METODE CARA MENAKAR BAHAN RACIKAN COFFEE MOCKTAIL - Majalah Otten Coffee
Cara meracik cocktail tidak jauh berbeda penerapannya untuk meracik coffee mocktail, istilah penamaan ini merujuk pada bahan yang digunakan selama pembuatannya.
COFFEE mocktail mengacu pada sajian racikan minuman tanpa menggunakan minuman beralkohol seperti umumnya resep cocktail populer pada minuman martini. Namun pun demikian semakin berkembang teknologi di industri beverages, tidak khayal jika nantinya akan ada variasi resep martini menggunakan bahan nonalkohol yang karakter rasanya serupa alkohol. Perkembangan cocktail memiliki sejarah panjang, bahkan tiap resepnya menyimpan kisah tersendiri, begitu juga sajian kopi yang menyimpan kisah menarik. Maka tidak heran jika tren sajian coffee mocktail begitu populer dan banyak yang ingin mencobanya sendiri di rumah.
Walaupun bahan dasar dari racikan coffee mocktail adalah espresso dan sirup, tapi langkah demi langkah pembuatannya tidak akan sama. Oleh karena itu sebelum mencobanya, pahami dulu teknik dasar cara menakar espresso dan menakar sirup yang digunakan untuk meraciknya menjadi minuman coffee mocktail. Secara umum ada dua alat yang digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kenyamanan seseorang selama meracik coffee mocktail.

Jigger
Jenis jigger banyak sekali, dan kegunaannya sama saja, untuk menakar bahan minuman. Bentuknya paling umum seperti 2 kerucut yang posisinya saling berlawanan. Kedua sisi jigger ini pun memiliki kapasitas takar yang berbeda, keduanya bisa digunakan untuk menakar bahan minuman sesuai kebutuhan. Kapasitas terkecil dari jigger standar 20ml dan 40 ml pada sisi satunya, namun ada juga kapasitas jigger 30ml dan 60ml.
Menariknya lagi, ada jenis lain dari jigger dan bentuknya hanya 1 kerucut, sebutannya adalah easy jigger. Penamaan easy jigger sendiri karena jigger bentuk ini mudah digunakan, tidak hanya mudah untuk proses penuangan tapi mudah juga ketika manakar. Bahan easy jigger lebih sering transparan sehingga mudah untuk melihat kapasitas takarannya.

Gelas Takar
Dari penamaannya sudah jelas, bentuknya seperti gelas berbeda dengan bentuk jigger itu sendiri, kegunaannya tentu sama untuk menakar kapasitas bahan yang digunakan. Bedanya gelas takar ini ada yang kecil dan ada juga yang besar, sementara jigger sendiri cenderung digunakan untuk menakar kapasitas bahan maksimal 60ml. Tergantung kapasitas dari gelas takar itu sendiri, fungsinya menjadi lebih luas lagi bisa sebagai wadah mencampur bahan sebelum nantinya dituang ke gelas penyajian.
Pada resep coffee mocktail tertentu, semua bahan diracik terlebih dahulu dalam satu wadah lain, dalam hal ini menggunakan gelas takar dengan kapasitas agak besar. Bahkan gelas takar ini juga fungsinya bisa sebagai wadah untuk nantinya disaring menggunakan strainer menuangnya ke gelas saji.
Free Pouring
Beberapa bartender profesional ketika membuat coffee mocktail malah tanpa jigger maupun gelas takar, mereka langsung menuangkan bahan meluncur dari botolnya. Jika demikian, pastinya konsistensi dari karakter rasa minumannya akan berbeda-beda di setiap penyajian. Faktanya, mereka tetap menakarnya dengan cara yang berbeda, teknik menuang tanpa jigger ini disebut free pouring.
Metode free pouring ini mengandalkan hitungan waktu per detik selama penuangannya, hanya saja walaupun terkesan atraktif tapi akurasi dari kapasitasnya tidaklah terlalu akurat. Lebih konsisten jika menggunakan jigger dan gelas takar.
Apakah kamu sedang mencoba membuat coffee mocktail sendiri di rumah, kami rekomendasikan resep coffee moctail berikut ini.

