KOPI INDIA PEABERRY VS PAPANDAYAN HONEY, PILIH MANA? - Majalah Otten Coffee
Tak ada yang lebih sulit ketika dihadapkan kepada dua pilihan kopi yang masing-masing punya keunggulan. Ya, single origin terbaru dari Otten Coffee: India Peaberry dan Papandayan Honey adalah dua jenis kopi yang layak dinikmati.
SEBAGAI penikmat kopi akut yang hari-harinya tak lepas dari pengalaman seduh sendiri di rumah, kehadiran single origin terbaru dari Otten Coffee tentu membuat penasaran ingin dicoba satu per satu. Ada 5 jenis single origin dari berbagai negara dan daerah di Indonesia dan semuanya punya karakter dan keunikannya sendiri. Tak ada kopi yang serupa. Dan semakin diulik dengan aneka cara seduh, maka makin ajaib pula rasanya. Setidaknya ini yang kami rasakan saat mencicipi kopi-kopi ini.
Mengenal Single Origin India Peaberry

Salah satu yang menarik perhatian adalah single origin India Peaberry. Alih-alih biji kopi biasa, single origin ini justru peaberry atau kopi dengan biji tunggal yang umumnya di Indonesia dikenal sebagai kopi lanang. Wah. Sebelumnya Otten Coffee tidak pernah meluncurkan biji kopi dari India. Dan juga banyak orang awam yang tidak tahu bahwa India juga memiliki perkebunan kopi meskipun mayoritas masyarakatnya adalah peminum teh atau dikenal dengan chai. India Peaberry ini ditanam di Kolarkhan tepatnya pada ketinggian 1150 di atas permukaan laut. Perkebunan ini luasnya 540 hektar tapi tak hanya kopi arabika dan robusta saja yang ditanam di sini, melainkan pinang, lada, kapulaga dan vanilla.
Menyeduh Single Origin India Peaberry

Buat kamu India Peaberry ini begitu menggoda apa lagi profile notes yang ditampilkan adalah sugar cane, bay leaf, tamarind dan black tea. Jadi kami memutuskan untuk menyeduh single origin ini dengan rasio 1:12. Alat seduh yang kami gunakan adalah Chemex. Dengan suhu 91’C maka kami dengan jelas menemukan rasa manis dan tamarind yang asam segar. Dengan sekilas bay leaf dan tamarind. Kopi ini diproses washed dengan level sangrai light roast memang sepertinya yang paling tepat. Jadi untuk kamu si paling light roast, sepertinya wajib coba yang satu ini.
Mengenal Single Origin Papandayan Honey

Kami cukup akrab dengan biji-biji kopi dari Jawa Barat. Sebut saja Ciwidey, Malabar, Puntang dan lain sebagainya. Tapi Papandayan rasanya tidak terlalu sering kami nikmati. Maka ketika Otten Coffee meliris single origin Papandayan Honey ini rasanya langsung tak sabar ingin mencoba. Single origin ini ditanam di ketinggian 1300-1500 di atas permukaan laut tepatnya di daerah stratovolcano Gunung Papandayan. Kopi ini ditaman di medan yang curam di kemiringan yang landai. Varietasnya sendiri adalah Kartika, Lini S, Ateng, Bourbon dan masih ditanam secara tradisional oleh para petani. Meski begitu kopi Papandayan Honey ini punya karakter yang sangat bisa kamu nikmati.
Menyeduh Single Origin Papandayan Honey

Buat kami single origin Papandayan Honey ini begitu menarik karena proses pascapanennya adalah honey process. Yang digadang-gadang memberi profile notes yang lebih menarik dan tentu menyenangkan. Otten Coffee sendiri memilih menyangrai kopi ini di level light roast untuk mengeluarkan potensi rasa dari Papandayan Honey ini. Profile notes yang ditampilkan adalah lemon, chamomile, dan mint leaf. Kami sendiri mencoba menyeduh kopi ini dengan variabel yaitu rasio 1:12 denga coffee dripperJellyfish dan suhu air 91’C. Untuk kamu Papandayan Honey lebih dominan rasa lemon segar dan di akhir terasa daun mint dan teh chamomile. Papandayan Honey sepertinya akan sangat nikmat jika diseduh dingin ala Ice Japanese Coffee.
India Peaberry atau Papandayan Honey? Pilih yang Mana?
Adalah sulit membandingkan dua jenis single origin yang masing-masing memiliki keunikan ini. Untuk body India Peaberry terasa lebih tebal. Namum untuk kesegaran di tegukan Papandayan Honey lebih menang. India Peaberry mungkin akan lebih ungguh diseduh panas ketimbang dingin. Sedangkan Papandayan Honey lebih sedap dingin mengingat profile-nya yang serupa teh lemon mint. Tapi semua dikembalikan lagi ke selera masing-masing. Bisa jadi pendapat kami soal dua single origin ini berbeda dengan pendapatmu bukan?
Rekomendasi Kopi Terbaru Otten Coffee untuk V60, French Press, AeroPress dan metode manual brew.

