POST-GRIND BLEND VS POST-ROAST BLEND, MANA YANG TERBAIK - Majalah Otten Coffee
Komposisi house blend kopi bervariasi sesuai racikan para roaster, ada yang 100% racikan 2 kopi arabika, 70% : 30% untuk kopi arabika : robusta, ada juga yang 50% : 50% untuk kopi arabika : robusta. Bagaimana cara meraciknya?
SEBAGAI roaster tentu banyak hal yang menjadi pertimbangan ketika menciptakan resep kopi house blend, meracik 2 jenis kopi berbeda untuk mengkreasikan cita rasa baru perlu pengujian yang mendasar. Secara umum, praktik meracik kopi house blend yang digunakan adalah mencampur 2 jenis biji kopi berbeda yang sudah disangrai. Istilah populernya di kalangan roaster.
Post-roast blending adalah kegiatan mencampur 2 atau lebih biji kopi berbeda yang sudah disangrai dengan ragam pendekatan fundamental untuk menciptakan kopi house blend. Post-grind blending adalah kegiatan mencampur 2 atau lebih bubuk kopi berbeda yang baru saja digiling untuk mendapatkan cita rasa kopi house blend yang diinginkan.

Mengapa Tidak Mencampur Biji Kopi Mentah
Mengapa praktik mencampur kopi untuk house blend dicampur setelah biji kopi selesai disangrai, bukankah sebelum disangrai biji kopi mentah bisa dicampur kemudian disangrai. Jika diantara kamu pernah terpikir demikian, jawabannya ada pada setiap biji kopi mentah memiliki kondisi yang berbeda-beda. Tingkat kelembapan biji kopi mentah tentunya berbeda untuk setiap single origin yang datang.
Status dari biji kopi mentah ini juga yang memerlukan keahlian roaster mengidentifikasinya dan kemudian ditentukanlah profil sangrai yang sesuai untuk semakin mengoptimalkannya. Jika mencampur 2 atau lebih biji kopi mentah kemudian menyangrainya, praktik ini akan menyebabkan pengembangan profil biji kopi saat disangrai menjadi tidak merata.
Maka paling optimal untuk menciptakan kreasi cita rasa house blend yang diinginkan, praktik mencampur biji kopi setelah disangrai begitu populer. Jika berbicara soal cita rasa, maka ada kaitannya dengan ekstraksi kopi, bagaimana air memperlakukan bubuk kopi selama bersentuhan. Dengan demikian muncul sebuah eksperimen yang populer di kalangan pecinta kopi, meracik house blend dengan mencampur 2 atau lebih bubuk kopi yang baru saja digiling.

Ekstraksi Lebih Optimal Dengan Mencampur Bubuk Kopi
Tren menggunakan biji kopi house blend untuk menghasilkan cita rasa yang lebih menarik lagi, bukanlah hal baru di industri kopi. Malahan beberapa barista yang ikut kompetisi lebih memilih house blend dibandingkan kopi single origin. Dengan harapan cita rasa house blend mampu menjangkau ekspektasi rasa yang tidak bisa didapatkan dari kopi single origin.
Berbicara soal rasa, maka ekstraksi kopi menjadi fokus utama dan ekstraksi kopi mengacu pada gilingan bubuk kopi sebagai salah satu variabel ideal untuk membuat kopi. Gilingan kopi yang terlalu halus akan menciptakan kondisi ekstraksi secara berlebihan dan menghasilkan cita rasa yang kurang nyaman. Untuk mengoptimalkan cita rasa seperti yang diinginkan, maka kuncinya ada pada jenis gilingan yang digunakan.
Sementara itu, beberapa pecinta kopi berpendapat bahwa beda kopi single origin menampilkan cita rasa yang lebih menarik ketika digiling pada tingkat gilingan berbeda. Maka hal ini mendukung bahwa praktik mencampurkan 2 atau lebih bubuk kopi setelah digiling akan lebih optimal ekstraksi rasa.
Misalkan saja, bubuk kopi single origin asal Jawa yang digiling medium-fine dicampur dengan bubuk kopi single origin asal Sumatera yang digiling medium-coarse. Akan berbeda profil rasanya ketika kedua arabika ini dicampur setelah sangrai dan digiling kemudian diseduh.

Post-Grind Blending Penjelajahan Cita Rasa House Blend
Hanya saja, walaupun secara teori Post-Grind Blending lebih memiliki cita rasa yang menarik dibandingkan Post-Roast Blending. Tantangannya ada pada di efisiensi waktu jika hal ini diterapkan di kedai kopi sebagai menu utama. Ekstraksi kopi ideal butuh bubuk kopi segar yang baru saja digiling, tentu akan ada jeda beberapa detik ketika melakukan gilingan yang kedua.
Untuk pecinta kopi yang ingin bereksperiman, praktik mencampurkan bubuk kopi untuk menemukan house blend dengan cita rasa menarik. Post-Grind Blending akan menuntun kamu pada penjelajahan rasa yang begitu berkesan.

Disadur dari beberapa sumber artikel house blend.
