KALIBRASI RASA ESPRESSO SEBELUM OPENING KEDAI KOPI, PENTINGKAH? - Majalah Otten Coffee
Kedai kopi bukan sekadar tempat di mana orang pecinta kopi berkumpul dalam satu waktu, kedai kopi juga perihal tentang bisnis.
MENGELOLAH bisnis cafe mungkin akan berfokus pada interior dan eksterior yang super mewah, pemilik bisnis dengan mudah akan melakukan perombakan di sana – sini untuk menciptakan atmosfir cafe untuk membuat pengunjung nyaman. Namun berbeda jika kamu ingin memulai bisnis kedai kopi, ini semua bukan soal seberapa besar investasi, namun seberapa besar panggilan hati kamu untuk berkecimpung di bisnis kedai kopi. Ada dua tipe pemilik kedai kopi, yang pertama punya investasi lebih namun tidak punya cukup waktu untuk kontrol dan lebih mempercayai tugas – tugas soal kopi kepada head barista. Kesulitannya adalah untuk mencari barista yang loyal, seberapa loyal seorang barista ini juga sebuah kesulitan. Dan tipe pemilik kedai kopi yang kedua investasi secukupnya, punya banyak waktu untuk kontrol menganggap barista sebagai teman yang memiliki satu minat yaitu kopi. Nah kamu ingin seperti pemilik kedai kopi yang mana, kalau saya ingin menjadi keduanya, investasi yang baik dan waktu yang luang untuk mengelolah kedai kopi.
Banyak pemilik kedai kopi lokal yang merangkap menjadi baristanya, sehingga bisa dibilang dapat lebih bertahan lama dibandingkan pemilik kedai kopi yang hanya investasi namun tidak mengerti soal kopi sama sekali. Membuat bisnis kedai kopi karena sedang tren, merupakan masalah serius. Mungkin di awal niat memulai karena ikut-ikut tren, tapi cobalah mempelajari banyak hal tentang kopi. Banyak referensi di jejaring dunia maya yang memberikan informasi tentang kopi, dari mulai masih biji hingga berada pada secangkir kopi hari ini.

Investasi berlebih mengapa tidak, bukan berarti sebuah kesalahan memulai bisnis dengan mesin espresso yang gahar, malahan lebih baik memulai bisnis dengan mesin espresso, karena dari mesin espresso banyak menu kopi yang bisa disajikan. Bukan hanya espresso, sajian menu kopi yang berawal dari espresso banyak sekali, misalkan mocha, latte, red light, americano, dan lainnya. Mengelolah kedai kopi juga harus menjaga konsistensi rasa, khususnya konsistensi rasa espresso. Rasa yang konsisten, membuat pengunjung tetap bertahan dan tidak beranjak ke kedai kopi lain. Maka perlu seorang pemilik mengetahui seluk-beluk dunia kopi.
Kalibrasi Rasa Sebelum Buka Kedai Kopi
Konsisten rasa ini penting, mengingat penikmat kopi kembali dan kembali lagi ke sebuah kedai kopi karena karakter rasa yang ngangenin. Tapi apa jadinya, jika mereka tidak menemukan rasa yang membuat mereka untuk menyembangi kedua kalinya, bisa jadi tidak ada yang ketiga. Perlahan, pengunjung akan mulai berkurang, hanya karena karakter rasa sudah tak sama lagi. Inilah sebabnya penting untuk menjaga konsistensi rasa, dengan kalibrasi sebelum kedai kopi mulai beroperasi.

Karakter rasa menjadi berbeda ada beberapa hal penyebabnya, anggaplah dosing dan tamping sudah pada kalibrasi yang sama, tapi tetap saja ada hal yang membuat karakter rasa menjadi lain dari kemarin. Ini sebabnya ada pada biji kopi, mungkin hari pertama saat biji kopi dibuka dari packed-nya tidak ada yang berubah, di hari-hari berikutnya biji kopi mengalami penurunan karakter rasa bahkan terkadang lebih buruk tergantung origin biji kopi. Maka perlu tempat penyimpanan yang sesuai untuk si biji kopi, biji kopi yang telah disangrai rentan mengalami penurunan oksidasi.
Setidaknya untuk mencari cara agar karakter rasa espresso tetap sama, atau setidaknya mengimbangi karakter rasa seperti hari-hari sebelumnya, sangat penting melakukan kalibrasi rasa sebelum kedai kopi dibuka untuk pengunjung.
img: Business Insider

