KOPI FEST MEDAN, LUNCURKAN 5 SINGLE ORIGIN BARU - Majalah Otten Coffee
Ada banyak sekali kejutan yang hadir di Kopi Fest Medan di Sun Plaza tempo hari. Salah satunya adalah diluncurkannya 5 single origin istimewa dari Otten Coffee.
KOPI Fest Indonesia yang diadakan pada 22-26 Mei 2024 lalu di Sun Plaza Medan memang menyimpan banyak kejutan yang tak habis diceritakan. Ada banyak keseruan yang tak hanya berkisar tentang seputar event kopi seperti Indonesia Aeropress Championship Regional Medan, antrian yang mengular karena animo masyarakat terhadap para tenant baik kopi maupun makanan, kelas kopi Rp. 1, menu-menu viral seperti Benaro dan salah satu lagi yang menarik yaitu diluncurkannya 5 single origin yang sebelumnya sama sekali belum ada di Otten Coffee.
Kopi Fest Medan Jadi Ajang Rilisnya 5 Single Origin
Para penikmat kopi sudah pasti akan menanti-nanti setiap momen diluncurkannya aneka single origin baru. Dan tepat sekali dengan perhelatan Kopi Fest Medan lalu yang merupakan tempat tumpah ruahnya para penikmat kopi, maka secara eksklusif dirilis pula 5 single origin terpilih ini. Adapun single origin baru ini antara lain single origin Thailand Wiang Pa Pao, India Peaberry RFA UTZ Kolarkan, Brazil Peaberry Fazenda Giuma, Mandalawangi Honey Process dan Papandayan Honey Process. Masing-masing dari single origin ini memiliki cita rasa dan karakter yang unik. Meski sama-sama kopi dan ada yang hadir dari varietas dan proses pascapanen yang sama tetapi masing-masing tak ada yang serupa rasanya. Kamu wajib coba!
Single Origin Thailand Wiang Pa Pao

Ini adalah kopi Thailand pertama yang ada di Otten Coffee. Kopi ini dinilai unik dan layak dijadikan salah satu line kopi di Otten Coffee karena memiliki kualitas yang tak main-main. Kopi Wiang Pa Pao tumbuh subur pada ketinggian 1200 – 1400 di wilayah Wiang Pa Pao, Chiang Mai dengan infrastruktur yang mendukung. Dipanen sortasi dan diproses washed, tanaman kopi di Wiang Pa Pao merupakan varietas Catuai, Typica, Chiang Mai. Varietas yang istimewa dengan lahan yang mendukung untuk kopi arabika tumbuh dengan baik. Jika umumnya kebun kopi dikelola oleh para petani usia tua, di kebun kopi Wiang Pa Pao mayoritas dikelola oleh petani usia muda yang begitu bersemangat dan mudah beradaptasi dengan tren industri kopi. Itulah mengapa industri kopi di Thailand, khususnya di pusat produksi kopi Chiang Mai dan Chiang Rai mengalami peningkatan yang pesat.
Single Origin Peaberry India dan Brazil

Sama sekali tidak terbayangkan akan ada single origin hadir dari peaberry. Tak tanggung-tanggung kedua kopi ini hadir dari dua negara berbeda dan dua benua berbeda. Ada Peaberry India yang tumbuh dengan baik di ketinggian 1150 mdpl di wilayah perkebunan Kolarkhan yang dikelola oleh masyarakat Karnataka. Varietas tanaman kopi di perkebunan ini jenis chandragiri, SLN795 yang kemudian dipanen teliti dan diproses metode washed. Menariknya, perkebunan seluas 540 hektar ini tidak hanya membudidayakan kopi arabika dan robusta, namun juga pinang, lada, kapulaga dan vanila. Malahan wilayah Kolarkhan sendiri letaknya berdekatan dengan suaka harimau periyar, perkebunan kopi ini didukung dengan lingkungannya yang memiliki keanekaragaman hayati paling baik di Ghats Barat. Menjadikan kopi ini unik dan berbeda.

Sedangkan Peaberry Brazil ini tumbuh dengan baik di ketinggian lebih dari 1000 mdpl di Fazenda Giuma Cafê Cerrado. Varietas yang dibudidaya di sini Bourbon, Catucaí, Catuaí, Mundo Novo, Tupi RN, Yellow Icatu. Ceri kopi dipanen dan kemudian diproduksi dengan metode Anaerobic Natural sehingga potensi rasa begitu luar biasa. Jadi mau Peaberry India ataupun Brazil, keduanya kayak kamu coba.
Single Origin Papandayan Honey & Mandalawangi Honey
Kedua kopi ini sama-sama diprose dengan honey process. Namun jangan salah, cita rasa keduanya tidak serupa. Kopi Mandalawangi berasal dari kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pulau Jawa yang dikelilingi pegunungan di wilayah Gunung Mandalawangi. Kopi Mandalawangi tumbuh dengan subur di Gunung Mandalawangi di ketinggian 1200-1350 mdpl, dan tanaman kopi yang tumbuh di wilayah ini terdiri dari varietas Catimor, Lini S, Ateng. Profile notes apel hijau, dark plum dan cocoa nibs menjadikan kopi ini sedap dinikmati kapan saja.

Sedangkan Papandayan Honey berasal dari kebun kopi di wilayah kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di kecamatan Cisurupan, biji kopi ini dipanen dari tanaman kopi yang tumbuh subur di Gunung Papandayan. Kopi Papandayan tumbuh dengan baik di lahan subur Gunung Papandayan di ketinggian 1300-1500 mdpl, dan tanaman kopi yang tumbuh di wilayah ini terdiri dari varieta Kartika, Lini S, Ateng, Bourbon. Profile notes-nya lemon, chamomile dan daun mint menjadikan kopi ini segar dan tentu menagih.

Kejutan Lain Di Kopi Fest Jakarta
Jangan kira kejutan akan berhenti di Kopi Fest Medan saja. Pada Kopi Fest Jakarta yang akan diadakan pada akhir Juli 2024 nanti akan hadir beberapa single origin baru lainnya yang tak kalah nikmat dan seru untuk menemani ritual ngopi kamu. Untuk kamu yang di Jakarta dan sekitarnya, pastikan hadir ke Kopi Fest Jakarta karena akan ada serangkaian acara seru di event kopi terbesar ini. Ditunggu ya!
Temukan update terbaru tentang event Kopi Fest Indonesia di Jakarta.
