6 PENYEBAB KENAPA USAHA KOPI GAGAL - Majalah Otten Coffee
Menikmati secangkir kopi hari ini di kedai kopi, siapa yang menyangka mungkin beberapa tahun lagi kamu menjadi pemilik bisnis kedai kopi.
BANYAK pebisnis kedai kopi yang berangkat karena dari kecintaannya akan sajian kopi, dan hal ini adalah nilai lebih yang dimiliki dibandingkan lainnya. Tidak sedikit malah pebisnis ingin memulai bisnis kedai kopi karena mengikuti tren, dengan harapan bisnisnya berjalan dan berkembang. Sekarang ini kedai kopi baru terus bermunculan, menghadirkan suasana minum kopi yang lebih inovasi. Bayangkan jika pemilik kedai kopi tidak ingin terjun mempelajari lebih dalam tentang sajian kopi, apa yang terjadi.
Keliru Ketika Persiapan Untuk Pertama Kali
Jika kamu bisa membuat kopi enak bukan berarti kamu bisa menjalankan bisnis kedai kopi dengan baik. Kegagalan kedai kopi malahan bisa juga menyerang para pecinta kopi yang sudah familiar membuat kopi enak di rumah. Perlu diketahui, bahwa menjalankan bisnis kedai kopi sangat berbeda dengan membuat sajian kopi enak. Mulailah dengan mempelajari banyak hal tentang kopi dari buku, memahami pengurusan bisnis kedai kopi dan kepemilikannya, analisa biaya untuk keperluan yang paling penting, dan ikut serta pelatihan barista, belajar single origin, dasar profil roasting, dan lainnya.
Tidak Ada Perencanaan Bisnis Tertulis
Banyak pemilik bisnis kedai kopi melewatkan tahapan untuk menuliskan perencanaan bisnis. Padahal dengan adanya perencanaan bisnis tertulis, bisa mencegah kegagalan bisnis kedai kopi. Menuliskan rencana bisnis akan memudahkan aktivitas di masa depan, menghemat tenaga dan pikiran karena semua halnya sudah terkonsep. Rencanakan tiap elemen bisnis, termasuklah strategi kamu untuk exit ketika sistem sudah berjalan.

Kurang Bergairah untuk Belajar, Beradaptasi dan Berkembang
Sikap remeh tidak akan membuahkan hasil yang baik, persepsi memulai kedai kopi itu mudah malahan berpengaruh buruk pada suasana manajemen diri dan manajemen kedai kopi. Membuka kedai kopi mungkin mudah, menjalankannya dengan baik tentu akan dihadapkan banyak tantangan. Industri kopi yang terus berinovasi, menciptakan suasana bisnis yang kompetitif. Kedai kopi baru bermunculan dengan segala variasi sajian kopi, lalu bisnis kedai kopi duluan berdiri apa kabarnya? Jika tidak belajar, beradaptasi dan tidak ada perkembangan maka akhirnya gagal.
Manajemen Bisnis Kedai Kopi yang Buruk
Tidak hanya bertanggung jawab menciptakan kreasi minuman kopi yang disukai banyak orang dengan harapan menjadi pelanggan tetap. Mengurus bisnis kedai kopi mencakup lebih luas lagi, seputar manajemen persediaan, karyawan, SDM dan tagihan, manajemen biaya, banyak lagi. Jangan terlalu puas dengan hari ini, mungkin besok akan dihadapkan dengan tantangan baru yang butuh keputusan cepat dan tepat.

Terlalu Banyak Utang
Melakukan peminjaman finansial untuk keperluan kedai kopi tidaklah menjadi persoalan jika manajemennya baik. Hanya saja, walaupun manajemen kedai kopi dikelola baik, hutang yang terlalu banyak akan menghambat perkembangan bisnis. Maka bijaklah ketika akan melakukan peminjaman, tetapkan ambang batas peminjaman agar masih dalam jangkauan operasional kedai kopi.
Memperkerjakan Tim yang Salah
Pelayanan yang baik namun sajian kopinya biasa saja, atau sajian kopinya luar biasa namun pelayannya biasa saja. Pilih yang mana! Membangun tim untuk berkerja di kedai kopi sudah pasti harus memiliki ketertarikan akan sajian kopi. Seorang barista malah diharuskan menjadi sosok yang ramah dan menyenangkan, disamping sajian kopi yang harus enak. Pelajari bagaimana karakter seseorang sebelum kamu benar-benar memutuskan untuk berkerja sama menjadi tim.
Apakah kamu pernah memiliki kedai kopi dan mengalami kegagalan, yuk berbagi kisah kamu di kolom komentar agar menjadi bahan pembelajaran bersama.
Artikel ini diperbaharui pada 23 November 2023

