KENAPA ORANG GEMAR NGOPI DI CAFE MALAM HARI? - Majalah Otten Coffee
Meski kopi identik dengan minuman di pagi hari, tapi banyak orang cukup gemar ngopi di cafe malam hari. Lalu kenapa kebiasaan ini sering terjadi?
NGOPI di cafe di malam hari sebenarnya bukanlah salah satu gaya hidup baru bagi masyarakat kita. Kopi di Indonesia berbeda kebiasaanya dengan yang ada di negara-negara lainnya. Di Eropa, Australia, Amerika dan beberapa negara Barat lainnya kopi tidak dinikmati sepanjang waktu. Kebanyakan dari peminum kopi di sana hanya mengonsumsi kopi di waktu-waktu produktif seperti pagi dan siang hari. Kopi tak lagi dinikmati di menjelang malam. Di negara luar jika menjelang malam kopi tidak lagi dinikmati namun terganti menjadi minuman beralkohol. Namun tidak di negara kita ini. Menurutmu kenapa orang di Indonesia gemar ngopi di cafe di malam hari? Berikut jawabannya dari beberapa pelaku kedai kopi yang sempat kami wawancara.

Budaya Ngopi Selepas Kerja
Ngopi di cafe di malam hari terbentuk budayanya dikarenakan itu adalah waktu paling tepat untuk merayakan hari yang panjang. Kebanyakan orang Indonesia bekerja dari pagi ke sore hari. Untuk bersosialisasi dibutuhkan waktu malam hari dan coffee shop serta kafe banyak yang buka hingga malam, biasanya pukul 10. Itu kenapa ngopi di malam hari menjadi kebiasaan. “Ngopi di cafe malam hari tercipta karena orang-orang ingin nongkrong melepas penat setelah bekerja. Meski pada akhirnya yang diminum bukan kopi juga. Hahaha,” Antony, barista.

Imun Terhadap Efek Kopi
Banyak pencinta kopi yang sudah imun dengan kafein. Jadi minum kopi di malam hari tidak menganggu kesehatan dan tidak menganggu waktu tidur. “Banyak dari customer yang minum kopi hitam di malam hari karena memang sesuka itu dan sudah imun terhadap efek kafein,” Citra, marketing sebuah kedai kopi.
Tidak Minum Alkohol
Mayoritas masyarakat muslim di Indonesia tidak minum alkohol. Berbeda dengan negara lain yang mengganti kopi dengan alkohol di malam hari. Kopi dinilai lebih sedap dirayakan di cafe pada malam hari karena mereka tidak mengonsumsi alkohol.

