LIBURAN KE GUNUNG? INI 3 TIPS NGOPI DI GUNUNG - Majalah Otten Coffee
Siapa yang menolak menikmati ngopi asyik di gunung? Sensasi minum kopi di dataran tinggi memang berbeda. Namun untuk mencapai kenikmatan itu pun ada tipsnya. Yuk, baca tips-tips ngopi di gunung ini!
BANYAK dari kita yang setuju jika ngopi di gunung sambil berkemah adalah salah healing yang tak terbantah kenikmatannya. Apalagi di musim liburan, gunung, puncak, hutan dan dataran tinggi lainnya dipilih sebagai destinasi asyik para penikmat kopi. Jika selama ini minum kopi hanya di rumah dan kedai kopi favorit, menikmati kopi di alam asri yang bebas adalah sejatinya kebahagiaan.
Namun tahukah kamu bahwa menyeduh kopi di dataran tinggi hasil seduhannya akan berbeda dengan saat kita seduh di rumah atau di kedai kopi? Seperti diketahui, untuk menghasilkan kopi enak ada beberapa variabel antara lain kesegaran biji kopi, kualitan bijinya, level gilingan, metode seduh, kualitas air, kebersihan alat kopi, skill si penyeduh dan terakhir adalah suhu dari air itu sendiri.

Kopi memerlukan air dengan suhu yang tepat untuk diektraksi dengan tepat pula. Suhu yang terlalu dingin akan memperlambat ekstaksi, Sedang suhu yang terlalu panas akan mempercepat ekstraksi. Dan hal ini sudah pasti akan memengaruhi hasil akhir seduhan. Lalu apa hubungannya dengan ngopi di dataran tinggi? Umumnya dataran tinggi memiliki suhu yang dingin. Tentu temperatur dan suhu air akan terpengaruh temperatur tempat tersebuut. Tak bisa variabel seduhnya disamakan pada saat kita menyeduh di rumah atau tempat di dataran rendah. Lalu bagaimana tips sederhana tingkatkan rasa kopi di dataran tinggi? Berikut tips sederhaanya.
Naikkan Suhu Air Sedikit Lebih Tinggi
Jika umumnya kamu menyeduh dengan temperatur 88’C – 92’C, khusus di dataran tinggi kamu boleh menaikkan suhunya sedikit mungkin menjadi 94’C sampai seterusnya tergantung tingkat dinginnya tempat tersebut. Semakin dingin suatu daerah maka akan mempercepat dinginnya pula air yang kamu pakai untuk menyeduh. Untuk menyeduh dengan metode manual brew dibutuhkan waktu tiga menitan. Selama itulah kamu berpacu dengan suhu air yang turun secara cepat di dataran tinggi. Jadi jangan lupa gunakan suhu yang lebih tinggi dari biasa.

Jika Bisa Gunakan Cangkir dan Alat Seduh Material Keramik
Jangan kira ini tak ada efeknya. Alat seduh dengan material keramik atau porselain sangat baik menjaga suhu. Itu kenapa di negara-negara empat musim biasanya mereka menggunakan cangkir keramik atau porselain yang justru sengaja dipanaskan di musim dingin. Selain untuk menghangatkan tangan yang menggenggamnya, ini bertujuan agar kopi tak cepat dingin di cuaca yang luar biasa dinginnya. Saat di dataran tinggi, jika bisa gunakan alat kopi yang baik dalam menahan panas suhu. Agar pada saat kopi selesai diseduh dia tak buru-buru dingin dan mengubah rasanya.
Pilih Metode dan Alat Seduh Praktis
Ada banyak sekali alat seduh yang diciptakan untuk mereka yang suka traveling. Ini akan menunjang kepraktisan dalam menyeduh di dataran tinggi karena sudah didesain khusus sehingga tidak memakan waktu lama untuk menyajikan kopi. Semakin lama durasi seduh, semakin cepat suhu menjadi dingin dan berpengaruh pada kenikmatan kopinya. Jadi memilih metode dan alat seduh yang tepat adalah esensial.

