KATA MEREKA KENAPA KOPI FEST RAMAI DIDATANGI - Majalah Otten Coffee
Event Kopi Fest Medan ramai didatangi semua kalangan, Kopi Fest Indonesia yang tahun ini pertama kali diadakan di Sun Plaza Medan pada 22-26 Mei ramai dikunjungi tak hanya mereka yang mencintai kopi tetapi juga pengunjung biasa.
“Kopi Fest Indonesia ini bisa dibilang seperti lebarannya orang kopi lah,” tutur Rudi salah satu pengunjung yang juga penikmat kopi. Saat kami tanyakan alasan kenapa dia dan beberapa rekannya datang ke Kopi Fest Indonesia mereka sepakat bahwa Kopi Fest Indonesia adalah tempat berkumpulnya orang kopi. Baik itu tenant kopi, pebisnis, penikmat, sampai mereka yang ingin berlaga di IAC atau Indonesia Aeropress Championship. “Biasanya orang kopi jarang berkumpul dalam satu waktu di satu tempat. Di Kopi Fest inilah semua orang kembali silaturahmi lagi,” tambah Didit yang juga hadir di Kopi Fest Medan lalu.
Lalu sebenarnya apa yang yang membuat Kopi Fest Indonesia yang diadakan di Sun Plaza Medan ini bisa ramai dan mengundang begitu banyak pengunjung? Secara acak kami mewawancarai beberapa pengunjung dari beragam latar belakang profesi, usia, gender dan minat. Jawaban dari mereka kami rangkum dalam beberapa poin di bawah ini!

Karena Hadirnya Kompetisi IAC Regional Medan
“Kami datang ke Kopi Fest Indonesia di Sun Plaza ini karena ada kompetisi IAC Regional Medan. Kebetulan beberapa teman kami menjadi peserta di kompetisi ini. Itu kenapa kami juga hadir,” tutur Anita yang merupakan seorang coffee enthusiast yang memang hadir untuk mendukung teman-temannya. Anita juga mengaku ke sini karena ingin melihat kompetisi sebagai pembelajaran ke depannya jika dia ingin ikut IAC di masa mendatang juga. “Saya ada minat untuk jadi peserta IAC. Jadi sebelum berlaga tahun depan, mau lihat prosesnya dulu. Hitung-hitung belajar,” tambahnya.

Ingin Belajar Kopi
Salah satu pengunjung yang sempat kami ajak ngobrol adalah Pak Andi, seorang PNS yang datang bersama keluarganya ke Kopi Fest Indonesia. “Saya ke sini karena ada Belajar Kopi Rp. 1. Kapan lagi bisa belajar kopi harganya nyaris gratis?” tuturnya. Memang di Kopi Fest Indonesia ada program Belajar Kopi Rp. 1 yang bisa dibayar melalui aplikasi Otten Coffee. Jadi ada belajar pour over Hario V60, ada juga menggunakan Bialetti dan terakhir menggunakan mesin kopi Delonghi Arte. Ternyata minat belajar kopi orang Medan cukup besar sehingga menjadi alasan untuk mampir ke Kopi Fest.

Keliling Tenant Terpilih
Seperti diketahui bahwa Kopi Fest Indonesia di Sun Plaza kemarin memiliki banyak sekali pilihan tenant. Ada kurang lebih sekitar 60-an lebih tenant yang turut serta di Kopi Fest Indonesia. “Ke sini karena ingin mampir ke aneka booth. Salah satunya Alligator dan Kopi Tuku,” kata Anna saat ditanya kenapa mampir ke sini. Alligator dan Kopi Tuku adalah dua tenant paling laris. Dan memang banyak orang yang penasaran dengan menu mereka di Kopi Fest.
Berburu Craft di The Good Spot
Tak hanya tenant makanan dan kopi saja, ternyata di Kopi Fest Indonesia juga ada banyak produk hand crafted dan hand made yang tergabung di dalam The Good Spot. “Bawa anak-anak ke sini sekalian ikutan workshop dan belanja hand crafted product,” papar Chintya yang datang bersama anak-anaknya di Kopi Fest Indonesia. “Papanya lihat-lihat mesin kopi dan icip-icip kopi, kalau saya dan anak-anak sukanya yang di booth craft The Good Spot ini,”.
Event Kopi Fest Medan ramai meriah, giliran kota Jakarta yuk hadiri Kopi Fest Jakarta.
