MENGISI BATERAI HANDPHONE DENGAN PANAS KOPI? BISA? - Majalah Otten Coffee
Bisa. Di masa depan nanti segala energi yang kita kira tak berguna bisa digunakan untuk banyak kebutuhan.
SEPERTI yang dilakukan dua mahasiswa Copenhagen yang bekerja sama dengan IKEA dalam program mereka “future-living lab and exhibition space”. Seperti kita ketahui bahwa IKEA sebuah perusahaan ternama perihal rumah dan isinya berniat di masa depan nanti akan membuat furnitur yang lebih eco-friendly dengan memanfaatkan teknologi tanpa membuang energi tersebut sedikitpun.
Salah satu rancangan yang mungkin akan diluncurkan nanti adalah sebuah meja, sebut saja meja makan dan coffee table yang di dalamnya ditanam sebuah pad yang berisi elektromagnetik dan juga table pod. Para mahasiswa ini mengatakan bahwa banyak sekali energi panas yang terbuang di sekeliling kita. Pun kita terlalu menyia-nyiakan energi panas begitu saja dalam kegiatan sehari-hari kita.
Semisal saat kita menyeduh kopi dalam satu teko. Saat kita meletakkan server atau teko tersebut di meja makan, sebenarnya kita telah menyia-nyiakan sumber energi panas. Panas yang terdapat di dalam kopi tersebut sebenarnya bisa digunakan untuk hal lain jika ‘ditampung’ oleh sebuah alat. Di sinilah teknologi itu bekerja. IKEA dibantu dengan para mahasiswa ini menciptakan meja yang bisa menampung daya panas tersebut.
Dengan kata lain, kamu harus meletakkan kopimu di atas pad yang ditanam di meja tersebut agar panasnya dapat diserap. Sedangkan di sisi lain dari meja tersebut ditanam pula table pod yang pada permukaannya kamu bisa meletakkan handphone kamu untuk diisi dayanya. Sampai di sini sudah paham kan?
Ya, meja yang didesain ini semacam tempat berpindahnya energi panas yang berubah menjadi listrik dan bisa digunakan untuk banyak hal. Dan sumbernya tentu dari beragam panas yang tiba di atasnya. Bayangkan dalam sehari ada berapa benda panas yang kamu masak atau kamu seduh dan dibuang begitu saja? Jika ini benar-benar diluncurkan di masa depan nanti ada begitu banyak energi yang disimpan dan rupiah yang ditabung, bukan?
Ah, semoga setiap seduh kopi kelak menjadi energi listrik yang berguna ya!
Artikel disunting dari Smithsonian Magazine

