Matcha dan Kopi Dicampur, Apakah Sehat dikonsumsi? - Majalah Otten Coffee
Di tengah tren gaya hidup sehat dan eksplorasi rasa baru, muncul sebuah minuman yang menggabungkan dua dunia: matcha dan kopi.

Bagi para pencinta kafein, kombinasi ini bukan sekadar inovasi rasa, tapi juga janji akan manfaat ganda dari energi kopi yang cepat menyengat, hingga ketenangan alami matcha. Namun, pertanyaan pun muncul: apakah mencampur matcha dan kopi menjadi satu minuman itu benar-benar sehat, atau justru bisa berdampak negatif? Artikel ini mengupas manfaat, risiko, dan saran penyajian berdasarkan riset kesehatan terkini.
Promo Bisa Berubah Sewaktu-waktu.
Jangan lupa untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa dan saran penyimpanan pada setiap rekomendasi bubuk matcha yang kamu beli agar warnanya tetap hijau cerah.
Apa Itu Matcha Coffee?
Matcha coffee adalah minuman yang menggabungkan bubuk matcha (teh hijau Jepang yang digiling halus) dengan kopi, biasanya espresso atau kopi hitam. Penyajiannya bisa panas atau dingin, dan sering dipadukan dengan susu (misalnya oat milk atau almond milk) untuk menyeimbangkan rasa pahit dan menghasilkan tekstur creamy.
Kedua bahan utama ini sama-sama mengandung kafein, namun memberikan efek yang berbeda. Kopi dikenal memberikan energi secara instan, sedangkan matcha mengandung L-theanine, senyawa yang membuat kafein dilepaskan perlahan sehingga efeknya lebih stabil dan tidak membuat gelisah.
Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan

1. Kombinasi Kafein yang Lebih Seimbang
Secangkir kopi mengandung sekitar 95 mg kafein, sedangkan matcha memiliki sekitar 35 mg per gram (dalam satu porsi rata-rata digunakan sekitar 1 gram). Kombinasi ini memungkinkan peminum mendapatkan efek stimulan dari kopi dengan dukungan efek menenangkan dari L-theanine dalam matcha. Menurut riset yang dipublikasikan dalam Journal of Functional Foods (2017), kombinasi kafein dan L-theanine dapat meningkatkan fokus dan kewaspadaan tanpa menimbulkan efek samping seperti jittery (gelisah) atau kecemasan yang sering dikaitkan dengan kopi murni.
2. Antioksidan Ganda
Matcha sangat kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang terkenal sebagai antioksidan kuat. Sementara kopi mengandung polifenol seperti asam klorogenat yang juga memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi. Menggabungkan keduanya dalam satu minuman bisa memberikan “boost” perlindungan terhadap radikal bebas, mendukung sistem imun, dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung, sebagaimana dibuktikan oleh riset dalam Nutrients (2020).
3. Mendukung Metabolisme dan Pembakaran Lemak
Kafein dari kopi dan matcha telah terbukti secara ilmiah membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan pembakaran lemak saat aktivitas fisik. EGCG dalam matcha juga meningkatkan proses oksidasi lemak, sebagaimana dilaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition (2005).
Potensi Risiko: Tidak Selalu Aman untuk Semua Orang
Meskipun secara umum sehat, matcha coffee bukan tanpa risiko, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kafein atau memiliki gangguan lambung.
- Overdosis Kafein
Konsumsi berlebihan bisa memicu gangguan tidur, palpitasi, atau kecemasan. Kombinasi kopi dan matcha bisa menghasilkan total kafein lebih dari 120 mg per sajian, jumlah yang harus diperhatikan, terutama jika kamu sudah minum kopi sebelumnya. - Iritasi Lambung
Kopi bersifat asam dan bisa memicu refluks asam lambung. Jika dikombinasikan dengan matcha tanpa makanan pendamping, beberapa orang bisa merasakan ketidaknyamanan di perut. - Interaksi Obat dan Penyerapan Nutrisi
Kafein dapat mengganggu penyerapan zat besi. Bagi yang memiliki anemia atau mengonsumsi suplemen zat besi, sebaiknya menghindari konsumsi matcha coffee berdekatan dengan waktu minum obat.
Tips Aman Menikmati Matcha Coffee
- Batasi konsumsi: 1 cangkir per hari sudah cukup untuk mendapatkan manfaat tanpa efek samping.
- Pilih bahan berkualitas: Gunakan matcha grade tinggi (ceremonial atau premium) dan kopi yang tidak terlalu asam.
- Campur dengan susu nabati: Menambahkan oat milk atau almond milk bisa membantu meredam keasaman dan membuat rasa lebih seimbang.
- Minum setelah makan: Untuk menghindari iritasi lambung atau gangguan penyerapan zat besi.
Matcha coffee adalah inovasi minuman yang tidak hanya menggoda lidah tapi juga berpotensi menyehatkan jika dikonsumsi dengan bijak. Kombinasi energi dari kopi dan ketenangan dari matcha bisa menjadi solusi sempurna untuk memulai hari atau meningkatkan fokus saat bekerja. Seperti banyak hal dalam hidup, kunci utamanya adalah keseimbangan.
