HAL YANG MEMENGARUHI RASA KOPI SETELAH DISANGRAI - Majalah Otten Coffee
Kopi enak tak hanya lahir dari karakter biji dan proses seduhnya saja. Faktor penyimpanan pascasangrai juga memengaruhi ‘kenikmatan’ kopimu kelak.
SESEORANG sebut saja penikmat kopi yang pernah membeli biji kopi di sebuah kedai kopi dan roastery merasa kecewa karena biji kopi yang dia beli untuk diseduh di rumah berbeda nikmatnya dengan kopi dari biji yang sama yang dia minum di kedai kopi tersebut. Teman saya si barista yang kebetulan mendapatkan komplain dari kostumer tersebut menjelaskan bahwa MUNGKIN saja ada kekeliruan proses menyimpan biji kopi atau MUNGKIN salah dari proses seduh.
Mendengar kasus ini saya dan beberapa teman ‘kopi’ lainnya menyimpulkan bahwa bisa saja kesalahan terletak pada proses menyimbang biji kopi yang telah disangrai karena sang kostumer ngotot dia sudah seduh dengan cara yang benar.

Untuk menghindari hal seperti ini, kita harus tahu bahwa untuk menjaga kesegaran biji kopi agar tak berubah rasa kopinya tak hanya perkara disimpan di wadah kedap udara saja. Ada beberapa faktor yang yang harus diperhatikan seperti FAKTOR WAKTU lamanya penyimpanan tersebut. Sebaik-baiknya kopi yang disimpan adalah di dalam kondisi biji utuh bukan bubuk. Karena saat digiling kopi telah mengeluarkan senyawa aromatik yang terbang bebas sehingga mengurangi aroma dan kenikmatannya. Sebaiknya biji kopi tidak distok dalam jumlah banyak. Belilah 200 gram biji kopi dan habiskan kurang dari tiga minggu untuk rasa yang terjaga kenikmatannya.
Selain faktor waktu, FAKTOR SUHU juga tak kalah pentingnya. Kopi baik biji maupun bubuk sebaiknya disimpan pada ruangan dengan suhu yang sejuk. Sejuk bukan dingin karena lemari es bisa memengaruhi rasa kopi dengan kelembaban dan aroma yang tidak diinginkan. Karena di dalam lemari es tidak kopi saja ‘kan isinya? Sedangkan menyimpan kopi di ruangan yang suhunya panas akan mempercepat proses stalisasi. Proses ini mempercepat ketidaksegaran pada kopi yang kamu miliki.

FAKTOR PENYIMPANAN adalah faktor paling hakiki perihal menjaga kesegaran kopi. Karena seperti yang diketahui bahwa meski sudah ditutup dalam ruang kedap udara, kopi tetap melakukan proses oksidasi. Jadi diperlukan wadah penyimpanan yang memungkinkan biji kopi tetap terjaga aroma dan rasanya.
Dan yang terakhir adalah FAKTOR KELEMBABAN. Ini adalah masalah bagi kita yang tinggal di Indonesia dengan kelembaban yang cukup tinggi. Kopi yang baik harus disimpan di ruangan dengan kelembaban rendah. Karena meskipun telah disangrai, proses kimia yang terjadi di dalam biji kopi tidak berhenti sampai di sana alias terus bekerja. Kelembaban tinggi memengaruhi senyawa pada kopi dan tentu bisa berefek pada aroma dan rasanya.
Jadi jika biji kopimu tidak senikmat kopi di kedai mungkin saja ada yang salah pada proses penyimpanannya, bukan?

