BEDA LIGHT ROAST, MEDIUM ROAST, & DARK ROAST COFFEE
Beda level roasting maka akan membuat kopi menjadi berbeda rasa pula, light, medium, dan dark roast berbeda proses dan cita rasa akhir.

MENGETAHUI macam-macam tingkatan roasting pada kopi sama pentingnya dengan mengetahui single origin apa yang akan kamu beli untuk diseduh nantinya. Tingkatan roasting, cara seduh dan single origin termasuk 3 faktor penting yang akan menentukan seperti apa karakteristik kopi yang akan keluar ketika diseduh. Sebelumnya kami sudah pernah membahas tentang apa yang terjadi ketika proses roasting berlangsung, di sini. Dari proses itu jugalah akan ditentukan berikutnya apakah kopinya akan menjadi light, medium, atau dark. Simak macam-macam bedanya berikut ini.

Apa Itu Roasting
Proses roasting kopi merupakan kegiatan memanggang biji kopi hijau oleh roaster, menggunakan mesin sangrai kopi pada suhu roasting sekitar 180 – 250 °C yang dinaikan bertahap dan dipanaskan 7 hingga 20 menit sesuai level roasting yang diinginkan. Fase roasting kopi sendiri terdiri beberapa tahapan dimulai dari drying (pengeringan), yellowing (penguningan), first crack (pecahan pertama), roast development, second crack (pecahan kedua) dan pengulangan tahap selanjutnya.
Reaksi Maillard ketika kopi disangrai memberikan waktu untuk senyawa rasa dan warna biji kopi mulai terekspos kemudian dieksplorasi lebih lanjut. Pada tahap awal fase roasting di suhu antara 150-200°C, turunan senyawa gula dan asam amino yang terkandung pada kopi mulai bereaksi membentuk senyawa aroma dan karakter rasa. Lebih jelasnya lagi, Reaksi Maillard juga lebih dikenal dengan reaksi karamelisasi yang mengubah warna biji kopi mentah yang semula hijau menjadi kecoklatan.
Kurang lengkap jika belum cari tau hal ini!
Mengenal Proses Coffee Cupping Uji Kualitas Rasa
Rekomendasi Mesin Sangrai Kopi Rumahan
10 Mesin Kopi Otomatis Praktis Untuk Semua Kalangan

Fenomena reaksi maillard tidak hanya pada proses kopi disangrai, namun kerap dijumpai pada industri F&B seperti memasak, memanggang, dan sebagainya. Kandungan turunan senyawa gula dan asam amino dari bahan makanan seperti daging, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan bahan lainnya ketika dipanaskan akan memberikan respon menghadirkan rasa dan mengubah warna. Reaksi ini ditemukan oleh ahli kimia Louis Camille Maillard berkebangsaan Perancis, dan hingga sekarang beberapa orang menjadikan reaksi maillard sebagai indikator tingkat kematangan proses memasak, memanggang dan sejenisnya.

Light Roast
Light roast coffee adalah level sangrai yang memiliki karakter rasa lembut, pada prosesnya dipanggang dalam suhu sekitar 180-205°Celcius. Selama pemanggangan light roast, biji kopi berwarna coklat muda dengan kandungan kafein yang tinggi dan kilau minyak tidak terlalu terlihat.
Untuk mereka yang menyukai kopi dengan tekstur mirip seperti teh dan karakteristik lembut, light roast adalah tingkat sangrai yang cocok. Kamu bisa memeriksa biji kopi yang dibeli untuk mengetahui tingkatannya. Biji kopi yang disangrai secara light umumnya bukan hanya akan terlihat seperti “versi paling muda” dari warna coklat kopi, tapi juga tidak ada kilau minyak yang terlalu kelihatan di permukaan biji kopi.
Semakin lama biji kopi disangrai, maka akan semakin banyak juga minyak yang akan muncul di permukaan biji kopi. Karena biji kopi ‘light roasted’ cenderung disangrai dalam waktu yang tidak lama –dan kadang dalam temperatur rendah, minyak kopi pun belum sempat muncul ke permukaan biji kopinya.
Simak juga mesin pembuat kopi untuk menambah wawasan roasting kamu.
Medium Roast
Medium roast coffee adalah proses sangrai setingkat di atas light roast, suhu pemanggangan biji kopi sekitar 210° Celcius. Karakter warna biji kopi kecoklatan selama prosesnya, level medium roast paling umum untuk seduh kopi manual brew.
Teksturnya sedikit mirip teh dan setingkat lebih “tanned” dari light roast. Hampir sama seperti light roast, jika melihat biji kopi yang disangrai dalam level ini, maka kita pun tidak akan menemukan minyak kopi yang terlalu kentara pada bijinya. Namun jika kamu mencoba dua kopi seduhan ala manual brew yang masing-masing disangrai dengan light dan medium, maka kamu akan merasakan perbedaannya.
Kopi yang disangrai dalam level medium cenderung memiliki rasa yang lebih intens dibandingkan dengan light, tapi kadarnya tetap tidak sekuat dark roast. Karena ia mampu menghadirkan rasa dan komposisi yang pas, tidak heran kalau level roasting ini pun cukup popular di banyak roaster.
Medium-dark Roast
Medium-dark roast coffee adalah level sangrai yang menghadirkan karakter rasa kuat dan lebih intens, suhu panggang sekitar 225° Celcius. Pada prosesnya, biji kopi medium-dark roast mulai terlihat kilau minyak dan berwarna agak gelap.
Selanjutnya dalam spektrum rasa kopi adalah level medium-dark. Ini adalah tingkatan yang akan menghadirkan body lebih heavy dan lebih intens pada kopi. Biji yang disangrai dalam level ini cenderung sudah memiliki tampilan kemilau minyak pada permukaan biji kopi. Ketika diseduh pun rasanya sudah lebih membentuk karakter pahit-manis yang nikmat.
Dark Roast
Dark roast coffee adalah penyangraian paling gelap dibandingkan light roast dan medium roast. Karakter minyak di permukaan biji kopi pun terlihat jelas. Suhu panggang dark roast umumnya di atas 225° Celcius.
Kopi-kopi dark roast (dan level di atasnya semacam Italian, Vienna atau French roast), umumnya dilakukan jika kopi tersebut akan ditambahkan lagi dengan campuran susu, gula dan sebagainya menjadi entah cappuccino, latte, flat white dan sebagainya. Jarang sekali kopi seduh manual, alias manual brew, yang menggunakan level sangrai ini. Kopi dark roast pada dasarnya hampir tidak lagi menyimpan karakter apapun selain rasa gosong dan pahit yang hangus. Sekiranya pun ada karakter asli tersisa, itu pun sudah sangat sedikit sekali. Keunggulan kopi dark roasted ini, menurut saya, terlerak pada aromanya yang wangi dan harum begitu diseduh dengan air panas.
Untuk mengenali biji kopi dark roast kita bisa melihat dari biji kopinya. Biasanya kopi yang disangrai dalam level ini terlihat sangat mengkilap karena oil atau minyak (kopi) yang dikandungnya dikeluarkan cukup banyak akibar proses sangrai yang lama. Oh, satu lagi keunggulan kopi level dark roast ini menurut saya adalah.. cantik difoto, untuk Instagram. Lol.

Mengapa Kopi Terasa Enak dan Aromanya Nikmat
Sering dipertanyakan tapi bisa berbeda versi jawabannya, mereka yang mencintai proses penyajian mungkin akan menjawabnya dengan teori penyeduhan. Mereka yang memiliki wawasan tentang kebun kopi akan menjelaskannya dengan sebab-akibat tanaman kopi tumbuh subur. Hingga menghadirkan buah ceri kopi kaya akan rasa ketika nantinya disangrai. Dan sisi roasting kopi juga memiliki jawaban tersendiri, mungkin seperti ini penjelasannya mengapa kopi terasa enak dan beraroma nikmat.

Ketika biji kopi hijau disangrai, perbedaan utama berasal dari reaksi kimia yang terjadi pada biji kopi tersebut di suhu pemanggangan tertentu. Hasil dari senyawa kimia merespon suhu ketika biji kopi dipanggang, menghadirkan karakter biji kopi yang aromatik, asam, dan komponen rasa lainnya yang tercipta. Bahkan lebih detail lagi roaster memiliki wawasan untuk memberikan ruang yang cukup untuk mengoptimasi biji kopi yang disangrai sehingga membangun karakter rasa yang diinginkan, tingkat keasaman, aftertaste dan tingkat ketebalan kopi (lebih dikenal body).
Sekilas, karakter rasa dari level roasting bisa disimpulkan semakin gelap biji kopi disangrai akan memberikan cita rasa kopi yang tebal hampir pahit, karakter rasa umumnya lebih ramah di level roasting medium dan mendekatinya. Yuk berkenalan dengan level roasting lebih jelas lagi.
Kesimpulan
Mengetahui jenis-jenis tipe roasting ini, sekali lagi, sangat penting untuk membantu penggemar kopi memilih apa yang mereka sukai dan apa yang akan mereka beli. Tapi yang perlu diingat adalah standar “tingkatan jenis roasting” di berbagai roaster itu berbeda-beda pula. Misalnya, kopi light roast di Roaster A mungkin dikategorikan sebagai light roast, tapi jika dibandingkan dengan light roast di Roaster B bisa saja tekstur dan karakteristiknya sedikit lebih dark. Dan seterusnya.
Rekomendasi mesin kopi rumahan
Disc. hingga 1JT* Mesin Kopi Breville

Artikel ini diperbarui oleh Yoga, tanggal 11 mei 2023.
