GREEN COFFEE DALAM KEMASAN TIN - Majalah Otten Coffee
Fenomena espresso kemasan botol masih meninggalkan sedikit debat di kalangan coffee snob, lalu apa kabar dengan green coffee kemasan kaleng tin.
SUDAH awam sajian kopi adalah seduhan biji kopi yang telah melewati proses sangrai. Biji kopi yang telah disangrai itulah yang siap untuk diseduh dan disajikan menjadi secangkir kopi nikmat hari ini. Sebelum disangrai, green bean dipilih secara teliti melalui proses penjemuran yang nantinya menghasilkan green bean yang siap untuk dikirim untuk memenuhi kebutuhan akan kopi. Nah, bagaimana dengan green coffee?
Tidak mengherankan, jika green coffee juga menjadi bahan obrolan yang hits di kalangan penikmat kopi. Green coffee seperti menambah koleksi ragam minuman dari kopi, tapi apakah green coffee bisa dikatakan sama dengan sajian kopi yang diseduh manual. Pasalnya, banyak penikmat green coffee merebusnya sekaligus green bean utuh tanpa menghancurkannya menggunakan grinder seperti umumnya seduhan kopi.
Benarkah green coffee dapat menurunkan berat badan, apa yang membuat green coffee dipercayai dapat menjaga kesehatan jantung. First, mari menelusuri apa yang terkandung di dalam green bean sehingga dapat dipercayai menjadi penurun berat badan.
Green bean layaknya suplemen, bedanya suplemen biasa berbentuk pil, namun ini diminum. Yang membuatnya begitu hits adalah kandungan yang terdapat pada Green Bean. Suplemen natural ini dapat membantu mendukung optimalnya pencapaian program latihan-latihan diet. Peneliti mengungkapkan kandungan chlorogenic acid pada green bean-lah yang membantu meningkatkan potensi penurunan berat badan, pastinya harus disertai dengan program latihan diet.
Berdasarkan penelitian, berat badan dipengaruhi oleh kadar gula darah pada tubuh, kaitannya dengan green bean. Kandungan chlorogenic acid pada green bean berkontribusi sebagai suplemen natural yang membantu tubuh memproduksi dan memproses gula darah.
Walau demikian, sajian minuman dari green bean masih ada yang berpendapat belum dapat dikatakan minuman kopi. Namun tidak sedikit penikmat green coffee yang menikmatinya untuk memenuhi suplemen diet mereka. Sunup Green Coffee perusahaan yang berlokasi di New York menjawab kebutuhan akan green coffee, brand yang telah ramai memenuhi pasar swalayan ini memproduksi massal green coffee dan dikemas di dalam kaleng tin. Penasaran bagaimana rasanya, sayangnya brand ini masih di swalayan-swalayan di New York.

Untuk membuat green coffee di rumah, baiknya menggunakan rasio 1:3 untuk hasil yang optimal dalam membantu program diet, agar kandungan pada green bean pun tidak terlalu jauh berkurang. Sedikit tips untuk memilih green bean untuk dikonsumsi dalam program diet,
Coffee Origin/ Pastikan asal kopi green bean jelas, dari perkebunan mana, dari daerah mana, menghindari green bean palsu yang tidak diketahui prosesnya. Ketinggian tanam akan menentukan tingkat kafein dari green bean, dan kandungan lainnya yang terdapat pada green bean.
Fragrance/ Umumnya aroma kopi saat menjadi green bean serupa wangi sayur-sayuran atau biji-bijian yang segar. Dari wangi ini, green bean dapat dinilai fresh tidaknya, atau kesalahan dalam prosesnya. Walaupun beda varietas akan berbeda pula aroma green bean, tapi tidak ada aroma yang tidak menyenangkan bila green bean tersebut fresh.
Jika saya boleh menyimpulkan, green coffee berfungsi sebagai suplemen diet, optimalnya menurunkan berat badan tergantung seberapa besar program latihan yang dilakukan.
src: foodandwine.com ineedcoffee.com img: Igor Stevanovic

