KAFFEFORM, SEBUAH CANGKIR DARI LIMBAH KOPI - Majalah Otten Coffee
Apa rasanya menikmati kopi dari cangkir yang terbuat dari limbah kopi? Sebuah penemuan cerdas yang mengubah limbah sisa kopi menjadi sebuah alat yang berguna.
Di era sekarang, ketika isu pemanasan global bermekaran dimana-mana, banyak orang-orang jenius yang menemukan ide brilliant untuk menyelamatkan bumi. Dari berbagai aspek kehidupan, ide-ide cemerlang muncul satu per satu. Orang-orang mulai bergerak menciptakan produk daur ulang yang lebih ramah lingkungan. Di industri kopi sendiri, orang-orang telah mencoba mengurangi menggunakan paper cup demi mengurangi pohon yang ditebang. Tak hanya sampai di sana, seorang jenius asal Jerman bernama Julian Lechner membuat sebuah terobosan baru dengan menciptakan cangkir kopi yang terbuat dari limbah kopi.

Adalah Kaffeform, sebuah cangkir kopi yang terbuat dari limbah sisa kopi (sisa espresso) yang digabungkan bersama serat tanaman, bubuk kopi, biji-bijian kayu serta biopolimer. Julian Lechner awalnya melakukan eksperimen terhadap limbah kopi pada saat dia melakukan studi di Bolzano, Italia. Ide membuat cangkir kopi dari limbah kopi sendiri muncul dari keresahan Lechner akan banyaknya limbah kopi yang terbuang sembarangan setiap harinya. Kaffeform sendiri mampu dibuat hanya dengan enam cangkir limbah espresso. Bayangkan jika semua limbah espresso di dunia di daur ulang menjadi Kaffeform, ada berapa banyak cangkir yang mampu dihasilkan dalam sehari?

Sampai saat ini Kaffeform masih terdiri dari beberapa desain cangkir yaitu untuk double espresso dan macchiato. Sedangkan cangkir untuk cappuccino dan latte masih dalam pengerjaan dan pengembangan yang belum selesai. Desain cangkir Kaffeform sendiri sengaja dibuat klasik karena Lechner ingin cangkir ciptaannya ini lebih dinilai dari bahan yang membuatnya, bukan dari desainnya.
Jika kamu khawatir Kaffeform tidak akan tahan lama karena 40% terbuat dari limbah kopi, sekarang kamu bisa berlega hati. Karena Lechner mengatakan bahwa cangkir kopi ciptaannya ini telah diuji secara baik dengan kombinasi bahan baku yang terbaik pula. Jadi meskipun terbuat dari bahan baku limbah kopi dan beberapa bahan lainnya, Kaffeform tidak akan mudah rusak dan tak mudah pula terkena jamur.

Kaffeform pertama kali diperkenalkan di Amsterdam Coffee Festival pada Mei 2015. Belum tahu kapan cangkir daur ulang ini akan masuk di pasar Asia, karena sejauh ini Kaffeform baru dipasarkan di negara-negara tetangga Jerman seperti Norwegia, Islandia, London, Perancis dan Belanda. Semoga Kaffeform bisa segera masuk ke Indonesia dan kita semua bisa merasakan sensasi ngopi di cangkir kopi yang terbuat dari limbah kopi.
Foto dan artikel disunting dari sprudge.com

