MENGINTIP TREN KOPI 2016 - Majalah Otten Coffee
First of all: Happy New Year! Then, here comes the question: what’s hot this year?
SEPERTI halnya tahun-tahun baru yang sudah lewat, setiap pembukaan tahun pun akan selalu diawali dengan pertanyaan: apa yang bakal tren di tahun ini? Pertanyaan yang sama juga berlaku untuk dunia kopi. Setelah tahun 2015 ditutup dengan segala macam pergerakan kopi yang cukup wow, mulai dari nitro cold brew, draft latte sampai flavored coffee drinks selanjutnya… apa lagi yang bakal hits di dunia kopi tahun 2016 ini?
Well, sebelum penasaran kalian makin membuncah, berikut kami rincikan berbagai kemungkinan tren kopi yang bakal naik daun seperti yang “diramalkan” oleh berbagai coffee company yang cukup terkenal di dunia. Silakan disimak. :p
1. Slow coffee movement
Banyak ahli yang memerkirakan bahwa gelombang keempat di dunia kopi—bahasa kerennya, fourth wave of coffee–adalah slow coffee movement dan cold. Gaya cold drip atau cold brew yang biasanya memerlukan waktu semalaman dan penyeduhan yang cenderung lama/slow akan menjadi in tahun ini. “Pun penggemar kopi sekarang sudah menemukan banyak cara baru dalam menyeduh kopi tanpa harus melibatkan paparan panas atau suhu ekstrim. Mode cold brew yang ngetren dua tahun belakangan hanyalah permulaan, tahun ini menu cold coffee drinks akan semakin bervariasi.” –Todd, CEO dan head coffee geek di La Colombe.

2. Semakin banyak signature drinks yang bermunculan
“Beberapa waktu lalu, kita bisa melihat bahwa specialty coffee shop sekalipun juga sudah ikut menyajikan variasi menu yang melibatkan campuran susu dan gula di dalamnya. Jadi tren berikutnya yang diprediksi adalah kebangkitan signature coffee drinks –yang cenderung manis. Bisa dilihat bahwa signature drink sebelumnya dari Toby’s Estate, yaitu Apple Betty dan Espresso Julep telah menjadi big hit di kalangan penggemar kopi (di Amerika) dan bahkan Sprudge menaruhnya sebagai salah satu daftar minuman kopi terenak musim ini. Jadi tidak heran jika di 2016 pun akan semakin banyak menu-menu signature coffee drinks yang bermunculan dari berbagai coffee shop/café.” –Amelia Evens, retail general manager di Toby’s Estate.
3. Espresso adalah segalanya
“Dalam industri kopi, kualitas biji kopi dan pentingnya penggunaan kopi specialty adalah dua tren yang berpengaruh dalam membentuk masa depan kopi. Terlepas apakah peminum kopi itu adalah peminum kopi berpengalaman atau hanya penggemar yang sekedar menikmati cangkir pertama saja, tapi semuanya sama-sama mengharapkan minuman kopi berkualitas yang otentik, dibuat sendiri dan berkualitas tinggi. Lebih jauh, kopi specialty dan minuman-minuman espresso-based telah berkembang dengan sedemikian pesatnya, jadi tidak heran jika tahun ini pun hal serupa akan tetap meningkat.” –Chris Fuqua, vice president Dunkin’ Donuts Brand Marketing & Global Consumer Insights & Product Innovation.
4. The future is icy
Seirama dengan La Colombe, Stumptown Coffee pun sama meramalkan bahwa masa depan kopi adalah segala yang icy dan dingin-dingin. “Hot coffee memang telah berinovasi di dekade sebelumnya, namun dua tahun belakangan, yang paling menjadi sorotan adalah menu-menu cold coffee drinks. Belum lama ini, Stumptown Coffee menggelar event Cold Brew Throwdown dimana para roasters, brewers dan barista professional dari seluruh Northwest bertemu. Hasilnya, banyak sekali variasi menu-menu cold brew inovatif yang diperkenalkan (mungkin bahkan untuk pertama kalinya) di event itu, seperti Date Coffee Shakes, Hopped Cold Brew, Cold Brew Soda, dan sebagainya.
Sebagai tambahan, kami melihat banyak restoran, bar dan mixologist yang mulai membuat variasi cold brew cocktails yang mengagumkan. Bidang ini benar-benar begitu potensial.” –Diane Aylsworth, director of cold brew di Stumptown Coffee.

5. Coffee goes global
Teknologi yang semakin maju juga memungkinkan racikan kopi-kopi tradisional dari negara-negara tak jamak di Asia semakin mendapat panggung di dunia kopi internasional. Contohnya saja, jika dulu kopi ala Vietnam drip pernah didengar saja pun tidak, sekarang siapa sangka kalau Vietnam dripped coffee malah menjadi salah satu favorit di mancanegara. Atau, kopi dengan campuran condensed milk alias susu kental manis seperti yang umum disajikan di Indonesia, Thailand atau Malaysia, misalnya. Dulu mungkin saja kopi semacam ini hanya dikenal di negaranya, tapi belakangan menu-menu kopi ini justru telah dikenal di berbagai negara di luar Asia. Budaya-budaya kopi lokal telah merambah tren global dan kemungkinan itu masih akan tetap berlanjut di tahun ini. –Jay Isais, senior director divisi kopi di The Coffee Bean & Tea Leaf.
6. Tren kopi justru dimulai sejak dari coffee tasting room/bar
“Hal menakjubkan tentang kopi adalah meskipun minuman sudah ada selama 1.200 tahun, tapi kita masih saja tetap menemukan cara-cara baru dalam menyajikan atau meminumnya. Semua itu mungkin terjadi karena adanya coffee tasting room atau bar. Belakangan kita bisa melihat bahwa banyak coffee shop dan café yang kini menambahkan ruangan khusus bernama coffee tasting room/bar sebelum mereka mengeluarkan menu kopi baru di café mereka.” –Starbucks.
7. Semakin banyak single origin dan varietas kopi yang diitemukan
Tren manual brew yang menggila beberapa tahun terakhir bisa dikatakan adalah pembuka menuju penemuan-penemuan baru lain di dunia kopi. Para ahli dan professional kopi semakin terbuka dan bahkan seolah berlomba untuk menemukan inovasi dan segala yang terbaru dalam dunia kopi. Kombinasi antara varietas dan single origin baru, bisa jadi, adalah salah satu hal besar dalam dunia kopi yang akan terjadi tahun ini. –Erin Meister, coffee expert.
Jadi, gimana menurut kalian? Apakah ketujuh daftar di atas bakal terjadi di 2016? Atau kalian punya prediksi lain barangkali? Yuk, di-share. Selamat minum kopi!


