies.com.au, scaa.org, warbyparker.com, squarespace.com





