GELEMBUNG DI PERMUKAAN KOPI? KENAPA TERJADI? - Majalah Otten Coffee
BANYAK dari kita mungkin tidak pernah berpikir kenapa lapisan gelembung-gelembung kecil kerap muncul di permukaan kopi? Di sini, kamu akan menemukan jawabannya.
Kenapa Ada Gelembung Di Permukaan Kopi?
Kamu mungkin sering melihat lapisan gelembung yang selalu hadir di atas permukaan kopi pagimu? Tapi tidak sekalipun berpikir bahwa gelembung-gelembung ini memiliki alasan spesial kenapa bisa mampir di sana. Well, lapisan gelembung ini adalah reaksi kimia yang sering disebut dengan istilah “bloom”.
Keberadaan gelembung-gelembung ini diawali dari proses yaitu roasting atau pemanggangan. Biji kopi yang dipanggang (sangrai) menyebabkan gas bernama karbondioksida (CO2) menjadi terperangkap di dalam setiap biji kopi. Itu kenapa dalam setiap kemasan kopi biasanya terdapat sebuah lubang satu arah (biasa disebut valve) yang berfungsi untuk tempat keluarnya CO2 sekaligus mencegah masuknya oksigen ke dalam kemasan biji kopi.
Jadi ketika bubuk kopi diseduh dengan air panas, gas yang ada pada kopi pun terlepas. CO2 yang terkandung di dalam kopi menyebabkan munculnya lapisan gelembung busa di permukaan kopi. Nah, proses inilah yang kemudian memulai proses ekstraksi.
Gelembung = Kesegaran Kopi
Jadi seberapa penting gelembung pada permukaan kopi yang kamu nikmati setiap hari? Penting. Kenapa? Karena semakin banyak gelembung busa pada permukaan kopi di dalam cangkir berarti menandakan kopi tersebut masih segar dan baru. Sederhananya adalah kopi yang baru disangrai (roasting) biasanya mengandung lebih banyak CO2. Semakin lama kopi tersebut maka semakin sedikitlah CO2 yang ada di dalamnya. Dan jika pada saat diseduh hasil gelembung pada permukaan kopi kamu tidak begitu banyak, bisa jadi kopi yang kamu konsumsi itu bukanlah kopi yang segar atau baru di-roasting. Hal ini bisa sangat jelas terlihat apabila kamu melakukan metode manual brew dengan pour over V60. Kopi yang segar akan mengalami blooming pada saat diseduh air panas.
Meski begitu, tak selamanya hal tersebut memengaruhi banyaknya hasil gelembung pada permukaan kopi. Karena biji kopi yang di-roasting dengan dark roast biasanya akan menghasilkan gelembung lebih banyak karena banyaknya CO2 yang terkandung dalam kopi karena proses roasting yang lebih lama. Semakin lama dan gelap biji kopi dipanggang, semakin banyak pula CO2 yang terperangkap di sana. Tapi bagaimana pun, hasil akhir dari sebuah kopi yang nikmat terletak pada cita rasa saat diteguk.
Nah, sudah tidak bingung lagi ‘kan kenapa gelembung pada kopi selalu hadir pada cangkir kopi kamu? Semoga artikel ini menambah pengetahuan kamu ya. Selamat minum kopi.
Artikel ini diperbaharui pada 7 Februari 2024


