MELESAT DALAM NIKMAT DI ROCKET COFFEEBAR - Majalah Otten Coffee
Bangkok yang masih berduka karena kepergian Sang Raja tak kehilangan pesonanya. Pun kenikmatan kopi di berbagai kedai yang tersebar di seluruh kota.

WAJAH Kota Bangkok memang terasa sedikit berbeda dikarenakan situasi negeri yang sedang berduka. Meski begitu kotanya tetap saja sibuk dan riuh. Di sana-sini kehidupan terasa melaju dan berlalu khas kota besar yang tak pernah tidur. Saya menyukai Bangkok dengan segala kekurangan dan kelebihannya, kemacetan dan kenikmatan makanannya, keriuhan dan kedai-kedai kopinya yang menarik. Semua tumpah ruah dan menjadikan kota ini asik.

Dan pada perjalanan kali ini saya sempatkan mampir ke sebuah coffee shop specialty yang disebut-sebut sebagai salah satu kedai kopi terbaik di Bangkok. Ya, kamu semua pasti pernah mendengar harumnya nama Rocket Coffeebar. Rocket Coffeebar ternyata berlokasi di dua tempat yang berbeda dan karena tak sabar buat sarapan dan ngopi akhirnya saya memilih lokasi yang terdekat saja. Saya memilih Rocket Coffeebar S 12 yang berlokasi di 149 Sathorn Soi 12 Silom Bangrak.

Pagi itu Rocket Coffeebar dipenuhi banyak pengunjung. Maklum kali itu kami datang di akhir pekan jadi banyak sekali orang yang datang untuk sarapan ataupun sekedar ngopi pagi. Kedai kopi ini berada di sudut jalan yang tenang. Di bangun di sebuah rumah yang didesain minimalis dengan jendela-jendela kaca yang kaya akan cahaya matahari. Saat memasuki bagian indoor saya mendapati kesan menyenangkan. Coffee bar berada di tengah-tengah layaknya panggung pertunjukan. Sekilas seperti dapur cantik di rumah yang asik. Ngopi di sini seperti mengunjungi rumah teman dan kolega yang menjamu dengan ramah. Coffee bar-nya serupa dapur terbuka yang siap melayani siapa saja.

Sayang meskipun sangat suka dengan suasana indoor-nya kami harus pasrah duduk di bagian outdoor karena di dalam sudah penuh tak ada tempat lagi. Waitress yang ramah datang menghampiri membagikan buku menu berwarna biru langit yang didesain sesederhana mungkin. Karena lapar dan rasa ingin ngopi menyerang bersamaan, jadilah pilihan jatuh pada secangkir flat white dan Spicy Chicken yang terlihat begitu menggoda. Spicy Chicken ini terdiri dari dada ayam, potongan apel hijau segar, sunkist, roti gandum, ditaburi saus ala Rocket yang yummy sekali. Oh iya ditambahkan juga potato chips sebagai side dish-nya. Flat white-nya juga lumayan dan tak mengecewakan. Tapi tampaknya saya butuh kafein lagi karena terasa kurang ‘nendang’.

Karena kebetulah pada saat weekend kedai kopi ini tidak menyediakan manual brew coffee, maka saya memilih cold drip yang menggunakan single origin Guatemala dan Indonesia (kurang tahu Indonesia bagian mana). Cold drip disajikan bersama irisan jeruk sunkist dan rasanya ya ampun lumer sudah segala gerah dan resah yang lahir dari panasnya Kota Bangkok pagi itu.

Tak cukup dengan menu-menu di atas, saya juga sempat mencicipi piccolo latte dan brunch menu mereka Herbed Omelette. Meski penyajiannya sederhana ternyata rasanya tak sesederhana penampilannya. Omelette bertekstur lembut dengan bumbu yang berkecukupan membuat lidah menari-nari bersama perut yang mulai kenyang. Nikmat sekali! Rocket Coffeebar ternyata tak hanya unggul dengan menu kopi yang lengkap, mereka juga juara dengan menghadirkan aneka menu brunch dan main course yang menggoda untuk dicoba semua.

Jika kembali lagi ke Rocket Coffeebar, saya akan singgah lebih lama dan memilih duduk di coffee bar-nya. Sepertinya menyenangkan melihat aktivitas para barista meracik kopi dengan mesin espresso Synesso dan automatic grinder Mahlkonig yang tak henti-henti mengeluarkan suara berisik. Duduk di coffee bar juga memungkinkan saya ngobrol dengan barista dan belajar banyak tentang menyeduh secara manual. Juga saya masih penasaran karena belum mencicipi manual brew coffee mereka karena setiap akhir pekan memang tidak disajikan. Hiks! Semoga lain kali benar-benar direstui lagi mampir ke sini.

Rocket Coffeebar
149 Sathorn Soi 12
Silom Bangrak
Bangkok – Thailand

