MUSIK DAN KEDAI KOPI - Majalah Otten Coffee
Kedai kopi tanpa musik yang sayup-sayup adalah espresso tanpa krema. Tanpa musik kedai kopi adalah kehampaan. Setidaknya itu untuk saya.
PERNAHKAH kamu merasakan betapa nyamannya duduk di kedai kopi bukan karena rasa kopinya saja namun juga suasana yang sepaket dengan playlist-nya? Kalau kamu pernah merasakan itu berarti kita berada di satu lingkar yang sama. Untuk saya (dan beberapa teman seperkopian yang baik hatinya), kedai kopi yang baik harus diiringi dengan playlist yang menyenangkan juga. Tak musti indie, popular atau pemenang Grammy Awards, namun setidaknya bisa menularkan kenyamanan dan memberi perasaan penuh dan betah.

Sebut saya berlebihan tapi saya pernah tidak datang lagi ke satu kedai kopi dikarenakan playlist-nya yang membuat saya berdebar-debar karena terlalu berisik. Saya tahu pasti debar ini bukan karena kopi, tapi karena musiknya yang kurang friendly untuk telinga saya. Mungkin saya yang salah, mungkin saya memang bukan market kedai kopi ini tapi begitulah besarnya pengaruh musik di sebuah kedai kopi.
Selain itu saya sangat berterima kasih kepada kedai kopi yang mengganti playlist-nya secara berkala. Mereka sadar benar bahwa pengunjung tetap pasti akan jemu dengan lagu yang mungkin saja sedap tetapi karena tak pernah diganti memberikan rasa bosan. Juga Saya sangat berterima kasih pada kedai kopi yang mengganti playlist-nya di hari-hari tertentu. Hari Natal, misalnya, diisi dengan lagu-lagu santai mengisi hawa liburan. Atau Hari Kasih Sayang yang menebar lagu-lagu cinta. Kedai kopi yang peka zaman dan situasi lalu mengaplikasikan kepekaannya pada daftar lagi mendapat penghormatan penuh dari saya. Bravo!

Lalu bagaimana dengan kedai kopi yang secara berkala mengadakan live performance di kedainya? Untuk saya tak ada masalah. Mungkin saya akan datang sekali dua kali tergantung dengan mood dan keperluan saya di kedai kopi itu. Tapi jujur, untuk saya live music akan seru jika sesekali. Jika setiap hari saya mungkin takkan mampir lagi karena mengganggu kekhusyukan saya menikmati kopi.
Tapi lagi-lagi perihal musik di kedai kopi ini sangat subjektif. Apa yang saya paparkan mungkin tidak sesuai dengan yang kamu amini. Jangan buru-buru marah ke saya, karena seperti kopi yang beda-beda nikmatnya, perihal musik di kedai kopi juga beda serunya. Kalau kamu bagaimana? Kedai kopi mana yang paling seru playlist-nya?
Foto utama theconnectionexchange.com

