MENIKMATI SORE DI YODDOI COFFEE - Majalah Otten Coffee
Sore itu hari terakhir di Chiang Rai, sudah sepantasnya saya menghadiahkan kenikmatan terbaik sebelum meninggalkan kota kecil penuh kisah ini.
LANDMARK kota Chiang Rai adalah sebuah Clock Tower berwarna keemasan yang berada di tengah kota. Landmark ini juga yang menjadi nyawa kota yang berada di Utara Thailand yang sungguh kaya akan budaya. Saat melakukan perjalanan ke sini tak ada ekspektasi apapun selain candi-candi yang tersebar di seluruh kota. Tapi pelan-pelan pandangan saya berubah tentang kota ini. Kota kecil yang sehabis senja sudah sunyi senyap ini memberi damai yang lain. Termasuk kedamaian pada kedai-kedai kopinya.

Sorei itu hari terakhir saya dan teman-teman di Chiang Rai. Kami sudah bertualang dengan puas selama berhari-hari. Kini saatnya menikmati kota di balik kedai kopi yang menebar nyaman. Terpilihlah Yoddoi Coffee, sebuah kedai kopi yang berada di persimpangan jalan tepat di depan Clock Tower Chiang Rai yang tersohor itu.

Dengan perasaan sedih karena harus meninggalkan Chiang Rai malam ini kami mendadak haru karena kedai kopi ini ternyata menjadi persinggahan banyak pejalan yang singgah sambil meneguk kopi nikmat, sama seperti kami. Karena cuaca Chiang Mai sedang hangat-hangatnya dengan cahaya matahari sore yang berpendar cantik, kami memilih duduk di indoor. Karena di luar sungguh panas sekali. Setelah memelajari menu terpilihlah Yoddoi Iced Coffee yang memberi sejuk pada tenggorokan. Tak seperti iced coffee lainnya, yang satu ini ternyata dicampur madu. Sempurna dengan rasa pahit kopi yang sepertinya di-roasting di level medium to dark.

Keseruan nongkorng di Yoddoi Coffee tak hanya sebatas karena lokasinya yang sangat strategis. Tapi interior kayunya yang menambah kesan cantik dan hangat pada kedai kopi ini. Harga kopinya juga tidak menyobek kantong. Rata-rata aneka menu espresso base-nya terjangkau dengan kualitas kopi yang lumayan untuk sekelas kota kecil seperti Chiang Rai.

Tak hanya kopi, ternyata coffee shop ini juga menyediakan menu makanan yang bisa mengganjal perut lapar. Aneka burger (bahkan veggie burger) pun ada di sini. Rasanya pemilik Yoddoi Coffee ini benar-benar memikirkan cara membuat sebuah kedai kopi yang nyaman dan affordable untuk semua kalangan (baik turis maupun penduduk lokal).

Tak hanya itu, saya juga sempat membaca kalau Yoddoi Coffee juga memiliki kebun kopi yang mereka kelola sendiri. Jadi mungkin mereka menggunakan kopi dari kebun mereka sendiri untuk kedai kopinya. Dan seperti tahu kebutuhan para pejalan, Yoddoi Coffee juga menjual sovenir khas Chiang Rai seperti kartu pos, maninan kunci, kaos dan lain-lain yang berbau Chiang Rai. Jadi jika kamu tidak sempat membeli oleh-oleh, Yoddoi Coffee juga menyediakan yang para pejalan butuhkan.

Intinya, keputusan untuk menghabiskan sisa hari di Chiang Mai pada sebuah kedai kopi bernama Yoddoi Coffee adalah keputusan yang tepat. Menyeruput kopi nikmat sambil melihat dunia berlalu pelan dari kedai kopi adalah rasa syukur paling sederhana yang tak bisa ditolak.

