MENGAPA KOPI TIDAK ADA HABISNYA KETIKA DIPERBINCANGKAN - Majalah Otten Coffee
Semakin ke sini, hari demi hari kopi menjadi sajian minuman yang disajikan secara classy. Semacam berebut, tiap orang ingin menguasai ihwal perkopian secara umum mau pun secara khusus. Sebabnya, semakin hangat di mana pun kopi diperbincangkan, apa sebabnya?
NIKMATNYA kopi bukan sekadar memenuhi kebutuhan, kadang tanpa sadar mereka penikmat kopi semacam terjangkit bahagia kemudian menyebarkan fatwa bahwa kopi sungguh nikmat. Jangan heran jika kamu punya teman yang sungguh cinta akan kopi, kamu pun perlahan akan terikut menikmati kopi sama halnya seperti teman kamu. Sudah seperti bukan rahasia lagi, bahwa kopi yang nikmat akan menemukan penikmatnya di mana pun mereka berada. Bahkan mereka yang katanya tidak bisa minum kopi, bertahap akan berkenalan dengan sajian kopi yang berkelas ini.
Mungkin, pada awalnya kita yang tidak terlalu mengenal sedikit pun tentang kopi akan berpikiran sempit menanggapi orang yang mendedikasikan diri untuk tanaman kopi, hingga traveling ke banyak negeri dan berburu biji kopi yang menarik. Tapi setelah sedikit berkenalan, dan menyesap nikmatnya kopi, barulah kita mengetahui alasan banyak orang mendedikasikan diri pada industri kopi. Dan kita yang hanya bisa menikmati kopi dari cangkir-cangkir harian kita, merasa sungguh beruntung karena dari satu cangkir saja banyak orang yang terlibat, dari mulai petani kopi, pemasok kopi, q grader, roaster, barista dan banyak lagi. Mungkin inilah yang membuat kopi menjadi sungguh menarik ketika menjadi bahan obrolan.

GAYA HIDUP
Sajian kopi berkembang seiring berkembangnya zaman, dan di tiap sejarah penting dunia kabarnya sajian kopi selalu tersisip di meja – meja jamuan mereka sebagai bukti sejarah. Dan kini, sajian kopi pun tetap selalu berkembang hingga memenuhi kebutuhan kopi di segala aktifitas. Jika dulunya, first wave coffee ditandai dengan sajian kopi yang dibuat secara serampangan dikemas dengan sajian yang instan, kemudian second wave coffee ditandai banyaknya kedai-kedai kopi yang berdiri pada saat itu, dan selanjutnya hingga kini third wave coffee ditandai semakin cerdasnya penikmat kopi ingin mengetahui dan memahami lebih mendalam tentang kopi sedari masih benih hingga berakhir di secangkir kopi.
Tidak heran sajian kopi hingga kini berhasil mengikuti gaya hidup penikmatnya, walau pun tiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Kopi selalu berhasil mengimbangi penikmatnya, ketika seseorang traveling sajian kopi tetap bisa memberikan kesan, hanya dengan alat kopi seperti Nanopresso seseorang masih tetap bisa menikmati kopi. Bahkan pada saat olahraga, kopi pada kadar yang tepat sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan gerak tubuh ketika olahraga. Bukan itu saja, buat mereka yang sangat suka bereksperimen di dapur mereka membuat puding, waffle, blackforest, atau hidangan lainnya, kopi tetap berhasil menjadi bahan paduan hidangan, sungguh menarik. Banyak alat kopi yang kini sangat ramah dan sederhana untuk memenuhi kebutuhan kopi di rumah seperti Flair Espresso Maker Kamu bisa cari tau resep-resep hidangan kopi favoritmu di sini.

ILMIAH
Pada awalnya perkembangan kopi, mungkin orang hanya mengenal kopi sebatas bubuk kopi yang dibancuh dengan air panas, dan jadilah kopi. Perihal rasa pun, banyak orang yang tidak mengerti sebenarnya di mana letak keseruan menikmati kopi. Namun, perlahan kopi mulai menampilkan keanggunannya dengan karakter rasa yang nikmat. Jika orang-orang pada masa awal hanya mengenal kopi dengan rasa pahit, kini banyak yang mulai memahami keistimewaan kopi. Karakter rasa kopi lebih beragam, dari mulai karakter rasa asam buah, kesan karamel, cokelat, dan karakter rasa lainnya. Sebabnya, untuk mengenal karakter rasa dari secangkir kopi, lebih mudah untuk menelusurinya dengan flavor wheel sehingga kita dapat menarik kesimpulan dari rasa kopi yang kita sesap.
Mengapa karakter rasa dari kopi bisa beragam? Hal ini terkait dengan banyak hal dari mulai kondisi benih saat sebelum tanam juga mempengaruhi terbentuknya karakter rasa, bahkan letak geografis dari lahan yang akan ditanam pun mempunyai dampak langsung terhadap karakter rasa kopi nantinya. Bahkan bukan hanya itu, situasi musim cuaca masa tanam, metode pengelolaannya, dan banyak lagi. Bahkan, secara general karakter rasa dari biji kopi bisa diprediksi akurat berdasarkan hal tersebut dan paling dikenal istilah coffee bean belt. Istilah bean belt ini mengacuh pada situasi biji kopi di negara-negara penghasil kopi dan diklasifikasikan menjadi Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika dan Arabia, Asia, serta Negara Kepulauan. Semisal negara Asia akan cenderung memiiki karakter buah-buahan dan herbal. Dan umumnya, kopi dari negara-negara tersebut tidak jauh berbeda karakter rasa yang tercipta dengan negara klasifikasinya.

BISNIS
Kopi menjadi sangat menarik sebab sajian kopi bukan sekadar kebutuhan akan kafein saja, lebih dari itu kopi adalah bisnis. Tidak heran kini banyak sekali kedai-kedai kopi yang dikonsep sedemikian rupa, hingga menjadi menarik dan senyaman mungkin untuk orang berlama-lama menyesap kopi mereka. Bukan hanya fokus pada tempat yang cozy, para pebisnis di industri kopi sekarang ini tidak hanya berbisnis tapi dedikasi penuh akan komoditas ini. Sebab, jika berbisnis di industri kopi hanya sekadar mengikuti arus bisnis yang sedang tren, alhasil tidak berjalan lancar. Setidaknya, jangan sampai mereka tidak tau kopi seperti apa yang mereka jual.
Jika memutuskan untuk berbisnis di industri kopi, dedikasikan diri dan jangan hanya mempelajari satu lingkup saja, lebih baik pelajari semua seluk beluk dari kopi yang kita jual. Semisal, jika kita yang berbisnis kopi hanya tau cara seduh kopi dengan segala perhitungan rasionya, maka akan berbeda jika sewaktu-waktu biji kopi yang masuk ke persediaan berbeda dari kopi yang biasanya, tentunya penanganan cara seduhnya juga berbeda. Maka sudah seharusnya, tidak hanya barista, pramusaji, pemilik bisnis kedai kopi juga harus peka ihwal kopi.
Rahasia mengapa kopi menjadi semenarik sekarang ini, karena kopi tidak habis untuk diperbincangkan dan selalu saja ada hal yang baru. Nah, kalau kamu apa yang biasanya kamu perbincangkan bersama teman ngopi kamu tentang kopi?
img: pxhere

