KENAPA KOPI INSTAN BISA TERBAKAR? - Majalah Otten Coffee
Dunia kopi sempat geger perihal video yang viral tentang seorang laki-laki yang membakar kopi instan sasetan. Lalu apakah yang menyebabkan kopi instan tersebut bisa terbakar?
MASYARAKAT tentu cemas perihal kabar tidak amannya kopi instan dan kopi saset untuk dikonsumsi akibat beredarnya video seseorang yang membakar kopi instan. Orang-orang awam mengaku bahwa mereka kaget melihat kopi yang biasa mereka konsumsi ternyata mengandung sesuatu yang mereka pikir berbahaya untuk dikonsumsi karena bisa terbakar. “Kopinya pasti ada minyak atau zat kimia sehingga gampang terbakar. Jadi takut minum kopi instan,” kata seorang ibu yang sehari-hari gemar ngopi dengan kopi instan.
Terlepas dari baik buruknya kopi instan untuk kesehatan, ternyata kopi instan yang mudah terbakar ini ada penjelasannya. Kopi instan memang mengandung gula, krimer nabati dan kopi bubuk instan. Badan Pengawas Obat dan Makanan menjelaskan bahwa kopi instan aman dikonsumsi masyarakat. Dengan kata lain tidak ada zat berbahaya di dalamnya.
Kopi instan gampang terbakar karena mengandung kadar air yang rendah, kandungan minyak dan terdiri dari serbuk dan partikel halus yang memang mudah terbakar sama seperti produk lainnya. Produk makanan seperti terigu, cabe bubuk, putih telur dan biji-bijian juga mudah terbakar jika terkena api.
Kopi instan adalah produk pangan yang memiliki rantai karbon atau ikatan antar karbon atom. BPOM menambahkan bahwa rendahnya kadar air dan tekstur tipis dan berpori pada komponen kopi instan membuatnya mudah tersulut api. Itu kenapa kopi instan mudah terbakar. Bukan karena di dalamnya terdapat zat-zat berbahaya.
Selain itu, kopi instan juga mengandung sodium aluminosilicate, sebuah zat yang terdapat di dalam kreamernya yang juga mudah terbakar jika terkena api. Sodium aluminosilicate ini boleh terdapat di dalam makanan jika dosisnya tidak melebihi aturan yang sudah ditentukan.
Jadi untuk kalian yang selama ini cemas perihal berbahayanya kopi instan, tak perlu khawatir karena kopi instan memang mudah terbakar karena partikel yang ada di dalamnya. Namun meski begitu alangkah lebih baik mengonsumsi kopi yang sehat, nikmat dan tanpa kekhawatiran bukan?
Nah buat yang penasaran apa saja sebenarnya zat yang terkandung di dalam kopi selain kafein? Untuk menambah pengetahuanmu soal kopi yang kamu nikmati sehari-hari, berikut kandungan zat selain kafein yang terdapat di dalam kopi!

Kopi Mengandung Zat Trigonelline
Zat yang satu ini berperan sebagai penambah aroma kuat pada kopi. Jadi jika kamu menikmati harumnya kopi, maka yang hadir di sana adalah zat trigonelline. Menurut penelitian kandungan zat ini lebih tinggi 10 kali lipat ketika sebelum disangrai. Jadi semakin gelap level sangrainya, maka semakin rendah pula kandungan trigonelline di dalam kopi. Manfaatnya bagi tubuh adalah mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan melindungi gigi manusia.
Kopi Mengandung Zat Asam Klorogenat CGA
Antioksidan yang terdapat di dalam kopi salah satunya disebabkan oleh salah satu senyawa kimia yang bernama asam klorogenat (CGA). Setidaknya ada 10.16 gram kandungan CGA yang terdapat di dalam 100 gram biji kopi robusta. Sedangkan untuk arabika asam klorogenat terkandung kurang lebih 8,28 gram saja. Selain sebagai antioksidan, zat yang satu ini berperan untuk menstabilkan gula darah di dalam tubuh kita, membantu melawan radikan bebas dan berperan mengontrol tekanan darah.

Kopi Mengandung Zat Quinine
Quinine adalah zat yang merupakan suatu senyawa pahit yang terdapat di dalam kopi. Fungsi zat ini adalah berperan sebagai pemberi sifat antioksidan terakhir. Kehadiran quinine akan semakin kuat jika kopi tersebut disangrai dengan tepat.
Kopi Mengadung Zat Cafestol
Zat yang satu ini merupakan minyak alami yang hadir di dalam kopi. Menurut beberapa penelitian cafestol mampu meningkatkan saya ingat dan melindungi fungsi organ hati. Selain itu, cafestol juga berperan sebagai modulator asam empedu pada usus pencernaan. Tak hanya sampai di sana, zat yang satu ini juga merupakan zat anti-inflamasi.
Artikel ini diperbaharui oleh Mustika T Yuliandri pada 21 Maret 2023

