Q ROBUSTA GRADER MENGURAI RASA ROBUSTA - Majalah Otten Coffee
R Grader peran penting dibalik karakter rasa robusta. Untuk menjadi spesial pastinya butuh banyak tahapan uji yang dilalui agar dapat dikatakan spesial.
Apa Itu R Grader
R Grader atau Q Robusta Grader adalah istilah untuk robusta grader yang mana merupakan orang ahli dan tersertifikasi untuk melakukan serangkaian penilaian kualitas untuk kopi robusta secara khusus. Profesi R Grader menjadi lini terdepan dalam menentukan kualitas dari kopi robusta itu sendiri, bahkan bisa menjadi konsultan dalam perencanaan perawatan dan pengolahan kopi robusta. Seorang R Grader yang telah diakui keahliannya dan tersertifikasi, memahami secara mendalam tentang karakteristik cita rasa kopi robusta bahkan sejak kopi robusta masih dalam tahap penanaman.
Karakter Kopi Robusta
Bisa dibilang jenis kopi arabika mendominasi penikmat kopi, karena karakternya yang ramah oleh penikmat kopi, namun bukan berarti jenis kopi robusta tidak memiliki penikmat setia. Jenis kopi arabika bukan lagi rahasia umum bahwa banyak sekali tahapan uji sebelum biji kopi menjadi sajian di secangkir kopi kamu hari ini. Bagaimana dengan kopi jenis robusta, apakah tidak ada quality control akan jenis ini. Hanya karena pemintanya lebih sedikit dibandingkan jenis arabica, bukan berarti tidak ada quality control. Saya pun awalnya berpikir demikian, ada apa dengan robusta? Ternyata ada orang yang berperan penting untuk menilik karakter rasa robusta; Q Robusta Grader atau sering disebut dengan R Grader.
Jangan terlalu dini men-judge bahwa robusta tidak ada penikmatnya, mari berkenalan sedikit tentang jenis kopi robusta. Robusta premium biasanya diincar para buyer untuk memenuhi kebutuhan coffee blend mereka. As known as, arabika lebih memiliki karakter rasa yang kaya, dan robusta lebih dominan rasa pahit, namun tidak demikian robusta menjadi tidak ada peminatnya. Untuk mereka yang minum kopi mencari kafein lebih, jenis robusta sangat sesuai, jenis ini memiliki dua kali banyaknya kadar kafein dibandingkan arabika.
Bentuk biji kopi robusta berbeda dengan jenis arabika, jika jenis biji kopi arabika berbentuk oval, biji kopi robusta cenderung bulat. Jika pohon kopi arabika memerlukan kontrol yang ekstra karena tidak terlalu tahan dengan hama dan cuaca ekstrim, pohon kopi robusta memiliki daya tahan yang baik. Mungkin ini yang menyebabkan pohon kopi arabika hanya bisa tumbuh di daerah sejuk pegunungan sekitar 1000-2300 dpl, berbanding terbalik dengan jenis robusta.

Perbedaan R Grader dan Q Grader
Profesi Q Grader adalah seseorang yang melakukan serangkaian uji penilaian kualitas khusus kopi arabika dan profesi R Grader secara khusus orang yang bertugas melakukan uji penilaian untuk kopi robusta. Menjadi seorang Q Grader maupun R Grader harus mengikuti tahapan yang telah terstandarisasi internasional yang nantinya tersertifikasi. Seorang Q Grader dan R Grader begitu banyak dicari oleh industri kopi karena memiliki kemampuan menilai kualitas kopi yang tentunya berkaitan dengan harga pasar. Pada lini produser kopi penilaian terhadap kopi akan mempengaruhi cara budidaya dan pengolahan pasca panen, dan pada lini roastery penilaian terhadap kopi berpengaruh pada perlakuan khusus untuk mengoptimalkan cita rasa dar kopi itu sendiri.
Potensi R Grader di Indonesia
Banyak sekali yang salah sangka tentang menjadi Q Grader maupun R Grader. Terlalu dibutakan dengan sebuah pencapaian, apa yang mereka capai jika menjadi seorang Q Grader atau R Grader. Mungkin pertanyaan ini muncul karena cost untuk latihan memanglah tidak sedikit. Menjadi seorang Q Grader maupun R Grader membuka peluang relasi luas, bahkan walaupun tidak lulus menjadi Grader, saat latihannya banyak manfaat yang didapat misalkan saja materi ilmu tentang kopi dan banyak lagi.

Fine Robusta dan kaitannya R Grader
Fine robusta adalah biji kopi jenis robusta yang melalui tahapan budidaya terstandarisasi mulai dari sortir teliti hingga pembersihan defect yang bertujuan untuk menjaga kualitas hasil panen. Cita rasa fine robusta juga bisa menandingi cita rasa kopi arabika, hanya saja pada praktiknya label fine robusta dipahami secara umum sebatas label untuk menaikkan harga jual robusta. Padahal untuk mendapatkan kualitas fine robusta, banyak hal yang perlu dilakukan dan serangkaian uji penilaian yang membutuhkan keahlian khusus.
Profesi R-Grader Untuk Industri Kopi Robusta
R Grader hadir bukan hanya berkontribusi di instansi-instansi kopi, tapi juga sebagai quality control untuk kopi jenis robusta. Maka dari itu untuk menjadi R Grader memerlukan latihan khusus dan sensory expert untuk mengenal karakter kopi robusta. Sebagai R Grader; Robusta Coffee Cupper pastinya mengidentifikasi tingkat body robusta di mulut. Latihan R Grader bukan hanya menghadirkan robusta cuppers yang hanya bisa mengidentifikasi body saja, melainkan;
- Secara objektif dapat menilai kualitas kopi yang layak.
- Mengidentifikasi, memberi nilai dan artikulasikan karakteristik kopi
- Mendeteksi coffee defects
- Mengkomunikasikan karakteristik kopi dengan terminologi industri secara umum
Robusta Cuppers (R Grader) di Indonesia masih terbilang sedikit dibandingkan Arabica Cuppers (Q Grader). SCAI – Speciality Coffee Association of Indonesia sebagai asosiasi kopi di Indonesia berkala mengadakan R Grader Course tiap tahunnya, dan instrukturnya dari luar negeri. Februari 2017 Dr Manuel Diaz salah satu dari 5 R Grader Instructor dunia didatangkan oleh SCAI untuk melatih mereka para calon R Grader.
Simpulnya, bahkan robusta juga mengalami banyak tahap uji kelayakan sebelum menjadi secangkir kopi kamu hari ini. Kopi selalu berhasil membuat penikmatnya terkesima.

Dipublikasi 31 mei 2017 dan diperbarui 17 januari 2023 oleh Yoga.
- Beberapa pembaruan disadur dari wawancara dengan R-Grader Mia Laksmi Handayani.
- src: coffeestrategies.com scaaeducation.org
- scai.or.id img: olympia coffee
