KENAPA KOPIMU LEBIH PAHIT DARI BIASA? - Majalah Otten Coffee
Kopi tak selalu harus pahit. Tapi tentu kopi itu harus selalu nikmat.
TAK ada yang lebih menyebalkan dari meneguk secangkir kopi yang ternyata terasa pahit seperti dosa sepasang kekasih yang patah hati. Kopi tak melulu harus pahit. Oke mungkin di kepala kita sudah terpatri bahwa kopi haruslah pahit dan itu tak seratus persen salah. Tapi pahit pada kopi tak melulu harus menjadi bagian yang dominan saat diteguk. Pahit adalah sisi lain yang tak bisa dipisahkan dari kopi. Tapi kamu juga harus ingat seperti hidup kopi juga memberi banyak rasa yang sekarang lebih dikenal dengan istilah after taste. Kopi kamu bisa saja memberi after taste cokelat, flowery, spicy bahkan fruity. Jadi jika kopimu pahit menyakiti dalam tegukan berarti ada yang salah di sana.


Membiarkan Kopimu ‘Diam’ Terlalu Lama
Seperti pada saat menyeduh kopi dengan menggunakan french press. Kita biasanya meminum secangkir kopi dari french press dan membiarkan sisa kopi tersebut di sana untuk menunggu cangkir kedua. Hal ini jelas menyebabkan kopi di cangkir keduamu terasa lebih pahit karena kopi telah bercampur air dan ‘terdiam’ lama di sana. Seharusnya jika kamu tidak mau buru-buru menghabiskan kopimu, tuang sisa kopi ke wadah lain. Segera pisahkan kopi dengan ampasnya agar tak memberikan rasa pahit yang tak kamu inginkan.
Salah Menggiling Kopi
Ukuran kopi saat digiling sangat menetukan rasa yang akan dihasilkan. Untuk manual brewing dan mesin espresso sendiri biasanya menggunakan tingkat kehalusan yang berbeda. Jika kamu salah menentukan tingkat kehalusan bubuk kopi, bisa saja memengaruhi tingkat kepahitan yang akan dihasilkan setelah kamu menyeduh kopi. Menggiling kopi terlalu halus biasanya meningkatkan resiko pahit yang lebih besar. Tentukan metode apa yang kamu inginkan lalu tentukan tingkat kehalusan saat menggiling kopi.

Menggunakan Air yang Terlalu Panas
Jangan kira suhu air tak memengaruhi hasil kopi. Air yang suhunya terlalu panas ternyata memengaruhi tingkat kepahitan kopi. Itu kenapa diperlukan mengatur suhu air sebelum menyeduh kopi untuk hasil yang lebih nikmat. Kopi pada dasarnya hanyalah air dan kopi itu sendiri. Maka kehadiran kualitas air adalah esensial. Kopi yang diseduh dengan air terlalu panas sudah pasti akan meningkatkan rasa pahitnya. Sedangkan sebaliknya jika terlalu dingin maka yang muncul adalah rasa asam yang tidak nyaman. Oleh karena itu, jangan lupa perhatikan suhu air sebelum menyeduh kopi.

Menggunakan Alat-Alat yang Kotor
Menggunakan alat-alat kopi yang tak bersih tentu saja memengaruhi rasanya. Rasa pahit bisa muncul dari kotoran atau sisa ampas kopi yang mungkin menempel di alat-alat kopi kamu. Sudah banyak sekali kisah soal rasa espresso atau menu kopi turunannya yang mendadak tidak enak dan terlalu pahit. Ini bisa terjadi karena banyak faktor salah satunya adalah mesin kopi yang tidak dibersihkan dengan baik. Sama juga ketika menggunakan alat seduh manual yang tidak dibersihkan dengan benar. Residu kopi yang tertinggal di alat kopi akan memengaruhi rasa kopi yang kamu seduh kemudian. So well, make sure your equipment clean before use it.
Tapi selain faktor di atas tadi kamu juga harus memerhatikan kualitas kopi yang kamu punya. Apakah kopi tersebut masih dalam kondisi baik? Apakah kopi tersebut adalah kopi yang berkualitas? Untuk rekomendasi kopi berkualitas bisa cek di sini!
