KEDAI KOPI ANTIK NAN CANTIK: THE DAILY FIX - Majalah Otten Coffee
Gedung-gedung tua penuh sejarah, cangkir-cangkir kopi penuh kisah dan kebersamaan yang tak kenal batas. Semuanya disempurnakan di sebuah kedai kopi bernama The Daily Fix Malaka.

MALAKA adalah kota kecil yang mampu membuat pendatangnya jatuh cinta. Gedung-gedung heritage yang menyimpan sejuta kisah berjejer cantik memeluk kota. Kedai kopi, kafe, restoran, toko souvenir dan para pedagang tumpah ruah menghidupkan kota. Sebuah harmoni yang menarik untuk diabadikan berkali-kali dari mata lensa. Malaka memberi pengalaman menyenangkan, baik soal pemandangan maupun cita rasa makanan serta kopi. Salah satu pengalaman menyenangkan itu lahir di sebuah coffee shop cantik bernama The Daily Fix.

The Daily Fix berlokasi di Jalan Hang Jebat di Kawasan Jonker Street yang ramai oleh turis berlalu-lalang. Saya sendiri sudah berkali-kali mondar-mandir area ini dan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan The Daily Fix yang tersohor di media sosial ini. Padahal letaknya hanya kira-kira 8 menit berjalan kaki dari tempat saya menginap. Rupanya eh rupanya keberadaannya berada di belakang sebuah toko souvenir bernama Next KK SDN BHD. Hanya ada sebuah petunjung papan tulis kapur kecil di depan toko bertuliskan “The Daily Fix”. Untung mata sahabat saya yang sore itu ikut serta cukup awas sehingga akhirnya kami menemukan kedai ini meski senja sudah menjelang.

Melewati toko souvenir yang menjual barang-barang lucu akhirnya sampailah kami di The Daily Fix. Kedai kopi ini bernuansa rustic heritage–ish yang jika saya takar mungkin gedung ini sudah lebih tua dari umur negara Indonesia. Sebuah sepeda tua bertengger manis dan benda-benda antik disusun begitu saja. Semua terlihat fotogenik sehingga kamera tak henti-henti mengabadikan segalanya. Sore itu The Daily Fix dipadati para pengunjung. Ada yang makan besar dan ada pula yang sekedar duduk santai menikmati seduhan kopi. Tempat ini begitu antik dengan segala tata ruang yang menjadikannya cantik. Dinding-dinding yang mengekspos bata terkelupas, kursi-kursi khas zaman dulu serta dekorasi kekunoan dikemas apik. Manis sekali.

Masih belum puas mengagumi berbagai sisi, sang waitress sudah menghampiri. Katanya kedai kopi tutup pukul 17.30 sedangkan waktu itu kami datang pada pukul 16.30. Sudahlah tak apa, toh kami hanya mau ngopi-ngopi santai saja. Di The Daily Fix pengunjung dipersilakan melakukan self-service, jadi kita harus memesan langsung di kasir dan pesanan akan dibawakan ke meja tamu. Jadilah saya memesan secangkir hot café latte, Americano dan mix-juice yang mereka sebut dengan Sunrise. Sambil memesan mata pun menjalari satu per satu alat kopi yang ada di coffee bar. Espresso machine, automatic grinder dan perlengkapan kopi lainnya duduk manis di situ. Sang barista pun tersenyum ramah sambil beraksi dengan milk jug yang sedari tadi mencipta seni di atas cangkir.


Sambil menunggu pesanan datang saya sempat ngobrol sedikit dengan salah satu waitress-nya. Setelah tanya-tanya sedikit ternyata The Daily Fix ini dimiliki oleh Julian Yeo and Sung Soo Teng.Mereka memutuskan membuka kedai kopi setelah menamatkan pendidikannya di Sydney, Australia. Dulunya gedung The Daily Fix adalah sebuah toko souvenir yang dimiliki oleh ibu dari Julian. Mungkin berkat bujuk rayu anaknya, gedung tua nan cantik ini berubah menjadi sebuah kedai kopi yang menyenangkan. Wah wah!

Kopi-kopi pesanan pun datang. Café latte pesanan saya rasanya mantap sesuai ekspektasi. Dengan sekuntum bunga latte art di permukannya. Sedangkan Americano pesanan teman saya pun rasanya lumayan. Katanya mampu membasmi kantuk dengan nikmat yang sedap benar. Ternyata The Daily Fix ini tak hanya cantik dan antik, tetapi juga menjaga kualitas kopinya sedemikian rupa dan tak membuat penikmatnya kecewa. Hari semakin sore dan kedai kopi pun harus tutup. Meski masih betah nongkrong di sini apa daya kami harus melangkah pergi. Lain kali kalau mampir kami mau coba cake Gula Melaka yang menjadi best-seller di sini. Oh iya, di sini ada jual cascara juga. Suatu hal yang sungguh langka! Ah The Daily Fix, sungguh keseruanmu takkan mungkin mudah terlupa.

The Daily Fix
Jalan Hang Jebat No. 55 Melaka.
Buka : Rabu – Senin, 10.00 – 17.30
Selasa Libur

