PERILAKU KONSUMSI KOPI SIAP MINUM (RTD) PADA GENERASI Y DAN GENERASI Z - Majalah Otten Coffee
Setiap orang memiliki kecenderungan berbeda ketika memutuskan untuk minum kopi, hal ini dipengaruhi berbagai variasi penyebab seperti budaya, sosial, personal dan psikologisnya.
STUDI ini mempelajari perilaku konsumsi kopi keduanya, antara Gen Y dan Gen Z khususnya pada kopi ready-to-drink di Indonesia. Melibatkan 200 responden yang diberikan 16 pertanyaan mendasar seputar konsumsi kopi serta 6 pertanyaan seputar demograpik. Penafsiran secara umum, generasi Y (1981 – 1996) merupakan mereka yang pertama kali terpapar internet berpola pikir terbuka dan memiliki motivasi untuk mengejar ketertinggalan dan generasi Z (1997 – tahun seterusnya) merupakan mereka yang sudah teredukasi khususnya perihal internet, inovasi dan kreatif.
Perilaku Konsumsi Gen Y dan Gen Z

Studi ini mengklasifikasikan beberapa jurnal lainnya yang dirangkum dalam kelompon identifikasi kebiasaan minum kopi antara generasi Y dan generasi Z yang memiliki perbedaan dan juga kesamaan dalam beberapa hal.
- Preferensi menu kopi, Gen Y dan Gen Z cenderung memilih minuman kopi specialty, kopi dari mesin espresso dan kopi ready-to-drink.
- Produk kopi yang sering dibeli, Gen Z biasanya beli minuman kopi dingin dan sajian kopi hangat variasi kopi smoothies.
- Prioritas membeli produk kopi, Gen Y membeli kopi berdasarkan kisah personal dibalik produk tersebut, Gen Z membeli kopi karena menurut mereka minuman yang spesial.
- Pola pembayaran dan keinginan, Gen Z cenderung menghabiskan uang lebih sedikit dengan keinginan pada kopi fokus pada ekspektasi pengalaman daripada sekedar minum kopi.
- Keinginan mencoba variasi produk kopi, Gen Y lebih menyenangi mencoba varias produk kopi karena mereka mengikuti tren, termasuk kopi ready-to-drink, nitro coffee, dan minuman kopi dingin lain.
- Ketertarikan kualitas produk kopi, Gen Y menyukai kisah dibalik kopi itu sendiri, mulai dari kualitas, bagaimana distribusinya, penanaman kopi dan metode seduhnya.
- Cara memesan kopi, Gen Y menyenangi hal yang terkesan berteknologi seperti perpesanan melalui order di smartphone, Gen Z pesan kopi secara langsung di gerai yang ditemui sambil membawa kopi pergi.
Kesimpulan Berdasarkan Kuesioner

Generasi Y dan generasi Z merupakan penggemar minuman kopi sehingga dalam beberapa hal memiliki kesamaan sehingga pada yang berikutnya menjelaskan keduanya sebagai penggemar kopi yang telah memberikan jawaban dari sebaran kuesioner.
- Penggemar kopi lebih menyukai minum kopi pada rentang 2 minggu sekali dan 1 minggu sekali.
- Penggemar kopi lebih sering minum kopi di cafe dan membawanya pulang / pesan dari smartphone minum di rumah ataupun di kantor.
- Penggemar kopi cenderung menyukai kopi dari kopi kenangan, kopi janji jiwa dan kedai kopi lokal.
- Penggemar kopi sering mengajak teman untuk minum kopi atau minum kopi sendiri.
- Penggemar kopi sering ke kedai kopi pada saat hari kerja dan selebihnya pada akhir pekan.
- Penggemar kopi sering berkunjung ke kedai kopi pada jam 4 sore – 7 malam dan 12 siang – 3 sore.
- Penggemar kopi lebih menyukai produk kopi; iced coffee milk, cappuccino.
- Penggemar kopi lebih menyukai kopi yang disajikan dingin.
- Penggemar kopi lebih menyukai memesan minuman mineral dan teh sebagai minuman sampingan.
- Penggemar kopi lebih sering beli kopi pada rentang harga 20.000-29.000
- Penggemar kopi ingin membeli kopi tidak ada alasan khusus hanya sekedar ingin.
- Penggemar kopi memilih kedai kopi yang memiliki cita rasa kopi yang enak.
- Penggemar kopi menghabiskan waktu ke kedai kopi untuk mengobrol dan melakukan pertemuan.
Kesimpulan menyeluruh, generasi Y dan generasi Z lebih menyukai kopi yang disajikan dingin, dan cenderung pergi ke kedai kopi untuk kebutuhan sosial, dengan rentang harga yang sering dibelanjakan untuk kopi pada Rp 20.000-29.000.

Sumber berdasarkan jurnal penelitian di International Journal of Travel, Hospitality and Events journal.polteksahid.ac.id/
