ALAT ALAT LATTE ART RUMAHAN, SELENGKAPNYA DI SINI - Majalah Otten Coffee
Setelah sering berkunjung ke banya kedai kopi, pernahkah teringin untuk membuat sajian kopi sendiri di rumah.
LATTE art mungkin terbilang sajian kopi favorit setengah penduduk dunia, karena daya tarik seni di permukaan sajian kopi yang membuat minat penikmat kopi untuk segera pesan dan meneguknya. Bahkan, latte art juga sajian kopi nan ramah untuk mereka yang bukan penikmat kopi. Maka tidak heran jika latte art merupakan sajian kopi yang ramai dipesan oleh orang ketika berkunjung ke kedai kopi. Pernahkah kamu menikmati latte art di kedai kopi, adakah keinginan untuk mencoba membuatnya sendiri di rumah. Berikut ini sedikit tips untuk membuat latte art sendiri di rumah.
Sebelum mulai untuk membuat sajian latte art sendiri di rumah, sebenarnya sajian seperti apa latte art itu? Latte art tercipta karena paduan antara partikel buih susu dan partikel yang tersusun pada kopi espresso. Partikel buih susu nantinya akan memecah susunan kopi espresso dan membentuk pola pada permukaan latte, itu sebabnya, kamu tidak akan bisa membuat sajian latte art dengan seduhan kopi manual. Berbicara tentang pola latte art, untuk menciptakan pola latte art yang bagus berkaitan dengan pengalaman dan peralatan yang digunakan, serta komposisi yang sesuai antara susu dan espresso. Berikut ini setidaknya peralatan dan perlengkapan yang dibutuhan untuk membuat sajian latte art di rumah.
Biji Kopi
Umumnya, penikmat espresso akan memilih biji kopi dengan karakter rasa yang memiliki kandungan rasa asam buah-buahan, namun untuk membuat latte art yang diperlukan tidak hanya karakter asam buah tapi juga perlu body yang jelas agar rasa latte art seimbang. Maka tidak heran, beberapa barista memilih untuk mencampurkan biji kopi dari single origin yang berbeda untuk menemukan karakter rasa dan karakter body yang diinginkan untuk membuat latte art.
Grinder
Biji kopi baiknya harus digiling sesaat ketika ingin diseduh, begitu juga ketika akan membuat latte art. Baik grinder elektrik mau pun grinder manual, biji kopi harus digiling halus untuk sajian latte art. Perbedaan ukuran gilingan sangat mempengaruhi tekstur espresso yang dihasilkan, semakin halus bubuk kopi maka aliran air panas ketika dialirkan akan melambat sedangkan semakin kasar bubuk kopi aliran air panas akan semakin cepat. Teori ini digunakan, jika pada sajian espresso terlalu encer atau pun terlalu kental maka variabel gilingan kopi bisa diatur untuk memanipulasi sajian espresso sesuai keinginan.

Susu
Bukan sebuah keharusan menggunakan susu jenis tertentu untuk membuat latte art di rumah, hanya saja tidak semua jenis susu yang mampu menyediakan buih susu optimal dengan karakter rasa susu manis. Umumnya susu yang sudah disteam akan berubah menjadi buih, selanjutnya buih susu ini akan dipadukan dengan espresso. Kebanyakan kedai kopi menggunakan susu pasteurisasi untuk mengejar karakter manis dari susu, agar latte art menjadi nikmat. Namun, bukan berarti susu jenis lain tidak bisa digunakan untuk latte art, cobalah dan eksplorasi perbedaan susu yang digunakan untuk latte art.
Milk Frother
Untuk mencapai pola latte art yang bagus, perlu buih susu yang optimal untuk memecah partikel espresso sehingga menjadikannya pola yang indah. Pemilihan alat milk frother sangat penting untuk ciptakan buih susu membuat latte art di rumah, beberapa orang mensiasati milk frother dengan alat french press untuk ciptakan buih susu, tapi semakin optimal jika menggunakan milk frother seperti Bellman Stove Top. Dengan Bellman, rasakan sensasi membuat latte art layaknya barista yang melukis pola rosetta di belakang meja bar. Lihat juga tips membuat pola rosetta pada sajian latte art.

Milk jug
Persiapkan milk jug untuk penuangan susu yang tepat pada espresso, jangan menganggap semua wadah susu sama saja untuk membuat latte art. Milk jug untuk sajikan latte art umumnya didesain khusus agar susu yang dituang lebih stabil dan sangat tepat ketika digunakan untuk melukis pola latte art.

Espresso Maker
Yang paling penting, mempersiapkan espresso maker untuk belajar membuat espresso maker, tidak akan mungkin membuat latte art tanpa espresso. Dari sekian banyak alat espresso maker, sejauh ini yang paling nyaman digunakan untuk rumahan adalah Flair Espresso Maker, selain bentuknya yang portabel juga mudah untuk dioperasikan. Pada seri terbaru, ada fitur kelengkapan produk yang membantu untuk memantau seberapa bar tekanan yang sesuai untuk sajikan espresso, lihat di sini.

Cangkir Latte Art
Pilihlah cangkir yang mudah untuk dicengkeram, dan memiliki permukaan lebar agar ketika belajar membuat pola latte akan semakin nyaman. Dasar berwarna putih jelas dan berbahan keramik, sangat membantu proses pembuatan latte art. Jika bagian dalam berwarna hitam, sulit untuk membedakan kopi dengan bagian dasar cangkir.

Semua persiapan sudah selesai, dan waktunya untuk menuangkan susu pada cangkir berisi espresso untuk membuat latte art. Paling penting yang harus diperhatikan adalah ketinggian milk jug, posisi milk jug dan aliran susu ketika melakukan penuangan susu.
- Mulai dengan tuangan susu sedikit tinggi hingga cangkir hampir setengah penuh, kemudian dekatkan milk jug pada crema untuk membuat busa muncul ketika penuangan
- Ketika menggerakan milk jug dari tinggi ke rendah pada saat pouring pastikan kecepatan penuangan susu tetap stabil
- Penuangan susu terlalu cepat akan memecah crema sementara penuangan susu terlalu lambat busa susu tertinggal, pegang cangkir pada sudut tuang yang nyaman dan sesuai. Lihat juga tips memang milk jug untuk hasil latte art yang optimal di sini.
Berikut sekilas tentang persiapan untuk belajar latte art di rumah, apakah kamu pernah membuat latte art di rumah, yuk saling berbagi peralatan dan perlengkapan apa saja yang kamu gunakan?
sumber
coffeescience.org latte art beginners guide
unsplash.com img Toa Heftiba

